OUR NETWORK

Asah Pengetahuan sambil Menikmati Indahnya Panorama Hutan di Suaka Margasatwa Barumun, Sumatera Utara

Suaka Margasatwa yang Menjadi Rumah Perlindungan bagi Harimau Sumatera

Suaka margasatwa selalu menarik untuk dikunjungi, baik sebagai objek wisata edukasi maupun wisata alam, karena wisatawan tidak hanya disuguhi oleh panorama hutan yang teduh dan asri, tapi juga memperoleh tambahan pengetahuan seputar flora dan fauna serta mengasah kecintaan dan keperdulian terhadap alam.

Sumber: Instagram @iampoel

Terlebih di lokasi suaka margasatwa pada umumnya terdapat fasilitas rehabilitasi bagi binatang-binatang langka yang dilindungi, sehingga wisatawan tidak perlu harus masuk ke tengah hutan untuk dapat melihat secara langsung binatang-binatang langka dan masih liar.

Begitu juga dengan Suaka Margasatwa Barumun yang ada di Sumatera Utara. Di sini wisatawan dapat menjumpai fasilitas rehabilitasi bagi Harimau Sumatera yang saat ini konon hanya tinggal 467 ekor serta fasilitas penyelamatan dan pengembangbiakan gajah yang dinamakan Tiger Sanctuary dan KPHK (Kesatuan Pengelolaan Hutan Konsservasi).

Sumber: Instagram @ervita_ap

Tidak hanya itu, di lokasi suaka margasatwa ini, pengunjung juga dapat menjumpai sebuah danau bernama Danau Tasik seluas 23 hektar dengan pemandangan yang menawan.

Mengenal Sekilas Suaka Margasatwa Barumun

Membentang di area seluas 36.261 hektar, Suaka Margasatwa Barumun telah ditetapkan sebagai Hutan Lindung sejak 1 Juli 1921 sebelum akhirnya menjadi Suaka Margasatwa Barumun berdasarkan SK Menteri Kehutanan No.70/Kpts-II/1989 pada 6 Pebruari 1989. Suaka Margasatwa ini menjadi habitat penting bagi perkembangbiakan sejumlah satwa liar utamanya Harimau Sumatera, Gajah serta Tapir/Cipan.

Secara administratif Suaka Margasatwa Barumun menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Padang Lawas utara, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal. Berdasarkan wilayah pengelolaan hutan, suaka margasatwa ini menjadi bagian dari wilayah kerja Seksi Konservasi Wilayah IV, Bidang KSDA Wilayah II, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, Sumatera Utara.

Sumber: Instagram @rajaregar

Suaka Margasatwa Barumun menjadi tempat hidup bagi sejumlah tumbuhan langka, diantaranya adalah Damar, Meranti Padi, Meranti Bunga, Tusam, Anturmangun, Sampinur Bunga dan sejumlah vegetasi yang lain, seperti paku-pakuan, mangrove, rumput, lumut dan tumbuhan semak serta berkayu lainnya.

Suaka margasatwa ini juga menjadi rumah bagi beberapa spesies hewan seperti Harimau Sumatera, Tapir, Gajah, Siamang, Rusa, Monyet Ekor Panjang, Burung Rangkong dan masih banyak lagi yang lain. Tercatat ada sebanyak 15 jenis mamalia, 30 jenis aves, dan 10 jenis reptilia.

Berkunjung ke Suaka Margasatwa Barumun

Mengunjungi suaka margasatwa ini, bukan berarti menembus hutan rimba yang masih belum terjamah manusia, karena hal tersebut sudah barang tentu berbahaya karena masih banyak binatang liar di dalam hutan.

Sumber: Instagram @annaexcellent98

Kalaupun ingin menjelajah masuk ke dalam hutan untuk dapat melihat secara langsung binatang-binatang liar di habitat aslinya, wisatawan harus terlebih dahulu meminta ijin ke BKSDA dan saat melakukan trekking ke dalam hutan juga harus didampingi oleh petugas dari BKSDA.

Pada umumnya, wisatawan yang berkunjung ke Suaka Margasatwa Barumun menikmati indahnya bentang alam yang ada di pinggir hutan serta sejuk dan segarnya mata air yang mengaliri sungai yang ada di kawasan ini. Sebagian wisatawan memang ada yang melakukan jungle track, tapi itupun dilakukan tidak sampai ke tengah hutan mengingat risiko yang besar.

Sumber: Instagram @genpi.tabagsel

Bagi mereka yang ingin mengunjungi Danau Tasik yang ada di kawasan ini, dapat menyewa jeep trail atau mountain bike trail untuk menuju ke lokasi danau. Perjalanan menuju lokasi memang cukup menantang karena  jalan yang terjal, namun relatif aman dan tidak membahayakan keselamatan.

Danau Tasik menarik untuk dikunjungi karena menyuguhkan pemandangan alam yang memukau lewat airnya yang jernih berwarna kehijau-hijauan dengan sekelilingnya ditumbuhi pohon-pohon besar serta bebukitan yang diselimuti rerumputan hijau.

Sumber: Instagram @linaselamat

Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Suaka Margasatwa Barumun adalah melihat tempat rehabilitasi dan meliarkan kembali Harimau Sumatera yang disebut Sanctuary Tiger.

Sumber: merdeka.com

Di lokasi sanctuary yang terintegrasi dengan KPHK (Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi) ini terdapat beberapa kandang adaptasi berukuran 40 x 25 meter2 yang berfungsi sebagai tempat rehabilitasi.

Terdapat pula sebuah lorong yang menjadi koridor penghubung antara kandang adaptasi dengan aera yang menyerupai habitat asli atau yang dikenal dengan nama daerah habituasi. Di daerah habituasi inilah harimau dapat melatih insting berburunya, sehingga saat kembali ke habitat aslinya harimau tersebut sudah dapat menyesuaikan diri.

Comments

Loading...