OUR NETWORK

10 Tempat Wisata yang Memikat di Pakpak Bharat

Berada di kaki Pegunungan Bukit Barisan, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara dianugrahi pesona alam yang sangat memikat. Tidak heran jika kabupaten yang beribukota di Kota Salak ini memiliki cukup banyak destinasi wisata alam.

Bagi Anda yang berkesempatan mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat, jangan lupa untuk mengunjungi 10 tempat wisata yang memikat berikut ini, agar kunjungan Anda dapat lebih berkesan.

Air Terjun Lae Simbilulu

Sumber: Instagram @muh_hafizlubis

Berkunjung ke wisata Air Terjun Lae Simbilulu, tidak hanya satu air terjun yang dapat dinikmati, tapi dua sekaligus. Kedua air terjun itu memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan curahan air yang cukup deras membentuk kolam alam sedalam kurang lebih 6 meter. Dingin, segar dan jernihnya air yang ada di kolam alam, bakal membuat ketagihan siapapun yang mandi, berenang dan berenang di kawasan air terjun.

Objek wisata ini berada di Desa Prongil, Kecamatan Tinada. Pengunjung yang ingin menuju ke lokasi harus menitipkan kendaraannya terlebih dahulu di rumah warga, sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 1 km dengan medan yang menanjak.

Air Terjun Lae Singgabit

Sumber: wisatakalakpakpak.blogspot.com

Berada di tengah hutan kawasan Bukit Barisan, tepatnya di Dusun Delleng, Desa Mahala, Kecamatan Tinada, lokasi Air Terjun Lae Singgabit tidak dapat diakses dengan menggunakan kendaraan, termasuk kendaraan roda dua. Sehingga pengunjung harus berjalan kaki untuk menuju ke lokasi, itupun dengan melewati medan yang cukup sulit dan menantang.

Namun, perjalanan yang melelahkan tersebut bakal tertebus saat tiba di lokasi air terjun, karena keindahan dari Lae Singgabit sulit untuk diungkap dengan kata-kata.

Air Terjun Lae Une

Sumber: Instagram @babanghar

Terletak di Desa Kecupak, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut yang berjarak sekitar 5 km dari kota Salak, membuat wisata air terjun yang satu ini cukup mudah untuk dijangkau. Tidak heran jika Lae Une menjadi objek wisata air terjun di pakpak Bharat yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Dengan ketinggian air terjun sekitar 10 meter, Lae Une memiliki kolam alam seluas 160 meter2 dengan kedalaman hingga 15 meter. Jernih dan segarnya air yang memenuhi kolam alam, menjadi tempat yang menyenangkan untuk mandi dan berenang. Jika ingin menikmati keindahan alam sekeliling, tersedia beberapa gubuk di sekitar kawasan air terjun.

Air Terjun Sipitu Lae Petulan   

Sumber: wisatakalakpakpak.blogspot.com

Satu lagi objek wisata air terjun di Pakpak Bharat yang keindahannya luar biasa adalah Air Terjun Sipitu Lae Petulan yang terletak di Dusunb Lebbuh Neur, Desa Kuta Jungak, Kecamatan Siempat Rube.

Meski jaraknya hanya sekitar 12 km dari Kota Salak, Sipitu Lae Petulan cukup sulit untuk dijangkau karena lokasinya berada di tengah hutan. Namun, perjalanan yang sulit tersebut cukup sebanding dengan keindahan yang bakal dinikmati, karena keindahan air terjun yang terdiri atas tujuh tingkat ini memang luar biasa.

Situs Patung Mejan

Sumber: wisatakalakpakpak.blogspot.com

Mejan adalah situs batu/menhir yang banyak tersebar di daerah Pakpak Bharat. Umur dari situs batu Mejan ini ada yang ratusan bahkan ribuan tahun karena memang dibuat pada zaman batu. Keberadaan mejan ini menjadi bukti bahwa di Tanoh Simsim, sejak ribuan tahun yang lalu telah ada peradaban Suku Pakpak.

