OUR NETWORK

10 Tempat Wisata Favorit di Bitung

sumber gambar; http://travel.tribunnews.com

Jangan ragu untuk memasukkan Kota Bitung ke dalam daftar kunjungan pada saat melakukan trip ke Sulawesi Utara, karena  kota yang jaraknya sekitar 45 km dari Manado ini, memiliki cukup banyak destinasi wisata yang menarik.

Diantara sekian banyak objek wisata yang ada di Bitung, inilah 10 tempat wisata favorit yang banyak dikunjungi masyarakat setempat maupun wisatawan dari luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri.

Pantai Serena

sumber gambar: https://virustraveling.com

Tidak sekedar indah tapi juga instagramable, begitulah komentar banyak wisatawan terhadap Pantai Serena karena pemandangan  yang ada di setiap sudutnya  memang menarik untuk dijadikan latar belakang foto. Salah satu diantaranya adalah batu bolong, yaitu sebuah tebing yang memiliki lubang besar pada bagian tengahnya.

Pantai Batu Angus

sumber gambar: https://travelingyuk.com

Disebut Pantai Batu Angus karena semua bebatuan dengan beragam bentuk dan ukuran yang ada di sini memiliki warna hitam legam seperti kayu yang habis terbakar. Tidak hanya itu saja keunikannya, pesisir di pantai ini tidak berhiaskan pasir sebagaimana pantai-pantai yang lain, melainkan batu-batu kerikil berwarna hitam.

Selain unik, Pantai batu Angus juga menyuguhkan pemandangan yang eksotis, karena di kawasan pantai dapat dijumpai kolam-kolam alami, berupa air laut yang dikeliling oleh batu-batu hitam berukuran besar yang membentuk pagar.

Selat Lembeh

sumber gambar: http://taufiqurokhman.com

Selat yang memisah daratan Sulawesi dengan Pulau Lembeh ini memiliki panjang 16 km dengan lebar 1 – 2 km. Selat ini menjadi maskot pariwisata Kota Bitung karena  memiliki 88 titik lokasi selam dengan pemandangan bawah laut yang menakjubkan.

Selat Lembeh diakui sebagai situs muck diving (lokasis selam dengan dasar laut berpasir) terbaik di dunia dan menjadi tempat hidup ikan-ikan raksasa. Selat ini juga menjadi rumah bagi frog berbulu, octopus, nudbranch, dan berbagai satwa air lainnya.

Kecantikan biota laut yang ada di sini merupakan objek yang mahal bagi pecinta fotografi bawah air. Itu sebabnya Selat Lembeh mendapat sebutan “The Mecca of Macro Photograpgy”.

Monumen Trikora Mandala Sakti

sumber gambar: https://ceritaeka.com/

Monumen yang berdiri kokoh di Pulau Lembeh ini dibangun untuk mengenang para pejuang yang melawan penjajah Belanda saat merebut Irian Barat. Monumen Trikora Mandala Sakti didirikan di Bitung karena disinilah untuk pertama kalinya pasukan TNI mendarat, sebelum melakukan penyerangan ke wilayah Papua.

Di kawasan monumen, selain akan menjumpai tugu peringatan dengan bentuk yang instagramable, pengunjung juga dapat menyaksikan bangkai pesawat DC-3 Dakota yang dulu digunakan TNI AU untuk menyerang Pasukan Belanda di Irian Barat.

Hutan Mangrove Lirang

sumber gambar: http://aprillyabinambuni.blogspot.com

Menaiki perahu menyusuri perairan di sela-sela pohon bakau tentu  akan menjadi petualangan yang mengasyikkan. Aktifitas menarik itulah yang dapat dilakukan saat berkunjung ke Hutan Mangrove Lirang. Selain itu, wisatawan juga dapat menghentikan sejenak laju perahu untuk menikmati pemandangan sekeliling, mengambil gambar atau memancing.

