OUR NETWORK

50 Hal yang Harus Kamu Lakukan Saat di Flores

Jika kita melihat pemandangan alam yang berasal dari luar negeri, mungkin kita akan merasa iri dengan pemandangannya. Contohnya seperti pemandangan Gunung Fuji atau Sakura yang bermekaran di Jepang, atau indahnya Grand Canyon di Amerika Serikat. Sebenarnya, di Indonesia sendiri ada banyak keindahan alam yang bisa kita jelajahi, bahkan mungkin jumlahnya tak mungkin bisa kita hitung. Untuk menikmati alam Indonesia, kamu bisa berkunjung ke Flores.

Flores dikenal sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh para traveler jika ingin menikmati indahnya alam Indonesia. Pasalnya, semua wisata alam ada di Flores, seperti pantai atau wisata air terjunnya. Jika kamu memang ingin berwisata ke Flores, berikut ini adalah 50 hal yang bisa kamu lakukan saat berada di sana.

Melihat komodo di Pulau Rinca

Sumber: Instagram @hendy.ardi

Komodo adalah hewan asli Indonesia, yang kemudian mendunia karena banyak turis mancanegara yang penasaran dengan hewan ini lalu rela jauh-jauh datang ke Taman Nasional Komodo. Mungkin kamu berpikir, untuk melihat komodo, kamu harus ke Pulau Komodo. Jangan salah, meski komodo memang ada di Pulau Komodo, kamu juga bisa menemuinya di Pulau Rinca, yang justru populasinya lebih banyak dibandingkan dengan yang ada di Pulau Komodo.

Menikmati Pantai Pink

Sumber: Instagram @wisatania

Berbeda dengan pantai pada umumnya, pasir di Pantai Pink ini berwarna merah muda, seperti namanya. Sepanjang pantai, kamu akan melihat hamparan pasir merah muda yang indah dan memanjakan mata. Tak hanya pantainya saja, kehidupan bawah laut dari pantai ini juga tak kalah indah, dan cocok untuk kamu yang suka diving.

Trekking di Pulau Padar

Sumber: Instagram @raissaflach

Selain Pulau Rinca, kamu juga bisa mengunjungi Pulau Padar. Meski populasi komodonya sedikit atau bahkan tak ada, di pulau ini kamu bisa mendaki puncak tertinggi Pulau Padar, dan menikmati pemandangan Flores dari ketinggian. Di puncaknya, kamu bisa melihat pantai dengan 3 warna yang berbeda, yaitu pantai dengan pasir putih, hitam, dan merah muda. Pemandangan seperti ini jelas tak akan kamu dapatkan di tempat lain.

Menikmati Sunrise di Danau Kelimutu

Sumber: Instagram @berangan_trip

Danau Kelimutu sudah dikenal dunia, karena menawarkan keindahan dan keunikannya sendiri, yaitu memiliki tiga warna, yaitu hitam, biru tua, dan biru muda. Ketiga danau itu sendiri bernama Danau Tiwu Ata Mbupu, Danau Tiwu Ata Polo, dan Danau Tiwu Nuamuri Koofai. Selain itu, kamu juga bisa datang pagi-pagi ke danau ini untuk menikmati pemandangan sunrise yang tiada duanya.

Melihat Pasir Hitam di Pantai Endao

Sumber: Instagram @gagasezharr

Tak hanya Pantai Pink saja yang memiliki pasir berwarna aneh dari biasanya. Pantai Endao juga memiliki pasir yang tak biasa, yaitu berwarna hitam. Waktu yang paling tepat untuk datang ke pantai ini adalah pada saat sore hari, di mana kamu bisa melihat pemandangan matahari tenggelam alias sunset. Dijamin, keindahannya tak kalah dibandingkan dengan yang ada di Bali.

