OUR NETWORK

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Ubud

Menghabiskan waktu 3 hari 2 malam di Ubud memang paling seru jika pada saat weekend, misalnya hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Pasalnya, para traveler tidak perlu capek dan repot menunggu cuti atau liburan panjang, dimana pasti banyak lokasi wisata yang ramai pengunjung. Lalu, bagaimana dengan itinerarynya? Berikut contoh yang recommended.

Hari Pertama untuk Check in dan Beres-Beres

Bagi para pekerja yang masih masuk kerja di hari Jumat, berarti berangkat ke Balinya agak sore atau malam. Hal ini tentu bukan masalah karena ada beberapa jadwal yang bisa dipilih. Misalnya jam 7 malam mulai mendarat di Bandara Ngurah Rai.

Setelah itu, jangan lupa untuk segera check in dan beres-beres perlengkapan menginap. Jika sudah berbenah, segera tidur atau makan dulu supaya kondisi benar-benar prima ketika esok hari tiba. Istirahat yang cukup akan memaksimalkan perjalanan di hari Sabtu.

Hari Kedua dengan Suasana Serba Wisata

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, “tabungan” energi yang sudah dimaksimalkan pada hari Jumat bisa membantu menyelesaikan segala kebutuhan piknik di Ubud secara menyeluruh. Sabtu pagi, paling cocok kunjungan dimulai dengan jogging di daerah Campuhan Ridge Walk. Setelah berkeringat, jangan lupa makan pagi dan santai sejenak untuk agenda berikutnya.

Agak siang, jangan lupa mengunjungi Saraswati Temple yang akan memberikan suasana relaksasi pada pikiran. Setelah itu, ambil foto yang banyak di Ubud Monkey Forest yang mempunyai setting alam begitu indah.

Hari Ketiga Mengunjungi Museum Antonio Bianco

Supaya bisa berwisata yang anti mainstream, maka jangan hanya pergi ke pantai dan tempat-tempat budaya saja. Tapi kunjungi juga Museum Antonio Bianco mulai pagi selepas breakfast sampai siang. Setelah makan siang, jangan lupa main ke Goa Gajah dan nikmati sajian kuliner khas Warung 9 yang banyak memiliki olahan lezat.

Pada sore hari, sebelum kembali terbang dan untuk mempersiapkan kerja dalam kondisi fresh maka pergilah ke Ganesha Bookshop. Beli beberapa buku dan nikmati sajiannya selama penerbangan. Atau bisa juga buku-buku tersebut dijadikan oleh-oleh. Dengan demikian, liburan ini tidak melulu shopping dan bermain saja, tetapi juga olahraga dan berelaksasi.

Comments

Loading...