OUR NETWORK

Mulai dari Ngarai Hingga Jam Gadang, Inilah 10 Tempat Wisata Terbaik di Bukittinggi

Pasti kamu sudah tidak asing dengan nama Bukittinggi, karena memang salah satu wilayah yang berada di Sumatera Barat ini sudah cukup terkenal dengan pemandangannya yang sangat memukau. Bicara soal Bukittinggi pasti tidak akan lepas dari yang namanya Ngarai Sianok yang keindahannya sudah terkenal di seluruh penjuru negeri.

Namun Bukittinggi ternyata lebih dari sekedar itu, banyak destinasi wisata lainnya yang cukup menarik untuk dikunjungi. Mau tahu apa saja? Simak, 10 tempat wisata terbaik di Bukittinggi yang berikut ini.

Lobang Jepang

Sumber: www.pesona.co.id

Yang pertama adalah Lobang Jepang, yang terletak di Jl. Panorama, Bukit Cangang Kayu Ramang, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi. Dinamakan demikian karena memang ini adalah lobang peninggalan bangsa Jepang, yang dulu pernah menjajah Tanah Air, termasuk Sumatera Barat. Di dalam Lobang Jepang kamu akan menemukan banyak ruangan dan lorong-lorong yang cukup mencekam. Beberapa ruangan yang ada di Lobang Jepang diperkirakan bekas ruangan untuk menyimpan amunisi, ruang pertemuan, tempat tinggal, ruang makan, dapur, ruang tahanan, ruang mata-mata, ruang penyiksaan, hingga ruang penyergapan.

Jam Gadang Bukittinggi

Sumber: Deskgram.net

Kemudian ada Jam Gadang Buktinggi, yang bisa dibilang sebagai landmark dari daerah yang satu ini. Banyak yang mengatakan bahwa berkunjung ke Bukittinggi tidak akan lengkap tanpa mengunjungi Jam Gadang. Jam Gadang Bukittinggi sendiri terletak di Pusat Kota Bukittinggi, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Lembah Ngarai Sianok

Sumber: Deskgram.net

Banyak yang bilang bahwa Ngarai Sianok adalah salah satu keajaiban alam yang berada di Sumatera Barat. Secara geografis Ngarai Sianok sendiri terletak di Bukit Cangang Kayu Ramang, Guguk Panjang, Kabupaten Agam. Memang tidak banyak hal yang bisa kamu lakukan di sini, kecuali bersantai sambil menikmati keindahan alam ciptaan-Nya ditemani dengan secangkir kopi dan orang terkasih.

Bukit Ngarai Takuruang

Sumber: Deskgram.net

Kemudian ada Bukit Ngarai Takuruang, yang sebenarnya masih berada dalam satu wilayah dengan Ngarai Sianok. Di tempat ini kamu bisa bersantai di gazebo yang sudah disediakan. Meskipun tidak seindah Ngarai Sianok, namun kamu dijamin tidak akan menyesal berkunjung ke tempat wisata yang satu ini.

Benteng Fort de Kock

Sumber: traverse.id

Setelah puas dengan wisata alam, kamu juga bisa berkunjung ke Benteng Fort de Kock, yang berada di Jl. Yos Sudarso, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittingg. Berdasarkan informasi, ini adalah benteng peninggalan Belanda yang dibangun oleh Kapten Bouer pada tahun 1825. Benteng ini digunakan oleh Belanda untuk menahan gempuran dari rakyat Minangkabau saat meletusnya Perang Paderi pada tahun 1821 hingga 1837.

Jembatan Limpapeh

Sumber: id.wikipedia.org

Kemudian ada Jembatan Limpapeh, yang berdiri tegak sejak tahun 1995 untuk menyambungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock. Jembatan ini memang sekilas tidak menarik, namun ketika sampai ditengah-tengahnya, kamu akan dibuat terpukau oleh keindahan alam Bukittinggi. Selain itu, jembatan ini juga bisa memacu adrenalinmu, karena kamu akan merasakan getaran dan goyangan ketika berada di tengah-tengahnya.

Janjang Saribu

Sumber: Deskgram.net

Janjang Saribu bisa dibilang sebagai tembok raksasa China versi Bukittinggi. Dinamakan Janjang Saribu, karena memang tempat wisata yang satu ini memiliki banyak tangga yang berjajar dan memanjang dengan jumlah terbanyak di daerah Koto Gadang.

Museum Bung Hatta

Sumber: www.muradmaulana.com

Kemudian ada Museum Bung Hatta, yang tidak lain adalah rumah kelahiran bapak proklamator kemerdekaan Indonesia, Muhammad Hatta. Awalnya bangunan Museum Bung Hatta tidak sebagus sekarang, karena bangunan yang asli sudah direnovasi pada tahun 1994 oleh Yayasan Pendidikan Wawasan Nusantara, yang juga mengelola Universitas Bunga Hatta. Museum ini sendiri saat ini tengah dikelola oleh Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Bukittinggi.

Danau Tarusan Kamang

Sumber: ksmtour.com

Danau Tarusan Kamang adalah danau yang cukup unik. Karena danau ini hanya akan terisi air di waktu-waktu tertentu. Terkadang Danau Tarusan Kamang terlihat begitu luas, namun terkadang danau tersebut berubah menjadi hamparan padang rumput yang hijau.

Museum Rumah Adat Baanjuang

Sumber: bukittinggiminangkabau.blogspot.com

Seperti namanya, kamu bisa menemukan banyak rumah adat khas Sumatera Barat di tempat yang satu ini. Secara lokasi, Museum Rumah Adat Baanjuang terletak di Jl. Cindur Mato, Benteng Ps. Atas, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Comments

Loading...