OUR NETWORK

Air Terjun Benang Kelambu, Lokasi Pemandian Para Bidadari

Apa yang kamu pikirkan tentang Lombok? Salah satunya mungkin Gunung Rinjani, karena memang itulah salah satu keindahan alam paling nyata di Lombok. Selain Gunung Rinjani, Lombok juga masih memiliki banyak keindahan alam yang sangat menawan, mulai dari pantai, goa, hingga air terjun. Nah, salah satu air terjun populer di Lombok adalah Air Terjun Benang Kelambu, yang disebut sebagai tempat mandinya para bidadari.
Bagaimana, apakah kamu pernah ke sana? Apabila memang belum, kamu layak untuk coba mengunjungi tempat yang satu ini, dijamin tidak akan menyesal.

Lokasi Air Terjun Benang Kelambu

Sumber: Instagram @ryan.pikiq

Air Terjun Benang Kelambu lokasinya berada di kaki Gunung Rinjani, lebih tepatnya di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kira-kira sekitar 32 km atau dengan waktu tempuh 1 jam perjalanan dari Kota Mataram. Para pengunjung bisa mendatangi objek wisata yang satu ini dengan kendaraan bermotor hingga pintu gerbang, sebelum akhirnya harus melanjutkannya dengan cara berjalan kaki sejauh 1 km.

Sumber: nativeindonesia.com

Para wisatawan juga bisa memanfaatkan jasa ojek dari warga sekitar, dengan tarif 35 ribu rupiah untuk perjalanan pulang pergi. Walau pun hanya menempuh jarak 1 km, harga tersebut dianggap wajar karena sulitnya medan yang harus ditempuh, di mana sebagian besar jalan belum teraspal dan masih berupa makadam. Uniknya, sebagian besar para pengendara ojek adalah perempuan.

Tiket Masuk Air Terjun Benang Kelambu

Apabila ingin lebih mengetahui seluk beluk dari Air Terjun Benang Kelambu, para pengunjung bisa menyewa jasa pemandu wisata dengan harga 50 ribu rupiah untuk satu rombongan maksimal 7 orang. Sementara untuk tiket masuk ke Air Terjun Benang Kelambu sangat bersahabat di kantong, yakni sebesar 10 ribu rupiah. Jam buka dari wisata yang satu ini adalah pukul 07:00 hingga 17:30 WITA.

Menemukan Air Terjun Benang Sekotel

Sumber: mendakigunungrinjani.blogspot.com

Dalam perjalanan menuju ke Air Terjun Benang Kelambu, para pengunjung akan terlebih dahulu bertemu dengan Air Terjun Benang Sekotel. Dalam bahasa lokal, Benang Sekotel berarti seikat benang, karena memang aliran dari air terjun ini mirip seperti seikat benang. Air Terjun Benang Sekotel terdiri dari dua air terjun kembar, dengan ketinggian sekitar 20 meter. Airnya terlihat sangat jernih dan menyegarkan, serta di bawah air terjun terdapat kolam alami yang cukup dalam.

Saatnya Menikmati Air Terjun Benang Kelambu

Sumber: Instagram @bq.yelinkusmayani

Setelah dari Air Terjun Benang Sekotel, kini saatnya kamu melanjutkan perjalanan menuju ke Air Terjun Benang Kelambu. Perjalananmu menuju ke lokasi air terjun tidak akan terasa melelahkan, karena di sepanjang perjalanan kamu akan ditemani oleh rimbunnya pepohonan di lereng Gunung Rinjani dan sesekali akan terdengar suara burung yang saling bersahut-sahutan. Sekitar 100 meter sebelum sampai lokasi, kamu harus menempuh perjalanan yang cukup menanjak.

Sesampainya di lokasi, kamu akan langsung dibuat terpana oleh keindahan Air Terjun Benang Kelambu. Air terjun ini seolah-olah keluar dari rimbunnya tumbuhan yang menyelimuti tebing. Air terjun ini sebenarnya terdiri dari beberapa mata air, yang kemudian mengalir melewati rimbunnya tumbuhan, sehingga menyerupai sebuah tirai atau dalam bahasa lokal disebut dengan kelambu. Air Terjun Benang Kelambu terdiri dari tiga tingkatan, yang mana tingkat teratas memiliki ketinggian sekitar 30 meter, sementara yang kedua sekitar 10 meter, dan 5 meter untuk tingkat yang ketiga.

Berbeda dengan Air Terjun Benang Sekotel, Air Terjun Benang Kelambu tidak memiliki kolam alami di bawahnya. Sehingga para pengunjung tidak bisa berenang, melainkan hanya bisa basah-basahan bermain air sambil menikmati kesegaran alam. Apabila tidak ingin basah-basahan, kamu bisa sedikit menjauh dari air terjun dan beristirahat di bebatuan sambil menikmati keindahan dari Air Terjun Benang Kelambu.

Tempat Mandi Dewi Anjani

Sumber: Instagram @bppdntb

Menurut kepercayaan warga lokal, seorang bidadari reinkarnasi dari Dewi Anjani, yang tidak lain adalah ibu dari Hanoman, sering mandi di Air Terjun Benang Kelambu. Air terjun yang keluar dari celah-celah bebatuan tersebut layaknya seperti kelambu untuk sang Dewi Anjani.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk berlibur di Air Terjun Benang Kelambu?

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…