Melihat industri tenun ikat di Ende

Sumber: Instagram @yudha30

Tak hanya wisata alam saja, Flores juga memiliki wisata lainnya yang bukan termasuk wisata alam, yaitu kamu bisa mengunjungi Ende untuk melihat industri tenun ikatnya yang khas. Tenun Ende ini dibuat secara tradisional, pewarnanya pun dibuat dari pewarna alami, sehingga bebas dari bahan kimia. Warna khas dari tenun ikat Ende adalah warna hitam dengan corak kuning. Jika tertarik, kamu juga bisa membeli kain tenun ikat ini sebagai oleh-oleh.

Wisata Religi di Larantuka

Sumber: Instagram @generasi_jagung_titi

Larantuka merupakan pusat agama Katolik di Flores, jadi kamu bisa mengetahui kegiatan keagamaan mereka sehari-harinya. Kamu juga akan menemukan banyak peninggalan keagamaan, seperti gereja atau patung Yesus. Daya tarik utama dari Larantuka adalah Semana Santa yang merupakan ritual keagamaan yang ditinggalkan misionaris asal Portugal.

Berburu Paus di Lambata

Sumber: Instagram @cn_lembata

Selain ritual keagamaan, kamu juga bisa menemukan tradisi unik lainnya, yaitu tradisi berburu paus di Lambata, yang sudah dilakukan turun temurun sejak abad ke-16. Paus yang diburu dalam tradisi ini adalah paus dengan ukuran besar, yaitu paus sperma atau paus kepala kotak, dan juga paus pilot. Yang menarik, perburuan paus ini tak menggunakan alat modern, melainkan alat tradisional, berupa perahu kayu dan bambu runcing berujung besi.

Menginap di Desa Wae Rebo

Sumber: Instagram @_febrian

Desa Wae Rebo pernah ditunjuk oleh UNESCO sebagai salah satu Situs Warisan Dunia pada tahun 2012. Desa ini benar-benar tradisional, karena tak tersedia sinyal telepon maupun kendaraan bermotor. Listrik sendiri juga masih terbatas, yaitu mulai jam 6 sore sampai jam 10 malam. Di desa ini, kamu bisa menginap di rumah tradisional berbentuk kerucut, yang disebut dengan Mbaru Niang.

Berkunjung ke Kampung Bena

Sumber: Instagram @claraalverin

Selain Desa Wae Rebo, desa tradisional lainnya yang bisa kamu kunjungi adalah Kampung Bena, yang masih menganut tradisi megalitik. Meski demikian, penduduk kampung ini terkenal ramah dengan orang asing. Di sini, kamu bisa melihat batu besar peninggalan zaman megalitik. Batu besar itu digunakan sebagai penghormatan leluhur, yang tentunya tak akan bisa kamu lihat di kawasan perkotaan.

Menjelajah Taman Laut 17 Pulau

Sumber: Instagram @alishariatiguhir

Sesuai namanya, di sini kamu akan melihat deretan pulau-pulau yang berjumlah 17 pulau. Pulau-pulau yang bisa kamu lihat di sini meliputi Pulau Pata, Pulau Rutong, Pulau Bangko, Pulau Sua, Pulau Ontoloe, Pulau Kolong, Pulau Wingkureo, Pulau Batu, Pulau Telu, Pulau Taor, dan pulau lainnya. Tempat ini cocok buat kamu yang suka diving karena keindahan karangnya yang menakjubkan. Kamu juga bisa menikmati keindahan karang ini dari permukaan laut jika tak ingin basah-basahan, karena air lautnya yang cukup bening.

Bersantai di Pulau Kanawa

Sumber: Instagram @dollin_sd

Pulau Kanawa memang jadi tempatnya liburan santai. Kamu bisa berjemur di pantai, dan kamu juga bisa snorkeling bahkan diving, untuk melihat kura-kura sampai bintang laut. Terdapat beberapa cottage minimalis di pulau ini untuk tempat menginap para pengunjungnya. Jangan salah, meski minimalis, dijamin cottage akan membuat para pengunjungnya betah berlama-lama di sana.

