Pantai Labuana, Tempat Berkemah Paling Seru di Sulawesi Tengah

Pesisir Indonesia kembali menyuguhkan cerita yang menarik, deretan pulau-pulau yang sambung menyambung menjadi satu membuat Bumi Pertiwi dianugrahi banyak pantai yang indah. Hampir setiap daerah memiliki pantai yang eksotis, tidak terkecuali Sulawesi Tengah. Cerita tentang pesisir yang menarik itu kali ini datang dari Kabupaten Donggala, tepatnya dari Pantai Labuana, yang disebut sebagai tempat terbaik untuk mengasingkan diri dari rutinitas yang menjenuhkan.

Berkenalan dengan Pantai Labuana

Sumber: Instagram @ahmed0527

Pantai Labuana terletak tepat di Teluk Balaesang yang membentang sejauh 1 kilometer. Letaknya tersebut membuat pantai yang satu ini memiliki ombak yang tenang serta air laut yang jernih berwarna kebiruan. Pasir pantai yang berwarna putih bersih ditambah bebatuan kerikil dengan berbagai warna membuat pantai ini terlihat lebih menarik sekaligus memanjakan mata.

Di sekitar pantai kamu juga akan menemukan banyak pohon kelapa dan ketapang, yang bisa dijadikan sebagai tempat berlindung dari teriknya sinar di pesisir. Keberadaan pepohonan tersebut sekaligus menjadi ciri khas tersendiri dari Pantai Labuana, ditambah dengan keberadaan perahu-perahu nelayan setempat yang bersandar di tepi.

Pantai Labuana di Desa Lende Tovea Lebih Menarik

Sumber: Instagram @taufanalphonso_16

Oh ya, Pantai Labuana membentang di dua desa, yaitu Desa Lende Tovea di Kecamatan Sirenja dan Desa Lambogia di Kecamatan Balaesang. Namun, wilayah pantai yang lebih ramai dikunjungi berada di Desa Lende Tovea. Hal itu tidak lepas dari pemandangan pantai yang lebih indah jika dinikmati dari desa tersebut, ditambah lagi keberadaan pohon ketapang yang rindang di tepi pantai.

Dermaga yang Ikonik

Sumber: Instagram @arizkhy_pramadhana

Pantai Labuana yang memiliki kontur dangkal membuat perahu-perahu besar tidak bisa merapat di tepi pantai. Satu-satunya solusi adalah dengan dibangunnya dermaga sepanjang 50 meter yang menjorok ke laut. Seiring berjalannya waktu, dermaga tersebut tidak hanya digunakan sebagai jalur menuju kapal, melainkan juga menjadi spot foto yang instagenik, cocok untuk para milenial pemburu foto landscape pesisir.

Berkemah dan Memancing di Pantai Labuana

Sumber: Instagram @indragunawan_s

Ombak yang tenang, laut yang jernih, ditambah kontur pantai yang landai, tentu saja akan menggoda bagi siapa pun untuk menceburkan diri dan berenang di Pantai Labuana. Namun ada aktivitas lain yang tidak kalah serunya di pantai tersebut, kamu bisa memancing ikan di tepi pantai, lokasinya yang berada di teluk membuat pantai ini dihuni oleh berbagai jenis ikan. Namun, untuk memancing jangan lupa persiapkan peralatan dari rumah.

Kemudian, di sana kamu juga bisa mendirikan tenda untuk berkemah. Berlama-lama di Pantai Labuana, menikmati semilir angin laut dan suara deburan ombak akan menjadi pengalaman yang menarik. Berkemah di sana juga bisa membuatmu lebih leluasa bercengkrama dengan alam sembari menikmati lukisan Sang Pencipta. Namun sama halnya dengan alat pancing, kamu juga harus membawa tenda dan peralatan lainnya dari rumah, karena belum ditemukan tempat penyewaannya di sekitar Pantai Labuana.

Lokasi Pantai Labuana

Sumber: Instagram @david.sutarto

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, Pantai Labuana terletak di dua desa, yaitu Desa Lende Tovea dan Desa Lambogia, yang mana semuanya masih termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Donggala. Apabila kamu datang dari Kota Palu, ibu kota Sulawesi Tengah, dibutuhkan waktu selama kurang lebih 2 hingga 3 jam perjalanan untuk sampai di lokasi dengan menempuh jarak sejauh 110 km menuju ke arah utara. Walaupun cukup jauh, namun perjalananmu dipastikan terasa menarik bahkan bisa menghadirkan cerita tersendiri, karena di sepanjang perjalanan sebagian besar akan melewati pesisir pantai yang menghadap langsung ke Selat Makassar.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Pantai Labuana

Sumber: Instagram @jotann

Menurut informasi terbaru, para pengunjung di Pantai Labuana masing-masing akan ditarik biaya tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah per orang, yang mana harga berlaku baik di hari kerja atau pun hari libur dan akhir pekan. Bagaimana, sangat bersahabat di kantong bukan?

Namun sangat disayangkan, fasilitas di Pantai Labuana belum terlalu memadai bagi para wisatawan. Hal itu tidak lepas dari lokasinya yang jauh dari pusat kota ditambah kondisi alam yang masih alami jauh dari jamahan tangan manusia, sehingga belum banyak fasilitas yang dibangun di tempat ini.

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.