Berburu Spesies di Bukit Tiga Puluh

Haloha Backpackers! Mumpung masih bulan Juli, yuk trip ke Bukit Tiga Puluh!

Bukit Tiga Puluh terkenal dengan sebutan Taman Nasionalnya, karena memang keberadaannya lebih merujuk sebagai tempat wisata yang kaya akan flora dan faunanya. Terletak di antara Provinsi Riau dan Jambi, yang secara administrative terletak dikabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir Provinsi Riau, Kabupaten BungoTebo, Provinsi Jambi.

Disebut sebagai Taman Nasional yang kaya akan flora dan faunanya, karena Bukit Tiga Puluh menyimpan sejumlah flora sekitar dan faunanya sekitar. Dimana koleksinya merupakan spesies yang jarang ditemui/ spesies langka sepanjang abad. Taman dengan luas 143.143 hektare ini juga menjadi tempat tinggal Orang Rimba dan Talang Mamak loh, jadi perlu dipelajari ya aturan primitive mereka sebelum berkunjung.

Sumber Gambar: metrojambi.com

Nah, ini dia salah satu jenis spesies yang wajib kamu ambil fotonya di Bukit Tiga Puluh, Lutung Berbulu Keemasan. Silutung ini jarang ditemui dikebun binatang lainnya loh. Dia ini adalah kelompok monyet di dunia lama yang tempat tinggalnya di hutan hujan. Lutung termaksud hewan herbivora, dimana makanan kesukaannya adalah dedaunan, buah-buahhan, dan kuncup bunga. Meski lutung hewan bertubuh kecil, namun jenis makannanya ini mampu dicerna dengan baik karena spesies langka ini mempunyai 4 kantung lambung diperutnya. Wih!

Sumber Gambar: Line Today

Bulu keemasan silutung ini bukan hanya menjadi kebanggaan warga Bukit Tiga Puluh saja loh! Tapi juga sangat di protect oleh kaum betinanya secara berkelompok, wah kalau anak lutung saja begitu istimewa seperti emas, berarti kita juga patut mensyukuri sibuah hat iya Bun . Oia, sangat disayangkan nih, bulu keemasan si Lutung hanya bertahan sampai dia berusia 4 tahun saja, menginjak usia 4 tahun warnanya akan memudar berganti hitam putih kegelapan. Yuk sebelum silutungnya tumbuh besar, datang berkunjung yah Kaka-Kakaa hihi.

Sumber Gambar: fzs.org

Nah kalau Dari sisi flora-nya, Bukit Tiga Puluh menyimpan bibit pohon petai yang super melimpah! Dengan tanahnya yang seluas 508,000 hektar, Bukit ini menyimpan sekitar puluhan pohon petainya. Nah bagi kalian pencinta sikacang berbau sedap ini, silahkan mengunjungi Bukit Tiga Puluh di awal tahun. Musim panen pohon petai di Bukit Tiga Puluh berkisar antara akhir tahun dan awal tahun. Dan biasanya, kalau sedang panen raya para penduduk sekitar menjualnyadengan harga yang terbilang murah loh, sekitar Rp 10,000 untuk 20 keris buah petai, yumm sedap!

Setelah melihat pohon petai, ada baiknya juga untuk mencari tahu letak tanaman yang paling dicari para wisatawan saat berkunjung ke Bukit Tiga Puluh. Lokasinya hanya 45 menit diluar Taman Nasional, tepatnya di sebuah hutan pedesaan Rantau Langsat. Disana kamu harus temui jalanan padang terbuka yang suasananya agak lembab, lalu masuklah kebeberapa semak resam. Tepat disudut-sudut semak, kalian akan menemukan Nepenthes Mirabillis, yang disebut salah satu spesies kantong semar. Jangan lupa dipotret! Hihi

Sumber Gambar: travel.detik.com

Setelah asik berburu spesies, belum afdol namanya kalo gak sekalian ke Air Terjun! Air terjun di Bukit Tiga Puluh mempunyai ketinggian sekitar 30 meter dan memiliki curahan air yang cukup terjal. Karna jarang dijamah oleh wisatawan, kerjernihan nya di wisata air terjun ini bisa diberikan nilai persentase 80%. Terbukti dengan masih banyaknya ikan-ikan kecil yang masih bisa hidup diperairan air terjunnya.

Sumber Gambar: tribunpekanbaruwiki.tribunnews.com

Diarea sekitar air terjun juga menyediakan arena Camping Ground bagi para wisatawannya, tepatnya di tepi Sungai Gangsal. FY, untuk tenda dan perlengkapannya bisa kalian sediakan masing-masing ya. Nah, kalau kalian sudah beli petainya, isa tuh jadi konsumsi malam sambil menikmati alam Pete Bakar plus the hangat sudah sangat nikmat loh!

Sumber Gambar: bisniswisata.co.id

Oia, ada yang ditunggu-tunggu loh saat bercamping di Bukit Tiga Puluh. Kalau kalian beruntung, bkal ada buah durian yang jatuh langsung dari pohonnya, hahaha. Tenang, jatuhnya ga tepat diatas tenda kok. Nah buah durian ini bisa langsung kalian santap bersama, kebanyakan rasanya sudah manis karena memang sudah lepas dari pohon dan memang dipeuntukan sebagai bonus peserta, asik kan!

Untuk berkunjung ke Bukit Tiga Puluh:

1. Menggunakan akses pesawat ke Pekanbaru
2. Menggunakan akses mobil dari Pekanbaru –Rengat (Rp 550,000)
3. Menggunakan akses mobil dari Rengat – Siberida (Rp 250,000)
4. Menggunakan akses mobil dari Siberida- Rantau Langsat (Rp 300,000)

Saatnya berlibur!

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.