OUR NETWORK

10 Tempat Wisata di Konawe Utara yang Bikin Betah

sumber gambar: http://www.jelajahsultra.com

Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang beribukota di Wanggudu, memiliki topografi wilayah yang beragam, mulai dari dataran rendah, dataran tinggi, pesisir, pegunungan hingga kepulauan.

Beragamnya topografi wilayah tersebut menjadi modal tersendiri pada sektor pariwisata, karena bentang alam yang beragam menyuguhkan panorama yang berbeda untuk disuguhkan kepada para wisatawan.

Hal itu pula yang membuat kabupaten yang terdiri atas 10 kecamatan ini kaya akan objek wisata. Diantara sekian banyak objek wisata tersebut, inilah 10 tempat wisata di Konawe Utara yang bikin betah wisatawan.

Air Terjun Meseu

sumber gambar: https://www.youtube.com/watch?v=_-oyy0RE0ok

Air terjun ini dinamakan Meseu yang dalam bahasa Culambu memiliki arti “jarum”, karena bentuknya secara utuh menyerupai sebuah jarum, atau meruncing ke atas. Air Terjun Meseu terdiri atas 15 tingkat dan masing-masing tingkat memiliki kolam alam, dimana tingkatan terbawah ukuran kolamnya lebih luas dibanding kolam air terjun di atasnya, sehingga secara utuh bentuknya meruncing seperti jarum.

Sangat disayangkan, air terjun dengan keindahan yang luar biasa ini merupakan satu-satunya objek wisata alam yang belum dikembangkan oleh Pemerintah Konawe Utara. Padahal potensinya sangat besar untuk mengundang wisatawan. Selain karena keindahannya, juga karena lokasinya yang mudah untuk dijangkau, karena pengunjung yang ingin datang ke lokasi, hanya butuh berjalan kaki sejauh 500 meter dari tempat memarkir kendaraan.

Pulau Labengki

sumber gambar: https://phinemo.com

Pulau yang banyak dikunjungi wisatawan asing karena terumbu karangnya yang menawan ini merupakan gugusan kepulauan yang terdiri atas satu pulau besar dan sejumlah pulau kecil. Para traveller kerap menyebutnya Labengki Besar dan Labengki Kecil.

Selain memiliki beberapa titik penyelaman dengan spot taman bawah laut yang menawan, Pulau Labengki juga dihiasi bebukitan. Sehingga tidak hanya mereka yang memiliki hobby diving dan snorkeling saja yang dimanjakan, tapi juga traveller yang menyukai hiking dan wall climbing.

Di kawasan pulau yang menjadi wilayah dari Desa Labengki, Kecamatan Lasolo ini juga terdapat sebuah teluk yang unik dan bernuansa romantis yang dikenal dengan nama Teluk Cinta, karena  bentuknya yang menyerupai hati.

Pantai Taipa

sumber gambar: http://wajahilmu.blogspot.com

Berlokasi di kecamatan Lembo, pantai Taipa menyuguhkan pemandangan khas pantai berupa hamparan pasir putih serta ombak laut yang tidak terlalu besar, sehingga tidak berbahaya bagi pengunjung yang ingin mandi dan berenang.

Di kawasan pantai juga dapat dijumpai tebing-tebing karst yang menjulang tinggi. Tebing-tebing tersebut kerapkali dimanfaatkan untuk aktifitas panjat tebing oleh mereka yang ingin berolahraga sekaligus menikmati keindahan alam dari atas ketinggian.

Pantai Panggulawu

sumber gambar: http://matalensanegeriku01.blogspot.com

Hamparan terumbu karang seluas 89,4 hektar menjadi modal bagi pantai ini untuk memikat para wisatawan, disamping pemandangan pantainya yang menawan berhias pasir yang lembut serta warna lautnya yang kebiru-biruan.

Upaya untuk mengembangkan Pantai Panggulawu sebagai destinasi wisata sudah dilakukan oleh Pemkab Konawe Utara. Namun sayang, masih belum maksimal, seperti belum adanya wahana permainan air dan watersport, sehingga masih butuh waktu untuk dapat bersaing dengan tempat-tempat wisata lain, meski modal yang dimiliki oleh pantai ini sebenarnya sangat besar.

Telaga Tiga Warna

sumber gambara: http://gambartidung.blogspot.com

Disebut Telaga Tiga Warna karena jika diamati dengan seksama, air yang ada di telaga ini  memang terdiri atas 3 warna yaitu biru, hijau dan kuning. Airnya yang terdiri atas 3 warna tersebut disebabkan karena bias cahaya matahari yang dipantulkan oleh air telaga, dan bukan karena airnya yang keruh.