Memasuki Gua Liang Bua

Sumber: Instagram @eazytraveler

Gua ini terletak di Dusun Rampasasa, Desa Liangbua, Kecamatan Ruteng. Yang membuat gua ini jadi terkenal dan banyak dikunjungi oleh wisatawan adalah di gua ini ditemukan tengkorak manusia kerdil atau Homo Floresiensis pada tahun 2001 lalu. Konon, gua ini sudah terbentuk sejak 15 juta tahun yang lalu. Tentunya, gua ini membuat banyak wisatawan penasaran, dan akhirnya berkunjung ke sini untuk memuaskan rasa penasaran mereka.

Mandi Belerang di Danau Sano Nggoang

Sumber: Instagram @firman_photography

Danau Sano Nggoang yang berada di wilayah desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang memiliki keunikan kadar belerang yang tinggi. Karena itu, tempat ini cocok bagi kamu yang ingin mandi belerang. Tak cuma mandi belerang saja, di tempat ini kamu juga bisa berkeliling danau atau menunggang kuda.

Berendam di Bawah Air Terjun Cunca Rami

Sumber: Instagram @brigitt10

Masih di Kecamatan Sano Nggoang, ada Air Terjun Cunca Rami. Air terjun ini dikatakan memiliki ketinggian 30 meter, dan di bawahnya terdapat kolam kecil. Di kolam kecil itulah kamu bisa berendam sepuasnya. Selain itu, suasana rimbun dari pepohonan yang ada di sekitar air terjun ini membuat cuaca jadi sejuk.

Mandi air panas di Pemandian Mengeruda

Sumber: Instagram @newcomen_on_the_block

Di Desa Piga, Kecamatan Soa, kamu bisa menemukan Pemandian Air Panas Mengeruda. Konon, air panas yang ada di pemandian ini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, karena suhu dari air di sini memang cocok untuk terapi. Tersedia pula berbagai macam fasilitas di tempat ini, seperti tempat makan, toilet, sampai dengan lokasi perkemahan.

‘Bermimpi’ di Pantai Koka

Sumber: Instagram @bossthilo

Pantai Koka yang berlokasi di Desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka merupakan pantai yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. Bahkan pantai ini juga menjadi destinasi utama warga lokal. Pasalnya, di pantai ini kamu akan disuguhkan pemandangan indah bagaikan dalam mimpi, mulai dari pasir putih, hingga air lautnya yang biru. Wajar jika pantai ini dijuluki sebagai The Dream Beach.

Melihat Sawah Berbentuk Jaring Laba-laba

Sumber: Instagram @gkillarycastro

Jika biasanya sawah di Indonesia berundak seperti tangga, maka beda halnya dengan sawah yang ada di Flores, tepatnya di kabupaten Manggarai. Sawah di Manggarai justru lebih terlihat seperti jaring laba-laba. Sawah berbentuk jaring laba-laba itu disebut dengan Lingko. Rupanya, bentuk sawah yang unik itu terkait dengan pengelolaan lahan secara adat, yang pembagiannya diatur oleh ketua adat di sana.

Menghadiri Tradisi Tari Caci

Sumber: Instagram @riska.asaya/

Tari Caci adalah tarian tradisional, di mana tariannya sendiri terlihat seperti pertarungan. Tarian ini merupakan tarian tradisional orang Manggarai di Flores Barat, dan biasanya dilakukan saat festival atau perayaan. Tariannya sendiri dilakukan oleh dua orang pria, yang mengenakan pakaian perang menyerupai hewan, dan melakukan pertarungan menggunakan cambuk, sambil mempertahankan diri menggunakan perisai. Memang sepertinya menyakitkan, namun ternyata hal itu bukanlah masalah, karena mereka melakukannya dengan senang hati.

