in

Snorkeling dan Bermain Bersama Lumba-lumba di Pulau Petondan Timur, Kepulauan Seribu

Sumber Gambar: Instagram @sisiatas

Bila menyebut nama Pulau Petondan Timur, mungkin tak banyak orang tahu. Ini karena salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu tersebut memang lebih lazim dikenal dengan nama Pulau Papa Theo. Para pengunjung yang datang ke pulau ini kebanyakan memiliki dua tujuan: menginap dengan kemping serta menikmati keindahan pemandangan bawah laut.

Keindahan bawah laut di Pulau Petondan Timur berhubungan erat dengan nama Papa Theo tersebut sendiri. Papa Theo sebenarnya merupakan nama kapal kargo yang tenggelam di sekitar laut kepulauan Petondan di tahun 1982. Rongsokan dari kapal karam ini membuat banyak tumbuh terumbu karang berwarna-warni. Sehingga menjadi sebuah daya tarik tersendiri untuk wisawatan.

Perjalanan menuju ke Pulau Petondan Timur

Sumber Gambar: Instagram @rizkyruqoyyahh

Sedikit berbeda dengan perjalanan menuju ke pulau-pulau kecil lain di Kepulauan Seribu. Perjalananan ke Pulau Petondan Timur memang terbilang mudah. Ini salah satunya berkat popularitas Pulau Papa Theo sendiri diantara para pelancong dan wisatawan. Sehingga terdapat beberapa alternatif berbeda untuk menuju ke pulau ini.

Perjalanan menuju ke Pulau Petondan Timur, yang kerap kali disebut juga dengan nama Petondan Kecil dimulai dari Kepulauan Seribu. Untuk menuju ke Kepulauan Seribu sendiri tentu saja dari Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Dari sini, pengunjung dapat melakukan perjalanan menuju ke Pulau Harapan, yang jaraknya sekitar 3 jam perjalanan. Begitu tiba di dermaga Pulau Harapan akan ada beberapa tur atau kapal motor yang menawarkan perjalanan ke Pulau Papa Theo.

Sumber Gambar: Instagram @skenario_x

Jarak dari Pulau Harapan ke Pulau Papa Theo sekitar 1 jam dengan menggunakan kapal motor. Biasanya saat menyewa kapal motor untuk pergi ke Pulau Papa Theo sudah sekaligus untuk antar jemput pulang dan pergi. Selain itu juga bisa meminta tur ke pulau-pulau kecil lain di sekitar Pulau Papa Theo demi semakin mendapatkan pengalaman berbeda saat snorkeling. Walau memang, keindahan dasar laut di Pulau Papa Theo sendiri sudah tak akan kalah indah.

Meski terbilang kecil, Pulau Petondan Timur sudah memiliki fasilitas lengkap. Salah satunya ada dermaga yang memudahkan pengunjung saat tiba di daratan.

Fasilitas lengkap di Pulau Petondan Timur

Sumber Gambar: Instagram @dok_alief

Pulau Petondan Timur memiliki ukuran yang terbilang kecil. Tak ada penduduk di pulau ini selain penjaga pulau. Untuk masuk dan menginap dengan kemping, diperlukan ijin lebih dulu pada penjaga pulau. Begitu juga untuk snorkeling.

Adanya penjaga pulau ini memberikan beberapa fasilitas untuk pengunjung. Seperti persewaan peralatan untuk snorkeling, bahan makanan bila ingin menikmati malam dengan bakar-bakar di dekat tenda, atau malah mungkin ingin dimasakan saja oleh penjaga pulau. Selain itu juga ada fasilitas kamar mandi, sampai mushala. Dibandingkan dengan pulau-pulau kecil lain di Kepuluan Seribu, Pulau Papa Theo memang menjadi salah satu dengan fasilitas lengkap untuk wisatawan.

Snorkeling dan bermain dengan lumba-lumba

Sumber Gambar: Instagram @ed_wardth

Diantara sederet fasilitas yang ditawarkan, keindahan utama di Pulau Petondan Timur tentu saja pesona bawah lautnya. Setelah mendapat ijin dan menyewa peralatan, atau membawa sendiri, pengunjung bisa langsung snorkeling di sekitar Pulau Papa Theo.

Ada beberapa pilihan berbeda untuk semakin menikmati keindahan Pulau Petondan Timur saat snorkeling. Pertama dengan berenang dari bibir pantai ke sisi dalam laut. Dari sini sudah akan nampak pemandangan indah ikan berwarna-warni dan juga terumbu karang. Kedalaman maksimal di laut sekitar Pulau Papa Theo sekitar 36 meter. Sehingga sempurna untuk snorkeling.

Sumber Gambar: Instagram @_black.packer_

Pilihan kedua untuk semakin mendapatkan keindahan bawah sempurna, menggunakan kapal ke sisi tengah laut di Pulau Petondan Timur. Di sini merupakan letak karamnya kapal Papa Theo. Sehingga keindahan terumbu karang dan juga ikan berwarna-warni benar-benar akan memanjakan mata.

Selain itu saat menggunakan kapal ke sisi tengah lautan, pengunjung juga bsia menikmati aksi lucu lumba-lumba. Lumba-lumba memang menjadi atraksi daya tarik tersendiri di Pulau Petondan Timur. Lumba-lumba di sekitar pulau ini seakan dengan ramah menyapa pengunjung dan mengajak bermain-main.

Menikmati waktu di Pulau Petondan Timur bisa ditutup dengan kemping dan menghabiskan malam di sisi pantai. Tentu sembari menyaksikan taburan bintang serta hidangan makan malam lezat.