OUR NETWORK

10 Tempat Wisata di Tanggamus yang Bakal Bikin Wisatawan Terpukau

Kabupaten yang menjadi bagian dari Provinsi Lampung ini kaya akan objek wisata, karena secara geografis merupakan wilayah teluk dan tercatat sebagai teluk terbesar di Lampung yaitu Teluk Semaka dengan panjang daerah pantai sekitar 200 km yang menjadi muara bagi 2 sungai besar yaitu Sungai Way Semaka dan Sungai Way Sekampung.

Diantara sekian banyak objek wisata yang ada di Kabupaten yang beribukota di Kota Agung Pusat ini, berikut 10 tempat wisata yang bakal bikin wisatawan terpukau.

Teluk Kiluan

Sumber: Instagram @adib_setyo

Inilah objek wisata yang wajib dimasukkan ke dalam bucketlist saat berkunjung ke kabupaten Tanggamus. Terletak di Desa Kilauan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Teluk Kiluan menyuguhkan beragam pilihan wisata, mulai dari menikmati keindahan pantainya, melakukan aktifitas diving dan snorkeling sampai dengan berlayar ke tengah lautan untuk melihat atraksi alam dari kawanan lumba-lumba yang jumlahnya hingga ratusan ekor.

Atraksi lumba-lumba di laut lepas memang menjadi suguhan utama di Teluk Kiluan, karena teluk ini merupakan jalur migrasi dari 2 jenis lumba-lumba, yaitu lumba-lumba Paruh Panjang (Stenella Longirostris) dan lumba-lumba Hidung Botol Tursiops Truncatus).

Pantai Gigi Hiu

Sumber: Instagram @indogreatspot

Nama Pantai yang berada di Kecamatan Klumbayan ini sebenarnya adalah Pantai Pegadungan. Namun karena pantai ini dipenuhi dengan tebing berupa gugusan batu karang setinggi 1 – 10 meter yang bentuknya menyerupai gigi hiu maka sebutan Pantai Gigi Hiu lebih populer disematkan pada pantai ini.

Keeksotisan dari pantai ini tidak hanya pada keberadaan tebingnya yang unik tapi juga dari sejumlah batu layar berukuran besar yang seolah mengapung di atas permukaan air laut. Tidak heran jika pantai ini menjadi lokasi ideal bagi mereka yang hobby fotografi. Hanya saja, karena kawasan pantainya dipenuhi batu karang yang tajam, membuat pengunjung hanya dapat menikmati keindahan yang disuguhkan tanpa dapat mandi dan berenang.

Pantai Karang Bebai

Sumber: Instagram @dimaskungsaputra

Berlokasi di Desa Tengor, Kecamatan Cukuh Balak, Pantai Karang Bebai kerap dijuluki miniatur Pantai Gigi Hiu karena pemandangan yang dihadirkan hampir sama yaitu kawasan pantai yang berhias batu-batu karang dengan bentuk yang meruncing sehingga terlihat unik dan instagenik.

Sumber: Instagram @firmatwelve_

Sayangnya keindahan dari pantai ini masih belum dikelola dengan baik. Wisatawan yang datang berkunjung hanya akan disuguhi dengan apa yang diberikan oleh alam tanpa ada satupun fasilitas. Bahkan jalan untuk menuju ke lokasi wisatapun terbilang sulit dan hanya dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi.

Pantai Sawmill

Sumber: Instagram @ynayudha

Memiliki air yang keruh, membuat pantai ini kurang menarik untuk dipakai mandi dan berenang. Namun pemandangan yang disuguhkan Pantai Sawmill  bakal memanjakan mata siapapun yang berkunjung ke sini.

Sumber: Instagram @aam_veey

Dengan posisi yang menghadap ke Teluk Semangka, membuat pengunjung tidak hanya dapat menikmati pemandangan laut lepas, tapi juga gugusan Pegunungan Bukit Barisan Selatan di sebelah Barat serta Gunung Tanggamus yang gagah di sebelah Timur.

Pantai Mulang Sayang

Sumber: Playworld

Dengan kondisinya yang masih alami karena jarang didatangi pengunjung, pantai yang terletak di Desa Way Nipah, Kecamatan Pematang Sawa ini menghadirkan pemandangan yang eksotis lewat barisan pohon-pohon kelapa yang memagari sepanjang pinggiran pantai. Ombaknya yang tenang membuat pantai Mulang Sayang juga cukup mengasyikkan untuk dipakai mandi dan berenang.

Namun karena kondisinya yang masih alami itu pula membuat pengunjung harus membawa bekal sendiri saat berkunjung ke sini, karena tidak ada satu pedagangpun yang dapat di temui di kawasan pantai, termasuk penjual makanan. Begitu juga dengan fasilitas yang lain seperti kamar mandi atau toilet.

