OUR NETWORK

Pesona Danau Tao Berpagar Bebukitan Hijau

Suguhkan Keindahan yang Luar Biasa!
Source Image: kompasiana.com

Objek wisata yang satu ini mungkin masih terdengar asing di telinga para traveller, bahkan,  masyarakat Sumatera Utara sendiri masih banyak yang belum tahu tentang keberadaannya karena memang jarang diekspose di media massa. Padahal, keindahannya sungguh luar biasa dan memiliki nilai jual tersendiri, terlebih jika dikelola dengan maksimal.

Keindahan Danau Tao banyak yang menyandingkannya dengan Ranu Kumbolo yang ada di kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sudah barang tentu keindahan yang disuguhkan oleh kedua danau tersebut berbeda dan masing-masing memiliki kelebihannya sendiri.

Sumber: Instagram @hotsiregar

Nama danau ini yaitu ‘Tao’ dalam bahasa setempat memiliki arti ‘danau’. Jadi jika disebut Danau Tao sebenarnya rancu karena artinya Danau – Danau. Tapi, entah kenapa danau ini mendapat sebutan Danau Tao, bahkan oleh masyarakat sekitar.

Perjalanan Menuju Danau Tao

Berlokasi di Desa Batang Onang, Kecamatan Pasar Matanggor, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, Danau Tao tidak sulit untuk dijangkau, karena selain dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi juga tersedia angkutan umum yang menuju ke lokasi.

Untuk yang menggunakan transportasi umum, dapat menuju ke Terminal Amplas dan naik bus jurusan Tapanuli dengan ongkos Rp.150.000. Ingatkan kepada sopir untuk diturunkan di Gunung Tua. Sesampai Gunung Tua, perjalanan dilanjutkan dengan berganti bus jurusan Gunung Tua – Pasar Matanggor – Batang Onang dengan ongkos Rp.25.000.

Sumber: kompasiana.com

Sedang untuk wisatawan yang berangkat dari Medan dengan menggunakan kendaraan pribadi dapat menempuh rute Medan – Parapat – Tarutung – Sibolga – Padang Sidempuan dengan waktu tempuh sekitar 15 jam. Saat jarak semakin dekat, jalan yang harus dilewati semakin terjal, namun tidak terlalu berbahaya jika ditempuh dengan berhati-hati.

Sesampai di lokasi, kendaraan dapat dititipkan di rumah-rumah penduduk atau di lahan-lahan kosong yang ada di sekitar danau dengan ongkos parkir sebesar Rp.5.000 untuk sepeda motor dan Rp.20.000 untuk mobil.

Menikmati Keindahan Danau Tao

Sumber: Instagram @solehuddinhrp

Setelah memarkir kendaraan dan berjalan menuju ke lokasi danau, wisatawan sudah disuguhi oleh pemandangan yang sangat memukau, berupa gundukan-gundukan bukit di kejauhan yang berselimutkan rerumputan hijau sehingga sepintas lalu mirip dengan bebukitan yang ada di film Teletubbies.

Sumber: Instagram @mijie_hasibuan

Besar kemungkinan wisatawan juga akan bertemu dengan penduduk setempat yang sedang menggembala kambing atau kerbau karena sebagian besar penduduk memang hidup dari beternak kambing dan kerbau. Selain itu, mereka yang bermatapencaharian sebagai petani pun juga memiliki hewan ternak.

Keindahan akan semakin terasa saat mata melihat hamparan air danau yang memiliki luas sekitar 2 hektar tersebut. Terlebih jika datang ke lokasi pada pagi hari, karena saat matahari terbit, cahayanya yang berwarna keemasan akan dipantulkan oleh air pada permukaan danau sehingga terlihat sangat menawan.

Sumber: Instagram @rakhmad_nasution

Bagi yang datang pada siang hari tidak perlu kecewa, karena keindahan yang memanjakan mata tetap akan disuguhkan oleh Danau Tao dengan airnya yang berwarna biru tosca. Warna air danau tersebut selaras dengan bebukitan yang mengelilingi serta pohon-pohon besar dengan daunnya yang rindang yang tumbuh di sepanjang pinggiran danau.

Berada di sekitar danau akan membuat siapapun merasa betah, karena selain menyuguhkan pemandangan yang indah juga udara yang bersih dan segar. Disaat itu seolah lupa bahwa Danau Tao sama sekali tidak tersentuh oleh fasilitas yang memadai sebagai objek wisata.

Di sini tidak ada toilet dan kamar mandi, tidak ada tempat beribadah, tidak ada warung yang menjual makanan dan minuman, apalagi wahana permainan sebagaimana fasilitas yang tersedia pada objek wisata pada umumnya.

Sumber: Instagram @yvonnevisse

Kalaupun ada yang pantas untuk disebut wahana adalah gethek alias rakit yang terbuat dari bambu yang disediakan bagi para pengunjung yang ingin menyusuri kawasan perairan yang ada di Danau Tao. Untuk menggerakkan rakit ini, tersedia dayung atau kayuh yang juga dari bambu.

Disaat mendayung rakit menyusuri kawasan perairan di tengah danau itulah pemandangan di pinggir danau dan juga di kejauhan terlihat begitu indah. Beningnya air danau yang menjadi cermin dari pepohonan yang tumbuh di sekeliling danau berpadu harmonis dengan bebukitan yang mengelilinginya.

Satu lagi yang menjadi daya tarik dari Danau Tao yaitu banyaknya jenis ikan yang hidup di perairannya, salah satu diantaranya adalah ikan endemik yang dikenal dengan nama ikan lonjing. Banyaknya ikan yang hidup di danau ini, membuat Danau Tao kerap jadi objek memancing, baik oleh penduduk setempat maupun mereka yang datang dari luar daerah.

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…