OUR NETWORK

Pantai Mali, Surga Tersembunyi yang Terbengkalai

Sumber: travel.detik.com

 

Halo apa kabar? Apakah saat ini kamu ada rencana untuk berlibur ke suatu tempat? Jika tempat tujuan kamu adalah Nusa tenggara Timur (NTT), maka kamu tidak boleh ketinggalan untuk mengunjungi salah satu pulau dengan pantai yang indah yaitu Pantai Mali di Pulau Alor.

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Mali juga bisa menyaksikan mamalia laut duyung yang cukup fenomenal di NTT. Pantai Mali ini adalah lokasi awal untuk menyaksikan hewan herbivora pemakan lamun tersebut.

Lokasi Pantai Mali

Sumber: flickr.com

Pantai Mali berlokasi di Desa Kabola, Kec. Teluk Mutiara yang berjarak 10 meter dari kota Kalabahi. Pantai Mali memiliki air yang tenang dengan indahnya pasir putih dan taman wisata laut yang menarik untuk dikunjungi. Di dalam wisata alam laut terdapat rimbunan pohon kelapa yang menghiasi taman.

Sebelum memasuki Pantai Mali kamu akan bertemu dengan burung elang putih yang ada di dalam kandang. Sebaiknya kamu melihat burung ini terlebih dahulu sebelum memasuki kawasan pantai.

Sekitar 3 kilometer dari Pantai Mali kamu akan menemukan pemandangan alam yang luar biasa yaitu sebuah hutan dimana setiap pengunjung yang berkunjung akan diberikan satu tanaman untuk ditanam, dan diperbolehkan mencantumkan nama pada pohon tersebut.

Rute Menuju Pantai Mali di Pulau Alor

Sumber: travel.detik.com

Untuk menuju Pulau Mali kamu dapat menggunakan kapal laut. Perjalanan yang ditempuh kurang lebih selama 16 jam jika dari arah Kupang, NTT. Namun jika kamu ingin lebih cepat sampai di pulau ini, maka kamu dapat menggunakan pesawat dari arah kupang, perjalanan yang ditempuh dengan menggunakan pesawat kurang lebih sekitar 3 jam.

Pengunjung dapat menyaksikan Timor Leste melalui pesawat. Kamu juga bisa menyeberang ke Timor Timur, waktu yang dibutuhkan untuk menyeberang kurang lebih selama 4 jam.

Pantai Mali Kurang Diperhatikan

Sebenarnya hamparan pasir putih dengan kondisi alam yang baik cukup membuat Pantai Mali diminati banyak wisatawan. Namun sayangnya Pantai Mali tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pemerintah setempat.

Sumber: superadventure.co.id

Sebenarnya Pantai Mali ini cukup bisa diandalkan untuk menjadi destinasi tempat wisata favorit untuk dikunjungi bersama keluarga, hal ini karena adanya mamalia laut atau dugong yang sering menarik minat wisatawan.

Namun untuk saat ini Pantai Mali masih harus dikelola dengan baik lagi, hal ini berguna agar pantai ini tertata dengan rapi dan wisatawan semakin tertarik berkunjung ke tempat ini. Pembangunan harus dilakukan di Pulau Amor karena pulau ini sempat rusak akibat adanya gempa yang terjadi di Pulau Amor.

Dugong di Pulau Alor

Sumber: malatours.com

Seperti sudah dibahas di awal artikel bahwa Pulau Alor memiliki ikan duyung yang fenomenal. Hal ini yang membuat wisatawan melirik Pantai Mali di Pulau Alor. Terkisah seekor ikan duyung atau dugong bernama Mawar menjalin sebuah persahabatan dengan manusia. Onesimus La’a merupakan warga Alor yang beruntung dan bisa bersahabat dengan Mawar.

Onesimus kerap memanggil Mawar ketika ada wisatawan yang datang dan ingin melihat Mawar. Wisatawan diajak berkunjung ke Pantai Mali yang lokasinya tidak jauh dari bandara Mali dengan menggunakan perahu motor. Onesimus sering memanggil mawar dengan pelan sembari mematikan mesin perahu klotok yang dikemudikan.

Dan tidak lama setelah Onesimus memanggil, maka Mawar si Mamalia laut atau yang sering disebut dugong muncul dengan tubuh besarnya sambil menyemburkan air ke permukaan dan Mawar pun berenang mengelilingi perahu selama 7 – 10 menit.

Persahabatan One dan Mawar pun sempat disorot oleh berbagai media, hal inilah yang menjadi daya tarik wisatawan. Persahabatan One dan Mawar terjadi pada suatu sore, kala itu One sedang menanam bakau di pesisir Pulau Sika yang merupakan pulau tak berpenghuni di timur laut Kawasan Konservasi.

Pria yang bernama One itu turun ke laut untuk menanam bakau. Setelah selesai menanam dan ingin kembali ke daratan One melihat dua ekor dugong sedang berenang di samping perahu. Lalu kemudian kedua dugong yang berenang di sekitar perahu One tersebut kemudian mengantar One pulang menuju Pulau Mali.

Keesokan harinya ketika One kembali dari Sika, kedua dugong itu kembali mengantar One. Dan di hari ketiga saat One melepas jangkar pada perahu, One mencoba menunggu kedua dugong tersebut kembali muncul dan ketika One mengulurkan tangan kedua dugong itu mencium tangan One. Dari situlah persahabatan One dan Mawar bermula.

Keunikan yang dimiliki Pantai Mali pasti akan membuat kamu tertarik untuk berkunjung ke tempat ini, apalagi dengan adanya persahabatan Onesimus dan Mawar. Tentu hal ini akan semakin membuat kamu penasaran dan ingin melihat bagaimana keduanya bertemu.

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…