OUR NETWORK

Danau Bunga Tujuh, Maskot Wisata Indah yang Tak Terpelihara di Dumai Riau

Berbeda dengan sektor industri yang terus mengalami peningkatan secara pesat, sektor pariwisata di Kota Dumai mengalami pasang surut disebabkan ketidak konsitenan dalam pengelolaan objek-objek wisata yang ada.

Hal inilah yang menjadikan sektor pariwisata masih belum dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Padahal, pesona yang dihadirkan objek-objek wisata di Kota Dumai tidak kalah dari objek-objek wisata di tempat lain, salah satu diantaranya adalah tempat wisata yang dulu pernah menjadi maskot pariwisata Kota Dumai, yakni Danau Bunga Tujuh.

Sumber: travelpekanbaru.com

Sempat mendapat perhatian yang serius dari pemerintah daerah dan sempat pula dikelola secara profesional oleh investor, kondisi Danau Bunga Tujuh kini semakin memprihatinkan. Tidak terpeliharanya fasilitas yang ada semakin mengurangi jumlah kunjungan. Padahal danau ini memiliki nilai jual tersendiri jika diberdayakan dengan maksimal.

Sekilas Tentang Danau Bunga Tujuh

Berlokasi di Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Provinsi Riau, danau ini hanya berjarak sekitar 8 km dari pusat Kota Dumai. Bagi wisatawan yang keluar dari Bandara Pinang Kampai, Dumai menuju pusat Kota Dumai atau sebaliknya dipastikan akan menjumpai Danau Bunga Tujuh karena lokasinya di tepi jalan protokol.

Sumber: lifestyle.sindonews.com

Dengan kata lain, objek wisata ini sangat mudah dijangkau, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, jika masih bingung untuk menuju ke lokasi, saat berbelok memasuki kawasan wisata di JL. Soekarno Hatta, akan menjumpai tembok pembatas.

Ikuti terus tembok pembatas tersebut sampai menjumpai bangunan gapura dengan bentuk atap menyerupai Rumah Adat Riau yang disebut Lontik, yakni memiliki ujung yang bercabang dua dengan bentuk meruncing. Dengan melewati jalan yang menembus gapura, maka Anda akan masuk ke kawasan wisata Danau Tujuh Bunga.

Danau yang memiliki luas sekitar 47 hektar ini sekitar tahun 2010 pernah mendapat perhatian yang serius dari pemerintah daerah yang menggandeng investor untuk membangun dan mengelola kawasan danau guna dijadikan sebagai kawasan wisata yang menarik.

Sumber: riaumagz.com

Saat itu, dibangun pintu gerbang dan tembok yang mengelilingi area wisata, kedalaman danau ditingkatkan, tanggul-tanggul di bagian kolam danau dibersihkan, area yang ada di sekelilingnya ditata sedemikian rupa agar memberi kesan nyaman kepada pengunjung yang datang, berbagai fasilitas didirikan dan dilengkapi pula dengan sejumlah wahana permainan air.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, Danau Tujuh Bunga kurang begitu diperhatikan dan sejak tahun 2014, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga menyerahkan  pengelolaannya kepada warga Kampung Tuo, Kelurahan Bukit Batrem.

Karena tidak adanya penambahan fasilitas sementara fasilitas yang ada juga tidak diperlihara dengan baik, akibatnya bangunan restoran terapung saat ini kondisinya sudah hampir roboh, begitu juga dengan sejumlah fasilitas seperti gazebo dan wahana permainan air, semakin lapuk dimakan waktu.

Sumber: dikompas.blogspot.com

Kondisi itulah yang membuat danau ini pada hari-hari biasa praktis sepi dari pengunjung dan dalam setahun hanya tiga momen yang menjadikan kawasan danau dikunjungi banyak wisatawan yaitu saat Hari Raya Idul Fitri, Hari raya idul Adha dan Tahun Baru. Padahal, Danau Bunga Tujuh memiliki pesona yang sangat menawan.

Menikmati Keindahan Danau Bunga Tujuh

Saat pertama kali memasuki kawasan wisata, pengunjung akan disambut hijaunya hamparan rumput yang berada di kanan – kiri jalan beraspal. Jalan yang membelah hamparan rumput ini dibangun berkeliling, sehingga pengunjung dapat mengelilingi danau dengan menggunakan kendaraan sambil menikmati kawasan wisata.

Sumber: Youtube @ safiih safiih

Di atas hamparan rumput tersebut banyak tumbuh pohon-pohon besar yang membuat suasana sekeliling terlihat nyaman saat dipandang dengan udara yang sejuk dan segar. Selain pepohonan, di beberapa sudut danau juga dibangun gazebo-gazebo yang menghadap langsung ke arah danau.

Gazebo-gazebo tersebut memiliki desain rumah panggung dan dapat dijadikan sebagai tempat beristirahat oleh para pengunjung bersama keluarga sambil menikmati indahnya pemandangan yang terbentang.

Sumber: Youtube @ safiih safiih

Bagi wisatawan yang tertarik untuk mengelilingi kawasan perairan, tersedia perahu wisata yang bentuknya sama persis dengan perahu kayu yang digunakan para nelayan. Selain itu wisatawan juga dapat menyewa sepeda air dengan bentuk yang unik dan dapat dinaiki 2 penumpang dewasa ditambah satu anak.

Selain gazebo dan wahana permainan air, fasilitas yang lain praktis tidak ada. Bahkan pengunjung yang datang ke lokasi pada hari-hari biasa, disarankan untuk membawa bekal, karena hanya saat musim liburan saja di lokasi wisata dapat dijumpai para penjual makanan dan minuman.

Meski minim akan fasilitas namun keindahan yang disuguhkan Danau Bunga Tujuh begitu menawan, sehingga tidak ada salahnya untuk berkunjung ke objek wisata yang satu ini apabila memiliki kesempatan untuk menginjakkan kaki ke Kota Dumai.

Comments

Loading...