Masjid Tertua di Negeri Meureudu, Masjid Kuta Batee Meureudu

Kota yang dijuluki dengan Serambi Mekkah ini memang memiliki banyak masjid dengan sejarah dan kisahnya yang menakjubkan. Ada satu masjid indah yang didirikan dengan kisah yang indah pula, yaitu Masjid Kuta Batee Meureudu.

Masjid yang kini bernama Masjid Iskandar Muda Kuta Batee ini merupakan Masjid yang didirikan oleh Almarhum Sulthan Iskandar Muda, Raja Aceh Darussalam pada tahun 1620 M.

Masjid ini bisa dikunjungi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Tidak sulit untuk menemukan lokasinya karena setiap orang di Aceh akan mengetahuinya.

Masjid ini selalu dikenang sebab pendirinya sangat berjasa kepada agama, bangsa, dan juga agama. Kamu juga bisa menggunakan bantuan navigasi dari Google Maps untuk membuatmu sampai di Masjid ini tanpa perlu takut tersesat.

Kisah Pendiri Masjid Kuta Batee Meureudu

Masjid Kuta Bate Meureudu dibangun pada tahun 1962 M oleh Raja Aceh Darussalam yaitu Almarhum Sulthan Iskandar Muda. Pada tahun 1963 M, masjid ini mengalami kepugaran oleh Yayasan Pembangunan Iskandar Muda Kt Batee. Kemudian pada tahun 1980, masjid ini diresmikan namanya sebagai Masjid Iskandar Muda Kuta Batee.

Sejak awal pembangunannya, Masjid bernilai sejarah ini sudah mengalami tiga kali perombakan. Selain meninggalkan masjid ini, Sulthan Iskandar Muda juga meninggalkan Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, Taman Sari Gunongan, Benteng Indra Patra, dan Merian Kesultanan Aceh.

Selain itu ada juga Masjid Tua Indrapuri, Makam Sultan Iskandar Muda, Uang emas Kerajaan Aceh, Stempel Cap Sikureung, Kerkhof, Pedang Aman Nyerang, dan berbagai naskah karya Sastra. Dengan banyaknya peninggalannya ini sudah tidak diragukan lagi betapa berjasanya Sulthan Iskandar Muda.

Kini Masjid Kuta Batee Meureudu selalu ramai dikunjungi setiap harinya. Baik itu pengunjung yang hanya mampir untuk melakukan ibadah sembari istirahat saat menempuh perjalanan.

Atau mereka yang berkunjung dengan niat sengaja untuk mengetahui Masjid peninggalan salah satu Raja Aceh Darussalam ini. Untuk itu, berikut ini beberapa sejarah penting dari sang pendiri masjid.

  1. Masa Pemerintahan Selama 30 Tahun

Yang membuat Masjid ini begitu dikenal dan bernilai sejarah adalah sebab Sang Pendiri sempat memerintah Kerajaan Aceh selama 30 tahun yaitu sejak 1606 – 1636 SM.

Masa pemerintahannya juga telah membawa Kerajaan Aceh Darussalam dalam masa kejayaan. Saat itu, kerajaan ini telah menjadi kerajaan Islam kelima terbesar di dunia setelah Kerjaan Islam Maroko, Isfahan, Persia, dan Agra.

  1. Mendapatkan Anugerah Gelar Pahlawan Nasional

Setelah berhasil membawa Kerajaan Aceh Darussalam dalam masa kejayaan dan memakmurkan kehidupan rakyat Aceh dengan pengaturan yang mencakup seluruh aspek kehdiupan.

Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 14 September 1993 menganugerahkan gelar Pahlawan Nasiional kepada Sulthan Iskandar Muda atas Jasa dan kejayaannya membangun dasar-dasar penting hubungan ketatanegaraan dan atas keagungan beliau.

  1. Namanya Diabadikan Untuk Beberapa Tempat

Sulthan Iskandar Muda tidak hanya berjasa untuk masyarakat Aceh, namun juga untuk Bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu namanya diabadikan di beberapa tempat seperti Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Universitas Iskandar Muda, Pupuk Iskandar Muda, KRI Sultan Iskandar Muda, Taman Iskandar Muda, Nama Ruas Jalan, Yayasan Perguruan Iskandar Muda, dan masih banyak lagi lainnya.

  1. Merupakan sultan Yang Paling Besar

Sulthan Iskandar Muda ternyata masih merupakan garis keturunan laki-laki dari pendiri Kesultanan Aceh Darussalam yaitu Sultan Ali Mughayat Syah dan merupakan keturunan laki-laki terakhir dari Dinasti Meukuta Alam yang bertakhta sebagai sultan Aceh.

Di masa kepemimpinannya, beliau berhasil menjadikan daerah kekuasaannya semakin besar dan reputasi internasional sebagai pusat dari perdagangan dan pembelajaran tentang Islam. Oleh sebab itu, tidak heran jika beliau meninggalkan banyak Masjid di Aceh semasa kepemimpinannya.

Nah, itu dia beberapa sejarah tentang pendiri Masjid Iskandar Muda Kuta Batee. Jika kamu berkesempatan mengunjungi masjid ini, kamu akan terpesona dengan keagungan dan keindahan bangunannya.

Mengalami tiga kali perombakan telah membuat masjid peninggalan Raja Kerajaan Aceh Darussalam ini menjadi lebih Agung.

Keindahan Masjid Kuta Batee Meureudu semakin sempurna dengan latar belakang pendirinya yang juga sangat luar biasa.

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.