in

Merasakan Kedamaian Suasana di Bukit Persaudaraan Sumba Timur

Source Image: Instagram@sumba_island

Nusa Tenggara Timur dikenal memiliki bentang alam yang sangat menawan, bahkan beberapa di antaranya dianggap sebagai ikon pariwisata Indonesia. Sebut saja seperti Pulau Komodo dengan keberadaan komodo dragon yang langka, Pantai Pink dengan keunikan pasirnya, Pulau Padar dengan perbukitan hijaunya, hingga Goa Cermin yang disebut sebagai goa purba yang berasal dari dasar laut. Namun Nusa Tenggara Timur juga tidak hanya tentang itu, masih ada Bukit Persaudaraan yang menyajikan pemandangan unik dari atas bukit.

Bagaimana, apakah kamu pernah berkunjung ke sana? Memang hanya sebuah lokasi wisata yang sederhana, namun pemandangan yang disajikan sungguh sangat berkelas, dan layak untuk masuk dalam daftar kunjunganmu di Nusa Tenggara Timur, terutama di Sumba Timur.

Lokasi Bukit Persaudaraan

Sumber: backpackerjakarta.com

Bukit Persaudaraan berada di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Bandara Udara Umbu Mehang Waingapu ( dulu bernama Bandara Mau Hau), kira-kira hanya sekitar 3 km dengan durasi waktu tempuh sekitar 15 hingga 20 menit. Rutenya pun cukup mudah, para wisatawan harus menuju ke Kampung Mau Liru setelah sebelumnya melalui jembatan Kambaniru dan persimpangan menuju ke bandara.

Dari pertigaan, lurus terus arahkan kendaraan melewati bandara, kemudian baru belok ke kanan. Tidak jauh dari Bandara Udara Umbu Mehang Waingapu, terdapat sebuah gereja dengan jalanan kecil yang berada di sebelahnya. Untuk menuju ke Bukit Persaudaraan, arahkan kendaraanmu melewati jalanan kecil tersebut, dan tinggal lurus terus hingga menemukan sebuah perkampungan di atas bukit.

Sumber: backpackerjakarta.com

Akses jalan menuju ke sana cukup bagus, hanya ada sedikit jalanan yang berlubang. Sayangnya, tidak ada petunjuk jalan yang jelas, yang bisa mengantarkan para wisatawan menuju ke Bukit Persaudaraan, sehingga mereka harus mengandalkan kemampuan untuk bertanya ke para penduduk lokal. Untuk lokasi parkir, para wisatawan bisa menempatkan kendaraan mereka di lapangan atau pun di tepi jalan, karena memang belum ada lahan parkir yang dikelola secara resmi.

Pesona Bukit Persaudaraan

Sumber: Instagram @mrslhdn_

Bukit Persaudaraan menjanjikan pemandangan yang cukup memukau, berupa perbukitan dan areal persawahan penduduk yang menghampar hijau. Di puncak Bukit Persaudaraan para pengunjung juga bisa melihat keindahan Kota Waingapu dari kejauhan, ditambah dengan Sungai Kambaniru yang menawan. Pemandangan di bawah Bukit Persaudaraan didominasi oleh hamparan padang rumput, sehingga menjadi daerah peternakan yang sangat potensial. Oleh sebab itu, jangan heran apabila kamu sering bertemu dengan binatang ternak warga lokal di sekitar Bukit Persaudaraan, seperti sapi ongole, kambing, kerbau, hingga kuda.

Pesona Sunset di Bukit Persaudaraan

Sumber: Instagram @yakub.kana

Pemandangan di Bukit Persaudaraan akan terlihat semakin sempurna di saat senja, yang mana matahari mulai malu-malu meninggalkan bumi di ufuk barat, dengan menghadirkan cahaya kuning kemerahan yang menawan. Bisa dibilang waktu terbaik untuk menikmati keindahan dari Bukit Persaudaraan adalah di saat sore hari, saat sinar matahari tidak terlalu terik, berpadu dengan angin yang sepoi-sepoi, sambil menunggu saat-saat senja.
Apabila tidak memungkinkan, berkunjung waktu pagi juga bukan sebuah kesalahan. Saat pagi hari, para wisatawan justru bisa melihat alam di sekitar Bukit Persaudaraan yang masih diselimuti oleh kabut tipis. Dijamin menawan!

Fasilitas dan Tiket Masuk

Sumber: Instagram @sadawayans

Walau pun cukup cantik, namun yang sangat disayangkan adalah Bukit Persaudaraan belum dikelola secara resmi oleh pemerintah. Promosi yang masih minim membuat Bukit Persaudaraan sepi pengunjung, berbeda dengan tempat wisata alam lainnya di Nusa Tenggara Timur. Tidak ada fasilitas apa pun di sana, entah itu toilet, gazebo, atau pun kios-kios yang menjual aneka minuman dan makanan ringan. Oleh karena itu, sebelum berkunjung ke Bukit Persaudaraan persiapkan perbekalan dari rumah, atau mungkin membelinya di tengah-tengah perjalanan.

Para wisatawan yang akan menikmati keindahan Bukit Persaudaraan tidak akan dipungut biaya sepeser pun, dalam arti lain gratis. Kapan lagi, bisa menikmati pemandangan yang menawan tanpa dipungut biaya, kalau bukan di Bukit Persaudaraan.

Bagaimana, apakah kamu tertarik menghabiskan waktu libur di Bukit Persaudaraan? Kamu dijamin tidak akan menyesal berlibur di tempat yang satu ini. Selalu jaga kebersihan dan kelestarian alam Indonesia.

Selamat Berlibur!!!