Air Terjun Lamuran

Sumber: Instagram @rahmat_ronaldo

Berada di tengah kebun kakao tepatnya di Dusun Lamuran, Desa Teratas, Kecamatan Kota Agung, objek wisata ini berupa 2 air terjun yang letaknya berdekatan. Air terjun utama memiliki debit air yang besar dengan kolam alam yang cukup luas serta sebuah batu besar menghias di bagian tepinya. Sedang air terjun yang kedua debit airnya tidak terlalu besar dan tidak memiliki lubuk untuk dipakai berenang namun tidak kalah menyegarkan untuk dipakai mandi.

Berada di kaki Gunung Tanggamus, Air Terjun Lamuran cukup sulit untuk dijangkau karena harus ditempuh dengan berjalan kaki. Meski begitu medan yang menghadang di sepanjang jalan tidak terlalu ekstrim dan berbahaya, bahkan menyuguhkan pemandangan yang menyejukkan mata.

Curug Jarum Lebuay

Sumber: Instagram @zainiekaputra96

Sama halnya dengan Air terjun Lamuran, Curug Jarum Lebuay juga merupakan air terjun kembar. Hanya saja, kembaran dari air terjun utama baru muncul pada saat musim hujan. Sedang pada musim kemarau yang dapat dilihat hanya satu air terjun dengan debit air yang deras serta lubuk yang luas untuk mandi dan berenang.

Sumber: Instagram @masteguh78

Terletak di Desa Lebuay Datar, Kecamatan Air Naningan, Curug Jarum Lebuay dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan berjalan kaki sejauh 200 meter. Namun motor yang ditunggangi untuk menuju ke lokasi harus dalam keadaan prima, karena jalan yang dilewati kondisinya cukup ekstrim dengan kemiringan hingga 70 derajat. Begitu juga saat berjalan kaki, jalan yang harus ditempuh cukup terjal dan menanjak dengan kemiringan 65 derajat.

Air Terjun Way Lalaan

Sumber: Instagram @faturzaidan10

Inilah salah satu air terjun yang populer di Provinsi Lampung karena memang telah difungsikan sebagai objek wisata sejak jaman Pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1937. Hal tersebut dapat dilihat dari keberadaan bangunan tangga dari semen menuju ke lokasi air terjun yang umurnya sudah hampir 1 abad.

Memiliki ketinggian 11 meter, Air Terjun Way Lalaan yang terletak di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur tidak hanya mudah untuk dijangkau tapi juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas bagi wisatawan seperti shelter, kamar mandi dan toilet, mushollah serta area parkir yang luas. Pengunjung juga tidak perlu bingung untuk menghilangkan haus dan lapar, karena di sekitar lokasi air terjun banyak dijumpai pedagang makanan dan minuman.

Bendungan Batu Tegi

Sumber: Instagram @afin_ahmadsyaifudin

Diresmikan pada tahun 2004, bendungan seluas 16 km2 yang dapat menampung air hingga 687.767 juta m3 ini terletak di Desa Batu Tegi, Kecamatan Air Naningan. Lokasinya cukup mudah untuk dijangkau, karena pengunjung yang datang dari Kota Agung Pusat dapat menjangkaunya dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti bus dan angkutan kota.

Awalnya bendungan ini dibangun untuk irigasi dan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air). Namun dalam perkembangannya, Bendungan Batu Tegi juga dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan air mineral serta sebagai objek pariwisata, karena panorama alam di kawasan bendungan yang dikelilingi bebukitan serta hijaunya pepohonan sangat sedap untuk dipandang.

Danau Hijau Ulubelu

Sumber: Instagram @ichsaan14

Terbentuk dari proses alam, danau yang menjadi bagian dari geothermal kabupaten Tanggamus ini menyuguhkan pemandangan yang instagenik lewat airnya yang jernih berwarna hijau. Air tersebut memiliki suhu yang hangat karena di bawah danau terdapat bongkahan belerang yang mendidih. Itu sebabnya pengunjung yang berada di sekitar danau akan mencium bau belerang yang menyengat.

Danau yang terletak di Desa Muaradua, Kecamatan Ulubelu ini setiap akhir pekan atau pada musim liburan selalu ramai oleh pengunjung. Karena itulah banyak pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi danau. Selain itu tersedia pula sejumlah fasilitas bagi para pengunjung salah satu diantaranya adalah gazebo-gazebo yang dapat dipakai untuk beristirahat sambil menikmati indahnya panorama di sekitar Danau Hijau Ulubelu.

Comments

Loading...