OUR NETWORK

Hutan Mangrove Langge, Pengalaman Trekking yang Menyenangkan

Sumber Gambar: rgol.id

Tidak salah memang bila potensi wisata di Indonesia setidaknya, mampu merubah sedikit hidup masyarakat. Seperti halnya yang terjadi di kawasan Gorontalo. Dimana, dahulu wilayah pesisir menjadi kawasan yang cukup memprihatinkan. Hanya sejak sejak Kawasan Hutan Mangrove Langge dijadikan sebagai objek wisata andalan. Kata memprihatinkan itu berubah menjadi bahagia dengan sendirinya.

Sebelum diperhatikan benar oleh warga, sebenarnya hutan Mangrove ini sudah ada. Hanya saja, selalu diambil oleh tangan-tangan jahil yang menjadikannya sebagai bahan Kayu bakar. Tetapi, pada tahun 2017, saat zona wisata mulai ramai diperbincangkan. Mereka pun mulai menata tempat ini perlahan.

Mengenal Hutan Mangrove Langge

Sumber Gambar: Kumparan

Luas kawasan objek wisata ini kurang lebih 10 hektar ini awalnya memang digunakan warga sebagai tempat mencari rezeki. Biasanya, mereka mengambil kayu dan dijual. Setelah dilarang, mereka pun berpikir darimana mendapatkan penghasilan. Akhirnya, mulai dibangunlah tempat ini sebagai kawasan wisata. Mulai dibangun jalur trekking yang bisa digunakan wisatawan untuk berkeliling. Setelah sudah selesai, akhirnya warga sekitar menyebut tempat ini sebagai mangrove In Love. karena, pemandangannya yang bisa membuat semua orang jatuh cinta.

Cara Menuju ke Hutan Mangrove Langge

Objek wisata ini terletak di Desa Langge, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo. Menuju ke objek wisata ini tidaklah sulit, kamu bisa melakukan penerbangan menuju ke Bandara Djalaludin. Bila berangkat dari pulau jawa biasanya kamu harus transit terlebih dahulu di Makassar. Waktu tempuh bisa mencapai 6 jam hingga 10 jam lamanya.

Dari Bandara, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Melalui, Jalan Trans Sulawesi dan Jl. Buol – Gorontalo. Waktu yang harus kamu tempuh adalah 1 jam 1 menit. 39 kilometer. Arahkan kendaraan dari bandara menuju ke Jalan Trans Sulawesi sejauh 1,2 kilometer. Kemudian, arahkan kembali ke Jalan yang sama hanya saja, lihat petunjuk dimana arah Lubanu  berada. tetap disini sejauh 14,3 kilometer. Hingga, kamu masuk ke Tolongio. Lalu, belok ke kiri untuk masuk ke Jl. Buol – Gorontalo. tetap disini hingga 12,2 Kilometer. Setelah itu kamu akan menemukan papan petunjuk menuju ke lokasi. Maka, perjalananmu telah sampai.

Pesona Hutan Mangrove

Sumber Gambar: rgol.id

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa, salah satu pesona yang bisa kamu nikmati disini adalah jalur pejalan kaki dengan panjangnya mencapai 180 meter. Sebagai pintu masuk sudah dibuat tambah perahu dengan 120 meter. 

Sumber Gambar: celebes.co

Perlu diakui, saat masuk ke area ini, udara memang langsung berbeda. Kesejukannya sangat terasa, kanan dan kiri kamu adalah pohon bakau yang tampak menawan. Tidak hanya seputar pohon saja, kamu juga bisa menyaksikan penangkaran kepiting bakau yang mempunyai ukuran 4×4 meter. Jumlahnya kurang lebih ada 250 ekor dan kalau tidak salah jumlah ada sekitar 8.

Untuk beberapa fasilitasnya memang sudah cukup banyak seperti toilet, mushola yang dirawat dengan baik dan bersih, Serta sudah ada beberapa warung makan yang berdiri disini.

Sajian Nikmat Khas Gorontalo

Sumber Gambar: mediacerdasbangsa.com

Nah, di salah satu warung ada beberapa makanan khas yang coba disajikan. hanya saja kebanyakan menu ikan laut dengan beberapa olahan. Ikan yang dihasilkan dibeli langsung dari nelayan lho. jadi, dijamin, fresh dan lezat untuk disantap di setiap waktu.

Ada juga sajian kepiting yang biasanya menjadi favorit beberapa wisatawan. Disarankan daripada kamu bawa bekal sendiri di rumah. Lebih baik kamu beli makanan disini saja. Cita rasa dan cara masaknya sangat tepat dan pas. Dijamin, lidahmu akan bergoyang tanpa henti.

Sumber Gambar: republika.co.id

Selain kepiting, ada juga udang, cumi, ikan kakap, ayam, dan masih banyak lagi dengan berbagai olahan. Selain itu, untuk menu pelengkap berupa sayuran juga tidak boleh kamu lewatkan lho. Karena, rasanya sungguh fantastis. Dari segi harga, masuklah bagi kamu para backpacker.

Kesimpulan

Hutan Mangrove Laggae adalah bukti betapa dunia pariwisata Indonesia memang bisa menjadi yang terbaik di dunia. Bisa merubah nasib seseorang asalkan, mau merawatnya dengan baik. Bagi kamu yang berkunjung ke tempat ini, jangan lupa untuk jaga kebersihan. Jangan iseng dengan membuang sampah sembarangan, walaupun itu hanya kecil saja. Ayo datang dan kunjungi, Hutan mangrove Laggae, jangan lupa ajak teman, saudara, dan keluarga menikmati pesona kawasan ini ya.

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…