in

Menikmati Tangga Penuh Adrenalin di Pendakian Gunung Parang Via Taraje

Sumber Gambar: Google Maps @sandalkuilang

Purwakarta memang menjadi salah satu kota yang memang mengesankan dengan panorama wisatanya, Salah satu panoramanya adalah Gunung. Dimana, kamu bisa melihat Gunung Parang yang sangat menawan. Di tempat ini kami, akan mencoba jalur via taraje yang begitu mengesankan.

Di Taraje sendiri kamu bisa mendaki gunung dengan naik tangga kayu. Menarik dan juga sedikit memacu adrenalin. Apalagi ketinggian tempat ini bisa mencapai 980 Mdpl. Penasaran, dengan pesona dan ketegangan dalam mendaki tangga kayu ini? Mari kita lanjutkan pendakiannya di bawah ini.

Menuju Ke Titik Pendakian Via Taraje

Menuju ke titik pendakian ini, kamu bisa menggunakan kereta api dan turun di stasiun Purwakarta. Selanjutnya, lanjutkan menggunakan angkot menuju ke pasar plered. Setelah itu, kamu bisa menuju ke basecamp dengan carter mobil dengan harga 400 ribuan untuk pulang pergi.

Untuk harga simaksinya sendiri kurang lebih 10 ribu rupiah saja. Nah, bagi kamu yang membawa kendaraan bermotor, kamu akan dikenakan biaya parkir, 5 ribu rupiah per malamnya. Biasanya, banyak pendaki memulai pendakian pukul 2 pagi sampai 3 pagi. Mereka biasanya mengejar matahari terbit yang mengesankan.

Tangga Kayu

Sumber Gambar: badegaparang.blogspot.com

Mulai dari awal sampai akhir perjalanan kamu akan disuguhkan dengan tangga yang terbuat dari kayu yang dipasang di dinding Gunung. Bentuknya yang bebatuan membuat kayu-kayu ini seakan pas menempel di dindingnya. Perjalanan menuju ke atas dari titik ini kurang lebih 1 jam hingga 1,5 jam.

Jangan disangka perjalanan akan berjalan dengan mudah. Bila kamu mengejar matahari terbit. Kamu harus berangkat dini hari. Hal inilah yang membuat sulit. Jalurnya gelap, sehingga kamu harus membawa penerangan yang memadai, Walaupun, tangga kalau kamu salah berpijak hasilnya juga cukup fatal.

Selanjutnya, kadar oksigen yang sudah berkurang. Hal inilah yang membuat kamu harus bisa mengatur nafas. Jangan lupa bawa air minum, karena tidak ada sumber air yang bisa kamu temukan. Walaupun, tangga kayu ini sudah masuk ke dalam hutan.

Pos Pendakian

Sumber Gambar: Google Maps @Fizry Muiz

Untuk Pos Pendakiannya sendiri kurang lebih ada 3, dimana di pos 1 dan 2 kamu akan menemukan kawat berdurui sebagai penagaman agar tidak terjatuh ke bawah. Bagi kamu yang ingin menginap, kamu bisa izin terlebih dahulu saat berada di Basecamp. Biasanya, para pendaki, akan mendirikan tenda di pos Batu datar.

Gunung Parang ini tersembunyi beberapa hal mistis yang dipercaya oleh warga sekitar. Jadi, kamu harus mematuhi beberapa peraturan yang sudah disediakan oleh pihak pengelola agar kamu bisa selamat. Maklum saja, di tempat ini ada sebuah makam yang biasanya selalu dikunjungi oleh para peziarah di bulan dan hari tertentu.

Di pos ini pula, kamu bisa melihat panorama milky way yang benar-benar membuat kamu terdiam. Panorama kota purwakarta di malam hari juga bisa kamu nikmati lho. Menuju ke puncaknya, kamu bisa berjalan kurang lebih 20 menit saja. Jalannya juga tidak menempuh tanjakan seperti gunung lain.

Panorama di Puncak

Sumber Gambar: Google Maps @Aji CBS

Pesona dari puncak memang terlihat mengesankan. Hanya saja, di sini kamu akan sering melihat kabut yang cukup lebat. Jadi, kalau kamu tidak bisa melihat panorama sunrise, kamu bisa melihat negeri diatas awan yang cukup mengesankan.

Sumber Gambar: Google Maps @Syamsul Arifin

Gunung dengan jenis batuan andesit ini kamu juga bisa melihat pemandangan wduk jatiluhur dari kejauhan. Gunung lembu, dan Gunung Parang juga bisa kamu lihat disini. Begitupula dengan kota purwakarta yang membuat kamu enggan untuk berkedip.

Kesimpulan

Bagi kamu yang ingin mendaki via taraje, kamu bisa menggunakan guide yang sudah disiapkan. Dengan biaya mulai dari 50 ribu hingga 100 ribu rupiah. Penggunaan tour guide ini biasanya sangat disarankan bila kamu memutuskan untuk menginap di tempat ini. Nah, untuk waktu turunnya kurang lebih 2 jam lho.

Pendakian Via Taraje memang masih cukup baru. Kebanyakan, wisatawan memilih untuk mendaki via Ferrata yang memang memacu arenalin kamu. Untuk trek turun, disarankan untuk tetap berhati-hati. terkadang kamu harus berbagai dengan pendaki yang lain baik yang mau naik atau pun turun. jadi, sudah siap untuk mendaki Gunung Parang Via taraje?