Hutan Mangrove Lirang berada di ujung Utara Pulau Lembeh. Untuk mencapainya, pengunjung dapat menggunakan perahu dari Pelabuhan Pateten menuju Pelabuhan Papusungan selama 15 menit. Perjalanan selanjutnya ditempuh lewat jalur darat menggunakan pick up menuju Kecamatan Lembeh Utara. Di kecamatan inilah Hutan Mangrove Lirang berada.

Taman Marga Satwa Tandurusa

sumber gambar: https://ksmtou

Meski menempati area yang tidak terlalu luas, kebun binatang mini ini menarik untuk dikunjungi, karena memiliki koleksi hewan-hewan langka khas Sulawesi, seperti Anoa, Babirusa, Kuskus Beruang, Tarsius, Kera Hitam, Elang Laut, Rangkong Sulawesi, kakaktua Hitam dan sejumlah ular phyton berukuran raksasa.

Berkunjung ke Taman Marga Satwa Tandurasa menjadi semakin menarik karena lokasinya tidak jauh dari Selat Lembeh, tepatnya di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga. Sehingga usai melihat berbagai jenis hewan, pengunjung bisa langsung melanjutkan adcara rekreasinya dengan menikmati panorama pantai.

Taman Nasional Tangkoko

sumber gambar: https://www.sumber.com

Menempati area seluas 8,745 hektar Taman Nasional Tangkoko menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Bitung Utara, Kota Bitung. Kawasan ini ditetapkan sebagai hutan lindung sejak pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1919.

Keanekaragaman hayati yang ada di Taman Nasional Tangkoko menjadi menarik untuk dilihat dan dipelajari, karena banyak flora dan fauna yang hanya dapat ditemui di sini. Beberapa jenis flora endemik tesebut diantaranya adalah Gora Hutan, Bintangar, Lengki, Nantu, Bombongan serta yang lain.

Sedang fauna khas Sulawesi yang menempati Taman Nasional ini diantaranya adalah Anoa, Tarsius, kuskus, Monyet Hitam, Musang Sulawesi, Soa-soa dan sejumlah hewan langka yang lain.

Pantai Batu Putih

sumber gambar: https://adventurebitung.wordpress.com

Pantai ini merupakan bagian dari Taman Nasional Tangkoko yang dapat dijadikan sebagai tempat beristirahat usai melakukan trecking, menjelajah kawasan Taman Nasional. Untuk mencapai pantai ini butuh waktu sekitar 2 jam dengan berjalan kaki dari pintu masuk TN Tangkoko.

Daya tarik yang disuguhkan Pantai Batu Putih berupa hamparan pasirnya yang putih kecoklat-coklatan. Selain itu, pengunjung juga dapat menjumpai tempat penangkaran penyu yang lokasinya berada di kawasan pantai tersebut. 

Gunung Dua Saudara

sumber gambar: https://www.pedomanwisata.com

Disebut Gunung Dua Saudara karena gunung ini memiliki dua puncak alias puncak kembar. Lokasi gunung ini berada di Desa fsn Kercamatan Madidir yang jaraknya sekitar 12 km dari pusat Kota Bitung.

Dengan ketinggian 1.351 meter dpl, gunung ini sangat menarik untuk dijadikan tempat trecking bagi pecinta wisata adventure, karena di sepanjang perjalanan dapat dijumpai pemandangan yang menawan. Terlebih saat tiba di puncaknya, karena dari atas keteinggian, akan dapat dinikmati lanskap Kota Bitung di setiap sisinya.

Pantai Tanjung Merah

sumber gambar: http://id.geoview.info

Dengan jarak yang relatif dekat dari Pusat Kota Bitung, membuat Pantai Tanjung Merah menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat setempat. Daya tarik yang dimiliki pantai ini adalah panorama lautnya yang terbentang luas tanpa ada bebatuan karang yang menghalangi pandangan.

Itu sebabnya wisatawan yang datang ke sini dapat melihat dengan jelas lalu lalang kapal-kapal fery penumpang dan kapal-kapal pengangkut barang yang keluar masuk pelabuhan. Selain itu, ombaknya yang tenang cukup aman untuk dipakai mandi dan berenang. (*)

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…