Selain merupakan peninggalan bersejarah, masyarakat setempat percaya bahwa patung-patung mejan memiliki kekuatan mistik. Karena pada jaman dahulu, mejan dijadikan sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh. Bahkan, batu mejan konon dapat, batu mejan konon dapat bicara dan suara tersebut berasal dari Nangguru yakni semacam makhluk halus yang tinggal di dalam batu mejan.

Batu Tettal

Sumber: id.geoview.info

Situs bersejarah lainnya yang ada di Pakpak Bharat adalah Batu Tettal yang terdapat di Desa Jambu Rea, Kecamatan Siempat Rube. Batu Tettal merupakan batu perjanjian antara marga Padang, Berutu dan Solin. Lewat perjanjian di Batu Tettal itulah ketiga marga tersebut bersatu dan saling membantu serta tidak saling bermusuhan.

Situs prasasti ini oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat pada tahun 2013 dipugar dan dibuatkan bangunan permanen guna mencegah dari kerusakan disamping untuk menambah daya tarik dari situs bersejarah ini.

Delleng Simpon

Sumber: Instagram @novesaragih

Delleng dalam Bahasa Pakpak memiliki arti “gunung”, sehingga Delleng Simpon artinya Gunung Simpon. Gunung dengan ketinggian 1.325 meter dpl ini berada di Desa Rumerah yang merupakan perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Bagi mereka yang gemar mendaki, Delleng Simpon sangat menarik untuk dijelajahi, karena sebelum sampai di puncaknya, pendaki harus terlebih dahulu melewati kawasan hutan yang tidak jarang akan bertemu dengan binatang-binatang liar serta menjumpai berbagai macam tanaman langka, seperti bunga Edelweis, beberapa jenis Kantung Semar serta tanaman yang lain.

Puncak Sindeka

Sumber: Instagram @ronaldtrihsilalahi

Disinilah titik terindah untuk menikmati Kota Salak dari atas ketinggian dengan latar belakang Delleng Raja, Delleng Siranggas hingga Bukit Barisan yang membentang di kejauhan.

Sumber: Instagram @_dedimangger25

Puncak Delleng Sindeka sebenarnya merupakan kawasan perkantoran Pemkab Pakpak Bharat. Namun fungsi tersebut kemudian bertambah menjadi objek wisata karena lokasinya yang strategis, udaranya yang sejuk dan segar serta indahnya pemandangan yang dapat dinikmati saat menginjakkan kaki di Puncak Sindeka.

Rafting Lae Kombih

Sumber: Instagram @anafitria_nz

Sungai Lae Kombih dengan arusnya yang deras dan medannya yang dipenuhi batu-batu besar, menjadi tempat yang mengasyikkan bagi penggemar rafting. Terlebih pemandangan di pinggir sungai yang berada di Desa Kecupak, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu ini terlihat indah alami oleh pohon-pohon yang rindang dan hijau.

Hanya saja, untuk dapat menikmati rafting level 2 dan 3 wisatawan harus membawa peralatan sendiri karena tour operator masih belum memiliki peralatan yang dibutuhkan.

TWA Sicike-cike

Sumber: Instagram @twa_sibolangit

Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike yang membentang di atas areal seluas 575 hektar berada di perbatasan wilayah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kabupaten Dairi. TWA ini merupakan hutan wisata, sehingga pengunjung yang melakukan trekking ke dalam kawasan hutan, akan menjumpai berbagai jenis flora dan fauna, beberapa diantaranya masuk ke dalam kategori satwa dan tumbuhan langka.

Daya tarik lainnya dari TWA Sicike-cike adalah keberadaan 4 buah danau di kawasan hutan. Keempat danau tersebut selain menyuguhkan panorama yang indah, juga memiliki keunikan tersendiri, yaitu tidak adanya aliran sungai yang menjadi sumber pasokan air serta tidak adanya air yang keluar dari danau. Selain itu, air di keempat danau ini tidak pernah bertambah dan juga tidak pernah berkurang, baik pada musim kemarau maupun musim penghujan.

Comments

Loading...