OUR NETWORK

Hutan Wisata Dumai, Tidak Sebatas untuk Berwisata

Sumber: Instagram @grandzuridumai

Bagi mereka yang menempuh perjalanan dari Pekan Baru menuju ke Dumai, pasti akan melewati area yang dipenuhi dengan pohon-pohon pinus dan berbagai jenis tanaman lainnya. Tempat yang seringkali dijadikan rest area oleh mereka yang menempuh perjalanan jauh tersebut adalah Hutan Wisata Sungai Dumai atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hutan Wisata Dumai.

Jarak hutan ini hanya sekitar 5 km dari pusat Kota Dumai. Tidak heran jika Hutan Wisata ini tidak hanya difungsikan sebagai rest area, tapi juga dijadikan sebagai objek wisata oleh masyarakat Dumai, sesuai dengan sebutannya sebagai Hutan Wisata.

Tidak hanya itu, area di kawasan hutan juga kerap dijadikan sebagai bumi perkemahan oleh para pelajar, dijadikan sebagai lokasi outbond dan berbagai aktifitas lainnya yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

Sekilas tentang Hutan Wisata Dumai

Hutan Wisata Dumai merupakan hutan konservasi yang berada dibawah pengelolaan Kementrian Kehutanan melalui kantor Balai Konservasi Sumber Dala Alam (BKSDA). Itu sebabnya, tumbuh-tumbuhan yang hidup di kawasan hutan sebagian diantaranya sengaja ditanam untuk tujuan konservasi dan untuk penelitian.

Dengan banyaknya koleksi tanaman yang ada di sini, membuat hutan wisata ini dijadikan arboretum atau semacam hutan botani yang pemanfaatannya tidak hanya untuk kalangan akademis tapi juga masyarakat umum.

Sumber: iwanvictorleonardo.wordpress.com

Diantara sekian banyak koleksi tanaman yang ada, vegetasi utama dari hutan ini adalah pohon pinus yang juga disebut tusam, dan tusam yang ada di Hutan Wisata Dumai adalah tusam jenis Sumatera yang daunnya berbentuk panjang seperti jarum dengan organ kelamin terpisah tapi dalam satu pohon yang sama.

Tusam yang ada di sini, sebagian tumbuh dengan liar, sebagian lainnya ada yang sengaja dibudidayakan oleh Perum Perhutani. Pohon tusam dibudidayakan untuk diambil getahnya dan getah tersebut selanjutnya diolah untuk dijadikan bahan baku pembuatan terpenting.

Sumber: Instagram @doni_ss366

Secara administratif hutan seluas 4.712,50 hektar ini beralamat di JL. Soekarno Hatta, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau. Hutan ini ditetapkan sebagai taman wisata alam pada 10 April 1990 melalui SK Menteri Kehutanan No.154/Kpts-II/1990.

Daya Tarik Hutan Wisata Dumai

Rindang dan hijaunya pepohonan dengan udara yang sejuk dan segar membuat Hutan Wisata Dumai kerap dijadikan sebagai rest area oleh mereka yang sedang menempuh perjalanan jauh. Selain itu, dengan suasana yang tidak ubahnya seperti kebun raya, membuat tempat ini dijadikan sebagai tempat untuk mempelajari berbagai jenis tumbuhan sekaligus sebagai tempat rekreasi yang nyaman bersama keluarga.

Selain vegetasi pinus atau tusam, kawasan hutan ini juga merupakan daerah rawa, sehingga pada beberapa bagiannya digenangi oleh air. Itu sebabnya di beberapa lokasi dibangun jembatan penghubung antara satu lokasi ke lokasi yang lain. Jembatan-jembatan tersebut jika dilihat dari kondisinya, tampak kalau tidak terawat. Namun begitu, cukup menarik untuk dijadikan latar belakang foto.

Sumber: Instagram @suci_ck

Selain menyuguhkan suasana yang damai dengan hijaunya dedaunan dan semilir angin yang sejuk, pengunjung juga bakal menikmati kicauan burung yang bersahut-sahutan diantara pepohonan serta tupai dan monyet yang berlari dan bergelayutan dari dahan ke dahan.

Tidak jarang monyet-monyet liar tersebut turun dari atas pohon dan menghampiri pengunjung, baik karena terdorong oleh rasa ingin tahu maupun untuk mencari sisa-sisa makanan yang ditinggalkan oleh pengunjung. Melihat tingkah polah monyet-monyet tersebut, tentu menjadi hiburan tersendiri.

Meski mendapat sebutan Hutan Wisata, apa yang terdapat di Hutan Wisata Dumai sebenarnya tidak begitu jauh berbeda dengan hutan pada umumnya, karena tempat ini belum dikelola secara serius sebagai tempat pariwisata.

Sumber: indonesia-tourism.com

Tidak ada fasilitas apapun ditempat ini yang disediakan bagi para wisatawan, kecuali hanya kamar mandi dan toilet yang itupun kurang begitu terawat sehingga terkesan kumuh. Begitu juga dengan wahana permainan outdoor yang biasanya mewarnai area hutan wisata, tidak ditemui di Hutan Wisata Dumai.

Jadi mereka yang memanfaatkan area hutan ini untuk dijadikan sebagai bumi perkemahan atau digunakan untuk wahana outbond, maka harus membuat atau menyediakan sendiri wahana permainan dan olah raga.

Kondisi yang ada tersebut sebenarnya sangat disayangkan, karena Hutan Wisata Dumai selain cukup populer sebagai tempat singgah juga memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai objek pariwisata.

Comments

Loading...