Merasakan Dinginnya Kota Ruteng

Sumber: Instagram @li_louche

Karena terletak di dataran tinggi, Ruteng memiliki udara yang sejuk, bahkan ketika matahari sedang terik sekalipun. Jika kamu ingin berkunjung ke kota Ruteng ini, pastikan kamu sudah mempersiapkan baju-baju hangat, mengingat pada malam hari suhu di kota ini bisa mencapai minus 8 derajat Celsius. Selain cuaca yang dingin, daya tarik dari Ruteng adalah banyaknya biara yang bisa kamu kunjungi. Tak heran, jika kota ini dijuluki sebagai Kota Seribu Biara. Uniknya, mayoritas warga Ruteng beragama Katolik, jadi kamu juga akan menemukan gereja di berbagai lokasi di wilayah Ruteng. Keunikan lainnya, Ruteng ternyata memiliki gelar yang sama dengan kota Bogor, yaitu Kota Hujan. Pasalnya, di kota ini hampir setiap hari diguyur hujan.

Melihat Pari Manta di Manta Point

Sumber: Instagram @untracked.media

Bila kamu ingin melihat pari Manta secara langsung, maka tempat yang pas buat kamu adalah Manta Point. Sesuai namanya, di Manta Point kamu bakal menyelam ditemani oleh pari Manta, yang merupakan spesies ikan pari terbesar. Selain pari Manta, ada juga kehidupan bawah laut lainnya yang sayang untuk dilewatkan jika kamu berlibur ke Flores.

Melihat Kelelawar di Pulau Koaba

Sumber: Instagram @wandarlust_

Pulau berukuran kecil yang dipenuhi hutan ini adalah habitat bagi kelelawar buah, sehingga bukan hal yang mengherankan jika kamu banyak melihat kelelawar ini bertengger di pohon pada siang hari, dan berkeliaran di udara bebas saat menjelang sore hari. Rupanya, tak hanya kelelawar saja, karena di pulau ini kamu juga bisa diving untuk melihat ubur-ubur.

Selfie di Pulau Kelor

Sumber: Instagram @dira_pratiwi

Pulau Kelor menawarkan keindahan alam yang luar biasa, sehingga cocok dijadikan latar foto selfie kamu. Pasirnya yang putih, air lautnya yang biru, serta pemandangan gunungnya yang menakjubkan, menjadi daya tarik utama pulau ini. Tak cuma keren dijadikan latar selfie saja, foto pemandangan dari pulau ini saja sudah terlihat keren. Pulau ini masih tergolong sepi, jadi kamu bisa foto-foto sepuas kamu. Apalagi jika menggunakan drone, dijamin foto kamu bakal lebih keren.

Mandi Air Panas di Malanage

Sumber: Instagram @pawiology

Selain Pemandian Air Panas Mengeruda, ada lagi wisata air panas yang bisa kamu kunjungi di Flores, yaitu Malanage. Memang, Malanage tak sepopuler Mengeruda, namun bukan berarti tak memiliki daya tarik. Yang menarik dari air ini adalah adanya pertemuan antara air sungai Waeora yang bersuhu dingin, dan sungai Waebana yang bersuhu panas. Kamu bisa berendam di titik pertemuan kedua sungai tersebut. Selain itu, suasana di sini masih sejuk karena terdapat beberapa pepohonan. Yang paling menarik, adalah tempat ini bisa dimasuki tanpa biaya retribusi alias gratis.

Gua Batu Cermin

Sumber: Instagram @hafidzfarhannn

Wisata gua lainnya yang bisa dikunjungi saat kamu berlibur ke Flores adalah Gua Batu Cermin. Di gua ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan menakjubkan, dari sinar matahari yang masuk ke celah-celah gua. Dinding-dinding gua ini terlihat memantulkan sinar mataharinya, sehingga terkesan seperti cermin. Karena itulah, tempat ini dinamakan dengan Gua Batu Cermin. Di sekitar gua ini juga tergolong masih asri, karena terdapat hutan-hutan yang rimbun.

