OUR NETWORK

10 Tempat Wisata di Muna yang Mempesona

sumber gambar: http://bangmamadi.blogspot.com

Memiliki wilayah seluas  205.769 hektar dengan pulau-pulau kecil yang tersebar di kawasan perairannya, membuat Kabupaten Muna yang menjadi bagian dari provinsi Sulawesi Tenggara ini sudah menghadirkan panorama yang indah meski tanpa campur tangan manusia. Itu sebabnya Muna memiliki modal besar untuk dikembangkan sebagai sentra wisata dengan menambah sejumlah fasilitas di lokasi wisata alam yang ada tersebut.

Meski belum secara menyeluruh, upaya untuk mendongkrak sektor pariwisata sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Muna. Karena itu, Muna lebih dari layak untuk dimasukkan ke dalam daftar kunjungan para traveller. Berikut 10 tempat wisata di Muna yang mempesona.

Pantai Meleura

sumber gambar: http://bangmamadi.blogspot.com

Pantai yang menyejukkan mata ini terletak di Desa Lakarinta Kecamatan Lohia yang berjarak sekitar 18 km dari Kota Raha yang menjadi ibukota Muna. Lokasinya yang tidak begitu jauh  dari kawasan kota itulah yang membuat pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, disamping panoramanya yang memang sangat menakjubkan.

Fasilitas yang tersedia di pantai ini juga relatif lengkap mulai dari kamar mandi, warung, kios-kios hingga penginapan. Pengunjung yang datang tidak perlu membeli tiket, cukup dengan membayar biaya parkir sebesar Rp.10.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp.20.000 untuk kendaraan roda empat.

Pantai Pajala

sumber gambar: http://bangmamadi.blogspot.com

Keindahan yang disuguhkan pantai ini sebenarnya tidak kalah dari Pantai Meleura. Namun karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat Kota Raha yakni sekitar 60 km, membuat wisatawan yang berkunjung ke sini tidak seramai wisatawan di Pantai Meleura.

Tidak hanya pemandangan pantai yang menyejukkan mata saja yang diberikan Pantai Pajala, tapi juga wisata kuliner di sepanjang pantai yang menawarkan berbagai macam makanan khas Tiworo yang unik, lezat dan dengan harga bersahabat.

Pantai Walengkabola

sumber gambar: https://munabangkit.com        

Berpagar pohon-pohon kelapa di bibir pantainya yang berpasir putih, menjadikan Pantai Walengkabola terlihat sangat cantik saat dilihat dari kejauhan. Tidak hanya panorama pantainya saja yang memukau, disini wisatawan juga dapat menikmati caving alias wisata susur goa, karena  di kawasan sekitar pantai banyak terdapat goa yang memancarkan mata air.

Banyaknya goa yang memancarkan mata air itulah yang membuat nama-nama kampung di kawasan Walengkabola banyak yang menggunakan kata “oe” yang dalam Bahasa Muna memiliki arti “air”, seperti Desa Oengkawora, Oempu, Oekalimbungo, serta yang lain.

Danau dan Pantai Napabale

sumber gambar: https://www.idntimes.com

Perpaduan antara wisata pantai dengan wisata danau menjadi kelebihan dari destinasi wisata yang satu ini yang tidak terdapat di tempat-tempat wisata yang lain. Pengunjung akan disuguhi pesona danau yang eksotis sekaligus pantai yang menawan, karena di area sekitar danau terdapat terowongan panjang yang menghubungkan danau dengan pantai.

Untuk menuju ke kawasan pantai, pengunjung dapat menyewa sampan menyusuri perairan danau dan melewati terowongan panjang sebelum tiba di pantai. Selain menggunakan sampan, perjalanan menuju ke pantai dapat pula dilakukan dengan cara berenang atau menyelam untuk melewati terowongan. Tentu saja cara yang terakhir ini khusus bagi mereka yang memiliki hobby diving dan berpetualang.

Danau Moko

sumber gambar; https://www.idntimes.com

Meski hanya memiliki satu nama, danau yang terletak di Desa Oempu, Kecamatan  Tongkuno ini sebenarnya terdiri atas 3 danau yang jaraknya saling berdekatan. Diantara ketiga danau tersebut, danau yang ukurannya paling besarlah yang paling indah.

