OUR NETWORK

Menantang Nyali dengan Menaklukan Gunung Patah

Ketika penat atau bosan melanda mungkin beberapa traveller lebih memilih untuk sekedar berjalan – jalan mengunjungi suatu daerah, berwisata kuliner, bersantai dan bermain air di pantai maupun sungai atau mungkin mengunjungi hutan lindung dan curug untuk sekedar menghirup udara segar dan sejenak melupakan aktivitas sehari hari. Namun, ada juga traveller yang lebih memilih untuk menghilangkan rasa penat dengan wisata yang menantang adrenalin mereka misalnya dengan mencoba panjat tebing atau bahkan mendaki gunung dengan mdpl yang tinggi. Semua kegiatan tersebut dirasa amat baik untuk mengurangi penat mereka.

Kali ini kita akan mengulik dan mengupas lebih dalam kegiatan mendaki gunung. Jika traveller memilih untuk mengunjungi Pulau Sumatera tepatnya di provinsi Bengkulu mungkin traveller dapat mencoba untuk menantang adrenalin dengan mendaki salah satu gunung yang namanya mungkin belum terlalu dikenal di masyarakat yakni Gunung Patah.

Sumber: Instagram @nana_namina

Gunung Patah, Bengkulu

Bagi para traveller maupun para pendaki gunung mungkin ada yang bingung ketika mendengar nama “Gunung Patah”. Mungkin mereka langsung bertanya-tanya “dimana sih Gunung Patah?” atau “medan nya berat tidak ya?” dan masih banyak lagi pertanyaan yang mungkin muncul ketika mendengar nama Gunung Patah.

Sumber: Instagram @richardorindo

Untuk diketahui, Gunung Patah sendiri merupakan gunung berapi yang lingkungannya ternyata memiliki vegetasi hutan hujan tropis yang amat lebat. Gunung Patah merupakan gunung yang tertinggi di Bengkulu dengan ketinggian 2.852 mdpl yang disusul dengan Gunung Raja Mendara di posisi ke 2 dengan ketinggian sekitar 2.620 mdpl. Gunung Patah masuk dalam kawasan hutan lindung Raja Mendara yang dikelola oleh dinas kehutanan Provinsi Bengkulu. Lokasi Gunung Patah lebih tepatnya berada di garis perbatasan antara provinsi Bengkulu dan provinsi Sumatera Selatan.

Sumber: Instagram @muaraenimupdate

Gunung Patah berada tepat di sebelah barat daya dari Gunung Dempo yang juga terletak di perbatasan antara provinsi Sumatera Selatan dan provinsi Bengkulu. Gunung Patah sendiri memiliki 3 puncak utama yakni yang pertama adalah Puncak Bukit Belirang yang ternyata disana ditemukan sebuah danau kaldera bernama Danau Tumutan Tujuh seluas 4 hektar di ketinggian 2.550 mdpl. Puncak yang kedua merupakan puncak kawah dengan ketinggian 2.650 mdpl yang terletak di sebelah barat daya puncak gunung dan puncak yang terakhir merupakan puncak yang tertinggi dengan ketinggian 2.852 mdpl dan berada di perbatasan antara Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan.

Akses, Rute dan Keadaan Medan Menuju Gunung Patah

Sumber: Instagram @komunitaspendakibengkulu

Bagi traveller yang berniat untuk menaklukan gunung tertinggi di Bengkulu ini maka traveller harus mengetahui sebelumnya bahwa akses dan rute menuju Gunung Patah serta keadaan medan disana sangatlah berat. Medan yang harus traveller taklukan sangat berat karena Gunung Patah memiliki vegetasi hutan hujan yang lebat serta rapat. Sepanjang pendakian menuju puncak Gunung Patah traveller harus melewati tanjakan yang amat tajam untuk dilalui, menyebrangi patahan sungai yang arusnya lumayan kencang dan traveller pun juga harus siap untuk membuka jalur dengan menyusuri hutan rimba, tumbuhan yang tumbuh lebat serta menebas pepohonan atau tumbuhan rindang karena jalur pendakian di Gunung Patah tidak terdapat jalur yang pasti karena saking jarangnya traveller atau pendaki yang datang untuk mencapai puncak.

Sumber: Instagram @jackrimbawan

Selama traveller berjalan mendaki Gunung Patah traveller tidak akan menemukan pos atau tempat peristirahatan selayaknya di gunung – gunung lain yang sudah terkenal maka traveller harus siap untuk mendirikan tenda atau hammock disana. Kondisi tumbuhan yang tumbuh di sepanjang jalur pendakian sangat amat bervariasi seperti masih adanya tumbuhan kantong semar yang artinya hutan tersebut masih sangat alami. Disana juga masih banyak ditemukan spesies mamalia seperti owa, siamang, rusa, jejak kaki hewan buas seperti beruang dan macan tutul.

Sumber: Instagram @gembel_pongo

Untuk memulai perjalanan, traveller dapat memilih salah satu dari tiga jalur pendakian menuju Gunung Patah yakni yang pertama melalui Semendo lalu yang ke dua lewat Lahat melalui provinsi Sumatera Selatan dan jalur terakhir adalah melalui provinsi Bengkulu yang dapat di akses melalui Padang Guci, Kabupaten Kaur. Untuk perjalanan pulang – pergi menuju puncak Gunung Patah para pendaki sendiri membutuhkan waktu 14 hari tergantung cuaca yang mereka hadapi.

Comments

Loading...