Berenang di Air Terjun Cunca Wulang

Sumber: Instagram @hafidzfarhannn

Selain Cunca Rami, wisata air terjun lainnya yang bisa kamu kunjungi di Flores adalah Cunca Wulang. Pemandangan yang indah serta airnya yang sejuk membuat kamu bakal betah di sini. Satu hal yang jangan sampai terlewatkan adalah melompat dari ketinggian menuju ke air di bawahnya. Momen ketika kamu melompat dan menuju air di bawahnya itu akan menjadi momen yang tak akan terlupakan.

Snorkeling di Pulau Taka Makassar

Sumber: Instagram @marigold.travelservice

Penamaan dari pulau ini memang cukup aneh, meskipun memiliki nama Makassar, namun kenyataannya pulau ini berada di Flores. Terlepas dari namanya, kamu bakal disuguhkan spot snorkeling dan juga diving yang mengagumkan di pulau ini. Di sini kamu akan melihat berbagai macam terumbu karang yang indah, dihiasi dengan ikan yang indah pula. Jika kamu sedang tak ingin basah-basahan, maka kamu juga bisa menikmati pemandangan pantainya. Hamparan pasir putih dan juga lautan biru yang menakjubkan bakal membuat kamu tak akan melupakan pemandangannya seumur hidup.

Menikmati Panorama Dari Bukit Cinta

Sumber: Instagram @stefany_tanjung

Bila kamu sudah memiliki pasangan, tentunya jangan sampai terlewat mengunjungi Bukit Cinta. Bukit ini dinamakan demikian karena menjadi spot untuk para pasangan muda mudi yang ingin memadu kasih. Selain bisa dekat dengan orang yang kamu sayangi, kamu juga bisa menikmati pemandangan Flores dari ketinggian di bukit ini. Bukit Cinta juga cocok menjadi tempat untuk foto-foto, dan menjadikan akun Instagram kamu makin kece.

Melihat Keunikan Bebatuan Hijau di Pantai Penggajawa

Sumber: Instagram @ritasstpar

Jika biasanya pantai dihiasi oleh pasir putih yang indah, maka di pantai Panggajawa ini justru tak tersedia pasir, yang ada adalah bebatuan. Belum cukup sampai di situ, keunikan pantai ini adalah bebatuannya yang bermacam-macam bentuknya, mulai dari lonjong, kotak, sampai bulat. Semua batu itu berwarna kehijauan, meski ada juga yang berwarna kuning, coklat, putih, dan abu-abu. Sampai sekarang, dari mana asal batu-batu tersebut masih belum diketahui, yang diketahui hanyalah batuan itu terseret ombak sampai akhirnya tiba di pantai.

Mengagumi Panorama Danau Wawo Muda

Sumber: Instagram @nariezh_netta

Danau Wawo Muda adalah danau yang terbentuk akibat letusan Gunung Wawo Muda. Letusan ini terjadi pada tahun 2003 lalu. Bisa dibilang, danau ini terbentuk secara alami, bukan buatan manusia. Selain danaunya, daya tarik dari tempat ini adalah panorama di sekitar danau yang tak kalah indah. Sayang jika kamu tak mengabadikan momen kamu berada di danau ini dengan berfoto-foto ria. Kamu juga bisa bersantai di pondok wisata yang disediakan di danau ini.

Berkunjung ke Kampung Tradisional Belaraghi

Sumber: Instagram @say_yes_2_new_adventures

Selain Desa Wae Rebo, kampung tradisional lainnya yang ada di Flores dan wajib kamu kunjungi adalah Kampung Belaraghi. Sama seperti Desa Wae Rebo, Kampung Belaraghi ini juga masih mempertahankan kehidupannya yang tradisional, tanpa terkena arus perkembangan zaman. Di sini kamu bisa melihat rumah tradisional yang beratapkan daun rumbia. Kamu juga akan diperlakukan dengan baik di sini selama kamu juga menjaga sikap, karena warga kampung ini dikenal ramah terhadap pengunjung. Tak jarang kamu akan disuguhi pisang, ubi, atau talas, lengkap dengan minumannya berupa kopi.