Justru sebaliknya, air di danau yang tidak pernah kering sekalipun pada musim hujan ini sangat jernih dan segar, sehingga hampir tidak ada satupun pengunjung yang datang kesini yang tidak menyempatkan diri untuk mandi.

Tertarik untuk mengunjungi Telaga Tiga Warna? Datang saja ke Desa Linomoiyo, Kecamatan Asera di Kabupaten Konawe Utara.

Permandian Air Panas Wawolesea

sumber gambar: https://wisatasulawesitenggara.wordpress.com

Permandian ini lokasinya berada di antara pegunungan kapur yang memiliki ratusan mata air atau sumber air panas yang keluar dari perut bumi. Menariknya, air yang keluar dari sumber tersebut selanjutnya mengalir ke bawah membentuk sengkedan dan kolam-kolam alam yang berundak-undak. Sehingga secara keseluruhan menyerupai area persawahan terasiring.

Tidak hanya sensasi mandi air panas yang juga bermanfaat untuk therapy dan relaksasi, pengunjung yang datang ke sini juga dapat menikmati indahnya panorama alam di sekeliling permandian. Karena permandian air panas yang ada di Kecamatan Lasolo ini berada di atas perbukitan.

Air Terjun Lalombundi

sumber gambar; http://www.jelajahsultra.com

Bukan perjalanan yang mudah untuk menuju ke lokasi Air Terjun Lalombundi, karena wisatawan harus berjalan kaki dari Desa Awila Kecamatan lasolo selama lebih dari 4 jam. Itupun harus menembus hutan belantara dan menyeberangi sungai-sungai kecil.

Namun, perjalanan  yang melelahkan tersebut bakal memberikan keasyikan tersendiri bagi pecinta wisata adventure, karena di sepanjang jalan yang dilewati akan menjumpai pemandangan yang menarik, bahkan tidak jarang akan menjumpai hewan-hewan liar seperti anoa.

Rasa puas akan mencapai puncaknya saat tiba di lokasi air terjun. Karena keindahan dari air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut sulit untuk diungkap dengan kata-kata. Apalagi jika datang saat musim hujan, karena debit air yang besar membuat terbentuknya sungai-sungai kecil yang bercabang-cabang dan sangat eksotis saat diabadikan dengan lensa kamera. 

Air Terjun Tetewatu

sumber gambar: http://bangmamadi.blogspot.com

Bagi mereka yang ingin menikmati wisata air terjun dengan perjalanan yang tidak terlalu ekstrim, Air terjun Tetewatu merupakan lokasi yang tepat. Berada di Desa Tetewatu, Kecamatan Wiwirano, untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung cukup berjalan kaki selama 10 menit dari tempat memarkir kendaraan.

Dengan kontur tanah berundak-undak, jalan yang menuju ke lokasi air terjun terbilang aman karena tidak licin. Suasana sekeliling yang tindang oleh pepohonan, membuat perjalanan singkat itupun semakin menyenangkan.

Soal keindahan dari Air terjun Tetewatu, tidak perlu diragukan. Begitu juga dengan kejernihaan dan kesegaran dari air terjun ini, bakal membuat pengunjung tidak akan sabar untuk segera mandi dan berenang di kolam alamnya. 

Pantai Mowundo

sumber gambar: https://zonasultra.com

Lokasi pantai yang berada di antara perusahaan-perusahaan tambang nikel dan tidak jauh dari perkampungan  penduduk, membuat Pantai Mowundo tidak pernah sepi dari pengunjung.

Lebih dari itu, pemandangan di pantai ini memang sangat indah dengan pasir putihnya yang lembut dan pepohonan yang berbaris di sepanjang pantai. Sehingga tidak salah jika Pantai Mowundo menjadi salah satu target pengembangan wisata yang dicanangkan oleh Pemerintah Konawe Utara.

Wiwirano

sumber gambar: http://www.indonesia-tourism.com

Wiwirano merupakan nama kecamatan yang ada di Konawe Utara. Kecamatan ini menarik untuk dikunjungi karena memiliki beberapa objek wisata alam yang memukau, seperti Danau, Air Terjun serta Bukit Teletubies yang berada di tengah perkebunan sawit.

Satu lagi daya tarik dari kecamatan ini adalah adanya Situs Goa Prasejarah Wawontoaho yang oleh masyarakat setempat disebut Goa Tengkorak. Sebutan Goa Tengkorak melekat pada goa yang berada di perbukitan karst ini karena Goa Wawontoaho memang merupakan kuburan dari nenek moyang Suku Culambacu, yakni salah satu suku asli di Sulawesi Tenggara.

Tengkorak-tengkorak dari nenek moyang Suku Culambacu itulah yang ditemukan di Goa Wawontoaho yang menjadikan goa ini ditetapkan sebagai situs prasejarah. (*)

Comments

Loading...