in

Jalur Favorit Para Pendaki Gunung Arjuno Via Lawang

Sumber Gambar: Instagram @pendakiindonesia.co

Pendakian Gunung Arjuno Via Lawang menjadi jalur yang cukup diminati oleh para pendaki. Menyasar sisi sebelah timur dengan keindahan pemandangan berupa perbukitan dan hamparan perkebunan teh yang cukup luas.

Jika dari luar Malang maka tujuan utama yang harus ditempuh adalah Stasiun Lawang terlebih dulu, disarankan naik kereta saja. Bila berasal dari Banyuwangi, Sidoarjo, atau Surabaya cukup naik Kereta Api Penataran. Tetapi, bila berasal dari Jakarta atau Yogyakarta. Naik saja kereta api jurusan Malang. Kemudian, melanjutkan perjalanan dengan Kereta Penataran dan turun di Stasiun Lawang. Harga kereta penataran maksimal Rp15 ribu.

Untuk kereta lainnya mulai dari Rp90 ribu sampai Rp300 ribu sesuai dengan kelas dan jadwal perjalanan yang sudah Anda pilih. Bisa juga naik bus dan turun di Pasar Lawang selanjutnya, oper angkutan.

Turun di pangkalan ojek Song-song selanjutnya, bisa melanjutkan menuju ke Pos pendakian menggunakan ojek. Estimasi biaya kurang lebih Rp20 ribu saja. Perlu diperhatikan bahwa saat malam sekitar pukul 8 ojek ini sudah tidak ada. Jadi, lebih baik datang saja sore hari.

Untuk registrasi bisa dilakukan via online, harganya hanya Rp11 ribu saja. Bagi yang sudah melakukan pendaftaran via online, jangan lupa bawa buktinya, persiapkan semua logistik terutama air minum dan siap untuk berangkat.

Perjalanan Menuju Pos 1 dan 2

Sumber Gambar: Google Maps @Surat Rotun

Pendakian Gunung Arjuno akan dimulai dari perkebunan teh dengan jalurnya masih ramah. Bila beruntung, Anda bisa numpang truk pengangkut teh. Tetapi bila tidak harus berjalan kaki dengan jalanan berupa bebatuan. Persiapakan fisik walau terlihat landai tetapi, cukup melelahkan. Pertanda Anda sudah mencapai Pos 1 adalah adanya shelter yang berasal dari kayu lama perjalanan treking kurang lebih 1 sampai 2 jam.

Perjalanan menuju titik pemberhentian ke 2 Anda akan melewati perkebunan warga di mana jalurnya sedikit menanjak. Ketika sudah di tanah yang cukup lapang maka, para pendaki tiba di Pos Lincing. Dengan pemandangan perbukitan, cukup menawan.

Bukit Lincing ini Anda bisa mendirikan tenda, untuk makan siang atau sekedar beristirahat. Disini pula tersedia sumber mata air, hanya ada disini saja. Jadi, usahakan semua kebutuhan air minum tercukupi.

Perjalanan Menuju Pos Mahapena dan Gombes

Sumber Gambar: Instagram @imdrbny

Lanjutkan perjalanan selanjutnya menuju ke Mahapena. Cukup panjang dengan dua percabangan, belok kiri jalanan landai tapi butuh waktu 3 jam. Atau sedikit menanjak karena, menyusuri Bukit Lincing tetapi perjalanan dapat ditempuh maksimal 2 jam 30 menit.

Tidak hanya cepat saja, trek Bukit Lincing sangat indah dengan pemandangan berupa pepohonan hijau. Pertanda sampai di Pos 3 adalah tanah yang cukup lapang. Disarankan untuk mengambil nafas agak lama. Karena, perjalanan yang harus dilalui sangat melelahkan. Bisa mencapai 5 jam lamanya jadi, siapkan tenaga dan jangan pernah memaksakan untuk lanjut walau baru sepuluh langkah berjalan.

Sepanjang jalan Anda akan disuguhkan dengan pesona pohon cemara yang akan melindungi setiap pendaki dari terik matahari. Pos 4 ditandai dengan area camp yang cukup luas. Banyak pendaki memilih mendirikan tenda disini dan bersiap summit esok hari.

Menuju ke Plawangan dan Puncak Ogal-Agil

Sumber Gambar: Instagram @tanudjaja.mikha

Salah satu syarat untuk Summit adalah istirahat yang cukup. Oleh karena itu, lebih baik istirahat cepat agar bisa bangun lebih awal. Setidaknya memulai perjalanan pada pukul 2 atau 3 pagi.

Menuju ke Plawangan trek yang harus dilalui berupa vegetasi hutan lebat. Cukup sulit karena, butuh waktu sekitar 2 jam 15 menit. Pos tersebut merupakan batas vegetasi serta pertemuan jalur dari Purwosari.

Sumber Gambar: Instagram @agus7412

Melangkah ke Puncak Ogal-Agil memang tidak mudah cukup curam dan banyak pohon bercabang. Waktu tempuhnya mencapai 1 jam 40 menit maksimal. Lebih baik perlahan dan perhatikan langkah agar tidak terpeleset.

Sumber Gambar: Instagram @cho_ardi

Bila sudah terlihat bebatuan besar dan bendera merah putih maka, disitulah Puncak Ogal-Agil Arjuno bisa ditempuh. Dari sini bila beruntung bisa melihat sunrise, Kota Malang secara keseluruhan, Kota Pasuruan, Gunung Buthak, Semeru dan masih banyak lagi. Jangan lupa membawa sampah Anda kembali turun ke bawah. Selamat mendaki!