Berenang di Pantai Tanjung Kajuwulu

Sumber: Instagram @jelajah.flores

Layaknya pantai lainnya di Flores, Pantai Tanjung Kajuwulu juga memiliki panorama yang tak kalah indah, dengan hamparan pasir putih, laut berwarna biru dan jernih, serta bukit hijau sepanjang mata memandang. Di sini, kamu bisa berenang, berjemur, sampai dengan snorkeling atau diving. Jangan lupa juga untuk menikmati indahnya suasana senja di pantai ini, karena kamu bisa melihat panorama sunset, yang bakal membuat senja kamu makin romantis jika kamu ke sini bersama dengan pasangan.

Kulineran di Pantai Ria

Sumber: Instagram @_dhania90

Kamu bisa menikmati kuliner di Pantai Ria, sambil menikmati pemandangan pantai yang indah, terutama pada sore hari, saat matahari sedang terbenam. Kuliner yang tersedia di pantai ini antara lain adalah gorengan, sate ayam, dan soto. Sementara untuk minumannya kamu bisa memesan es buah, es kelapa, susu, atau kopi. Keunikan dari pantai ini adalah pasirnya yang berwarna hitam, bukan putih seperti kebanyakan pantai di Flores.

Berpetualang di Gunung Ebulobo

Sumber: Instagram @bary_eb23eb
Sumber: Instagram @andhi_madridista

Di Gunung Ebulobo, kamu dapat merasakan bagaimana serunya berpetualang. Meski jika dilihat dari jauh gunung ini terlihat simetris, namun ternyata untuk mendakinya bukan perkara yang mudah. Pendakian akan semakin menantang karena di selama jalur pendakian kamu tak akan menemukan warung untuk minum atau makan. Jadi, sebaiknya kamu persiapkan semuanya sebelum mendaki, seperti persediaan minuman dan makanan, serta stamina yang prima, agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Menanti Matahari Pagi di Pantai Watotena

Sumber: Instagram @pinantyaputri

Pantai Watotena cocok dikunjungi saat pagi hari, karena pemandangan matahari terbit di pantai ini sungguh indah. Selain itu, pesona lain dari pantai ini adalah adanya batu-batu magma yang memiliki bentuk beraneka ragam. Batu magma tersebut diduga berasal dari letusan Gunung Ile Ape. Bagi yang belum pernah ke pantai ini, mungkin akan langsung jatuh cinta setelah melihat indahnya hamparan pasir putih, serta air laut bergradasi hijau dan biru.

Bersosialisasi di Pulau Kukusan

Sumber: Instagram @radiusmutiharh

Jika dilihat dari jauh, pulau ini terlihat seperti gunung berwarna hijau. Di pulau ini, kamu bisa bersosialisasi dengan warga lokal, sembari menikmati pemandangan alamnya yang indah. Yang perlu kamu lakukan ketika sampai di pulau ini adalah mengunjungi kepala dusun, dan warga pulau ini pun akan dengan senang hati memfasilitasi kunjungan kamu ke pulau ini. Kamu bisa berbagi cerita dengan warga lokal di sana, yang tentunya jadi pengalaman unik.

Merasakan Kesejukan Air Terjun Ogi

Sumber: Instagram @wilheddie

Wisata air terjun yang bisa kamu kunjungi adalah Air Terjun Ogi. Suasana di air terjun ini cukup sejuk, karena memang di sekeliling air terjun terdapat pepohonan rimbun, persawahan, ditambah lagi udaranya yang bebas dari polusi. Karena itulah, tempat ini cocok bagi kamu yang ingin melepas penat setelah bekerja keras dan juga sudah sering terkena udara perkotaan yang cukup kotor. Kamu juga bisa berfoto dengan latar air terjun, yang tentunya bakal bikin kamu tambah kece.

