OUR NETWORK

10 Tempat Wisata di Pontianak

Pontianak adalah ibukota dari Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini juga dikenal sebagai Kota Katulistiwa karena dilalui garis Katulistiwa. Kota Pontianak sendiri memiliki tempat wisata yang traveler wajib kunjugi saat berada di kota ini. Yuk, simak 10 ulasan tempat wisata yang traveler dapat datangi :

Keraton Kadriah

Sumber: Instagram @hidayat_m

adalah istana dari Kesultanan Pontianak, istana ini dibangun dari tahun 1771 sampai 1778 masehi. Struktur bangunan Keraton Badariah berasal dari kayu pilihan. Pada bagian depan, tengah dan kiri depan Keraton traveler dapat melihat tiga belas meriam kuno buatan Protugis dan Perancis. Untuk menuju Keraton Kadriah traveler dapat melalui jalur darat ataupun jalur sungai. Cukup menarik bukan? beriwsata sekaligus mengenal peninggalan sejarah.

Masjid Raya Mujahidin

Sumber: Instagram @anggrie_wb

Masjid Raya Mujahidin merupakan masjid kebanggan umat muslim Kalimantan Barat ini memiliki histori perjuangan panjang. Masjid ini berdiri kokoh di tengah pusat kota Pontianak. Mumpung di tengah kota, jangan lupa juga untuk Bawa Pulang 10 Oleh-oleh Nikmat Khas Pontianak, ya! Masjid Raya Mujahidin juga menjadi landmark dari kota yang berjuluki kota Khatulistiwa ini. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Provinsi Kalimantan Barat.

Tugu Khatulistiwa

Tugu Khatulistiwa atau dengan nama latin Equator Monument terletak di Jalan Khatulistiwa Pontianak Utara, Porvinsi Kalimantan Barat. Lokasinya berada di sekitar 3 km dari pusat kota Pontianak, ke arah kota Mempawah. Tugu ini menjadi salah satu ikon wisata kota Pontianak dan selalu ramai dikunjungi masyarakat Pontianak, maupun wisawatawan yang datang ke kota Pontianak. Di tugu ini juga terjadi peritiwa penting dan menakjubkan di sekitar tugu yaitu saat terjadinya titik kuminasi matahari, yang merupakan fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa.

Saint Joseph Cathedral

Sumber: Google

Saint Joseph Cathedral atau bisa disebut dengan nama Paroki Santo Yoseph Katedral Pontianak adalah gereja katolik yang berada di pusat Keuskupan Agung Pontianak. Salah satu karya dari pastoral berada di dalam gereja ini yaitu Credit Union (CU) Muara Kasih. Keberadaan CU ini diharapkan dapat menjadi “pagar hidup” dengan membuat masyarakat sekitar lingkungan gereja, pusat paroki memperoleh manfaat layanan dari gereja tanpa melihat suku, agama atau kelompok tertentu.

Pelabuhan Seng Hie

Sumber: Instagram @bolank924

Pelabuhan Seng Hie merupakan pangkalan niaga pertama yang berkembang menjadi pelabuhan niaga pertama di Kalimantan Barat. Nama Seng Hie sendiri diambil dari nama pengusaha Cina, bernama Theng Seng Hie yang merupakan seorang pengusaha hasil bumi terbesar saat itu. Kini pelabuhan Seng Hie menjadi pelabuhan bongkar muat barang. Selain bongkar muat dan sandar barang, ada juga kapal muatan dan kapal express yang bersandar di pelabuhan ini bertujuan untuk penumpang jurusan Pontianak – Ketapang.

Arboretum Sylva Untan

Sumber: Instagram @evi_sylviana

Hutan Kota Pontianak dengan nama latin Arboretum Sylva Untan adalah kawasan pelesatrian plasma nutfah Kalimantan Barat. Hutan ini memiliki koleksi tanaman dan pepohonan khusus Kalimantan Barat dengan keanekaragaman hayati. Selain sebagai tempat pelesatarian tempat ini digunakan untuk pengembangan pendidikan, pengembangan hutan kota serta sarana rekresasi dan hiburan masyarakat.

Danau Sentarum

Sumber: Instagram @explorekapuashulu

Danau Sentarum merupakan danau musiman yang berada di Kapuas Hulu, Kalimantan barat. Sejak tahun 1994 kawasan danau ini masuk ke dalam daftar lahan basah terpenting di dunia. Karena beberapa jenis spesies ikan melewati danau ini merupakan siklus repduksinya.

Rumah Radakng

Sumber: Instagram @tribunpontianakdrone

Rumah Radakng merupakan sebutan untuk rumah panjang suku Dayak Kanayatn, Kalimantan Barat. Di kota Pontianak traveler dapat menjumpai replica rumah adat Dayak ini. Salah satunya berda di jalan Letjen Sutoyo. Meskipun hanya sebuah replika, rumah ada ini cukup aktif dalam menampung aktivitas kaum muda dan sanggar seni Dayak.

Museum Negeri Pontianak

Sumber: Instagram @fajrul_madalle

Museum Negeri Pontianak yang terbuat dari beton ini, dengan relif – relif beton yang menggambarkan gaya kehidupan di Kalimantan Barat dengan dua etnis minoritas yang dikenal dengan etnis Melayu dan etnis Dayak. Di museum ini juga terdapat beberapa artefak penting dari suku Dayak.

Festival Gawai Dayak

Sumber: Instagram @iwanponty

Festival Gawai Dayak adalah perayaan yang diadakan oleh suku asli Kalimantan Barat dan Sarawak, terutama Iban dan Dayak Barat. Festival ini diadakan sebagai hari perayaan panen. Festival Gawai Dayak ini diadakan di jalanan kota dan di rumah panjang.

Comments

Loading...