Danau ini berisi air payau yang jernih dengan warna kebiru-biruan. Pengunjung yang datang ke sini tidak hanya dapat menikmati segarnya air dana dengan mandi dan berenang tapi juga menikmati keindahan pemandangan di sekeliling danau yang masih alami.

Sesuatu yang menarik adalah adanya seekor penyu besar yang umurnya sudah cukup tua yang oleh masyarakat setempat diberi nama Bento. Entah kenapa penyu jinak ini tidak mau meninggalkan kawasan danau dan selalu menemani pengunjung saat berenang.

Danau Ubur-ubur Lohia

sumber gambar: http://www.jelajahsultra.com

Berenang bersama ubur-ubur yang tidak menyengat dan tidak membahayakan tentu menjadi keasyikan tersendiri. Aktifitas itulah yang dapat dilakukan di Danau Ubur-Ubur Lohia. Sehingga bagi mereka yang menyukai aktifitas snorkeling, danau yang berair payau ini akan memberi daya tarik tersendiri.

Sayangnya lokasi danau ini terpencil dan cukup sulit untuk dijangkau. Pengunjung yang ingin datang ke sini, harus terlebih dahulu menempuh perjalanan yang jauh dan melelahkan dengan melewati Danau Napabale, menyusuri terowongan panjang, menyeberangi pulau-pulau kecil serta hutan yang masih perawan.

Gua Liangkabori

sumber gambar: http://wisata-muna.blogspot.com

Penggemar wisata sejarah wajib berkunjung ke Gua Liangkabori saat melakukan trip ke Kabupaten Muna, karena gua ini merupakan saksi sejarah perkembangan masyarakat Muna, mulai dari zaman pra-sejarah hingga zaman penjajahan. Jejak sejarah yang dapat dilihat di gua ini berupa ratusan lukisan pada dinding gua yang dibuat dari tanah merah yang dicampur dengan getah pohon.

Tidak jauh dari Gua Liangkabori, terdapat gua lainnya yang disebut Gua Layang-layang karena terdapat lukisan layang-layang pada dindingnya. Menurut tim arkeolog dari Australia, lukisan layang-layang yang umurnya sudah berabad-abad tersebut menjadi bukti bahwa layang-layang yang pertama ada di dunia adalah layang-layang Muna.

Tanjung Labora

sumber gambar: https://www.idntimes.com

Spot menarik lainnya yang ada di Muna adalah Tanjung Labora. Keindahan yang ditawarkan oleh objek wisata ini tidak hanya  pantainya yang eksotis, tapi juga keindahan alam bawah lautnya yang dipenuhi terumbu karang yang masih alami serta berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya.

Hingga kini Tanjung Labora masih belum dikelola secara maksimal, sehingga fasilitas yang tersedia bagi para wisatawan masih sangat terbatas. Namun keindahan alamnya, baik yang ada di darat maupun di bawah permukaan air, bakal membuat betah siapapun yang berkunjung ke sini.

Puncak Wakila

sumber gambar: https://twitter.com/ic86_tnc/status/894532815500361728

Tidak hanya di Pulau Jawa, wisata kekinian yang menyuguhkan spot-spot cantik untuk latar belakang foto juga dapat ditemui di Muna, tepatnya di Puncak Wakila. Terdapat sejumlah spot yang dibuat oleh warga untuk mendatangkan pengunjung, seperti spot gembok berbentuk cinta, spot dengan desain bunga, garuda, gubuk, serta yang lain.

Tempat ini banyak dikunjungi anak-anak muda karena lokasinya cukup dekat dari Pusat Kota Raha yang hanya butuh waktu perjalanan sekitar 15 menit, tepatnya di Desa Masalili kecamatan Lohia.  Selain berfoto, pengunjung juga dapat menikimati keindahan alam dari atas kletinggian.

Danau Randano Ghaghe

sumber gambar: https://detiksultra.com

Dalam Bahasa Indonesia, Randano Ghaghe memiliki arti “Telapak Kaki”. Kata tersebut digunakan untuki nama danau, karena danau ini jika dilihat dari Google Maps bentuknya menyerupai telapak kaki.

Objek wisata ini baru ditemukan pada bulan maret 2016 oleh Soul Adventure Community yang kini berganti nama menjadi Coffee Trip. Karena baru ditemukan dan masih belum dikelola, maka jangankan fasilitas, akses untuk menuju ke lokasipun masih sangat sulit karena harus melewati kawasan hutan belantara sejauh 4 km. (*)

Comments

Loading...