Menyaksikan Sunrise dan Sunset di Bukit Wolobobo

Sumber: Instagram @nolldyleonardo

Bagi para pemburu pemandangan sunrise dan sunset, Bukit Wolobobo adalah lokasi yang tepat. Pasalnya, di bukit ini kamu bisa melihat pemandangan sunrise dan juga sunset yang sama-sama indah. Dari puncak bukit, kamu bakal melihat hamparan berwarna hijau sejauh mata memandang. Selain itu, langit yang memerah juga menjadikan pemandangannya terlihat romantis. Di kejauhan, kamu juga bakal melihat siluet Gunung Inerie, yang di kaki gunungnya diselimuti kabut.

Sensasi Pantai Pribadi di Pantai Ena Bhara

Sumber: Instagram @thanchartan

Pantai ini dipenuhi oleh pasir putih yang indah, sesuai namanya. Ena dalam bahasa Suku Lio berarti pasir, sementara Bhara berarti putih. Yang unik dari pantai ini adalah pasirnya juga bercampur dengan pecahan karang. Kegiatan yang bisa kamu lakukan di pantai ini antara lain adalah berenang, karena ombak di pantai ini cukup tenang. Kamu juga bisa menjelajahi pantai dengan menggunakan sampan, yang tentu saja harus disewa. Karena pantai ini masih tergolong sepi, kamu serasa berada di pantai milik pribadi.

Wisata Kuliner di Kampung Ujung

Sumber: Instagram @vandialex
Sumber: Instagram @jessi.samantha

Setelah seharian berwisata di Flores, maka kamu bisa beristirahat di Kampung Ujung. Pasalnya, di sini banyak kuliner yang bisa kamu coba. Karena lokasinya yang berada di dekat pantai, maka kuliner yang akan kamu temui di sini kebanyakan adalah seafood, seperti cumi, udang, kepiting, kerang, dan tentu saja ikan laut. Semua bisa disesuaikan dengan selera kamu, mau dibakar atau digoreng. Sambil makan, kamu juga akan disuguhi pemandangan indah di pantai sekitar Kampung Ujung.

Mengabadikan eksotisme Pantai Nanganesa

Sumber: Instagram @astrid_liberty

Pantai lain yang wajib dikunjungi saat di Flores adalah Pantai Nanganesa, yang terletak di kecamatan Ndona. Yang unik dari pantai ini adalah sebagai tempat bertemunya air tawar dan air laut. Air tawar yang berada di pantai ini berasal dari kali Wolowona. Tak cuma itu, kamu juga bisa menikmati pemandangan pantainya yang menakjubkan. Wajar saja jika tempat ini sering dijadikan lokasi video klip musisi Indonesia.

Berenang di Gua Rangko

Sumber: Instagram @raissaflach

Gua Rangko terletak di Desa Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat. Di sini, kamu serasa berenang di kolam renang pribadi, mengingat tempat ini masih sepi. Lebih unik lagi, air yang berada di gua ini adalah air asin. Air asin atau air laut ini bisa masuk ke gua melalui celah gua, yang terhubung dengan lautan lepas. Tak cuma airnya yang terlihat kebiruan, keindahan gua juga terletak di jajaran stalaktitnya.

Patung Bunda Maria di Bukit Wolowio

Sumber: Instagram @yosef_p

Di Bukit Wolowio, kamu bisa berwisata religi. Pasalnya, di puncak bukit ini, terdapat patung Bunda Maria berukuran raksasa, yang terbuat dari beton dan memiliki tinggi 17 meter. Selain wisata religi, kamu bisa menikmati suasana bukit yang sejuk, bahkan dingin, ditambah dengan pemandangan hamparan kebun kopi arabika dan lembah di sekitar bukit ini.

Mengunjungi ‘Putri Tidur’ di Pulau Mules

Sumber: Instagram @olipkoe

Mules di sini artinya bukan sakit perut, melainkan berasal dari bahasa warga lokal yang berarti cantik. Memang, jika dilihat dari jauh pulau ini menyerupai seorang perempuan yang sedang tidur. Di sini kamu bisa melihat hamparan padang rumput yang hijau, serta perbukitan dan hutan tropis yang menjadi tempat tinggal kawanan kera.

Napak Tilas di Rumah Pengasingan Bung Karno

Sumber: Instagram @crownstaryossie

Kamu juga bisa wisata sejarah dengan mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno, yang terletak di Ende. Di sini, kamu bisa melihat sendiri bagaimana kondisi rumah yang ditinggali Presiden RI pertama, Sukarno, beserta istrinya yang bernama Inggit, anak angkatnya yang bernama Ratna Djuami, dan ibu mertuanya yang bernama Ibu Amsi. Kondisi rumah ini dikatakan tak pernah dirubah sejak dulu.

Berkunjung ke Desa Doka

Sumber: Instagram @jin.katsuo

Di Desa Doka ini kamu akan menyaksikan tarian penyambutan saat tamu datang, dan pertunjukan pembuatan kain ikat. Selain itu, kamu juga akan disuguhi makanan dan minuman tradisional khas desa ini. Kamu akan diperlakukan dengan baik di sini, mengingat warga Desa Doka sudah terkenal akan keramahannya, terutama pada tamu yang datang ke desa mereka.

Danau Asmara

Sumber: Instagram @pesonaid_travel

Mungkin kamu pernah mendengar kisah Romeo dan Juliet. Ternyata, kisah serupa juga pernah terjadi di Flores, dan Danau Asmara menjadi saksi bisu kisah mereka. Danau Asmara, atau nama aslinya Danau Weibelen, berada di Tanjung Bunga, Flores Timur. Danau ini terbilang sakral, karena menurut kepercayaan warga lokal danau ini dihuni oleh nenek moyang buaya. Oleh karena itu setiap kamu datang ke danau ini, sebelumnya diadakan ritual lebih dulu agar tak diganggu buaya yang hidup di sini.

Pulau Konga

Sumber: Instagram @bataonamonica

Pemandangan tak kalah indah bisa kamu lihat di Pulau Konga. Di pulau ini, kamu bisa melihat berbagai keindahan alam, mulai dari savana, sampai perairan birunya. Pulau ini juga merupakan tempat yang tepat untuk menikmati matahari terbenam. Jangan lupa bawa kamera untuk foto-foto di pulau ini, karena kamu akan jarang mendapatkan pemandangan yang serupa di tempat lain.

Menyepi di Pantai Asam Satu

Sumber: Instagram @indriyanisalouw99

Seperti halnya pantai lain di Flores, di Pantai Asam Satu ini kamu juga bisa bersantai sejenak menikmati pemandangan pasir putih dan lautan biru, serta melupakan segala masalah yang ada. Selain tempatnya yang masih sepi, pantai ini juga cocok dijadikan tempat berenang, karena lautnya yang landai dan ombaknya yang ramah. Lebih baik lagi, untuk bisa masuk ke sini kamu tak akan dikenakan biaya masuk alias gratis.

Menikmati pesona Pulau Adonara

Sumber: Instagram @widimutiaranii

Pilihan lain yang bisa kamu lakukan selama berada di Flores adalah menikmati pesona Pulau Adonara, yang terbilang masih sepi wisatawan. Pemandangan alamnya bakal bikin kamu terbius, dan bikin kamu tak ingin pulang. Salah satu pantai yang wajib dikunjungi di pulau ini adalah Pantai Ina Burak. Di pantai ini kamu bisa berfoto ria dengan latar belakang pemandangan pantai yang menyejukkan mata.

Jadi, kapan kamu mau ke Flores?

Comments

Loading...