in

Pesona Indonesia Dari Puncak Gunung Cikuray Via Bayongbong

Sumber Gambar: Google Maps @Fauzi Irfan P

Gunung Cikuray memang menghadirkan berjuta cerita. Dimana di setiap titik pendakiannya menghadirkan kisah yang bila diceritakan seakan tak berujung. Begitu pula dengan pendakian melalui Bayongbong. Dimana, jalur ini resmi dibuka tahun 2009 dan posnya berdiri 4 tahun setelahnya.

Kalau kamu lihat dari kejauhan, Gunung ini memiliki puncak kerucut dengan ketinggian 2821 mdpl. Sehingga, siapapun pasti ingin berdiri diatasnya. Hanya saja, siapa pun yang mendaki tempat ini harus berhati-hati. Apa yang membuat kami mewanti-wanti kalian? Mari kita lanjutkan pendakiannya di bawah ini.

Menuju Basecamp Bayongbong

Dari titik pendakian ini, kamu bisa melalui kurang lebih 7 Pos. Hanya saja saya lebih suka menyebutnya sebagai 3 pos saja. Karena, di tempat ini jarak pos satu dengan yang lain ada yang sangat dekat. Menuju ke lokasi kamu bisa memulainya dari Terminal Guntur, Garut. 

Sumber Gambar: dailyvoyagers.com

Carilah elf yang akan mengantarmu menuju ke lokasi. Atau kamu bisa menggunakan angkot menuju ke Alun-Alun Bayongbong. Selanjutnya, menggunakan ojek hingga sampai ke atas. Untuk biaya simaksinya sendiri mencapai 25 ribu rupiah.

Menuju Pos 1 Sampai Pos 7

Sumber Gambar: Google Maps @Andri Ragil

Menuju ke Pos 1 kamu bisa menggunakan ojek yang siap mengantar kamu dengan harga 20 ribu rupiah. Dengan menggunakan ojek kamu bisa menghemat tenaga menuju ke atas.  Sebenarnya kamu bisa jalan kaki dengan pemandangan yang cukup elok. Dimana kamu bisa melihat ladang dan perkebunan warga yang sangat mengesankan.

Menuju ke Pos 2 kamu sudah disuguhkan dengan jalur semak-semak. Di pos 3 kamu akan menyusuri hutan yang luas dan cukup lebat. Waktu tempuh untuk bisa sampai di pos 3 kurang lebih 1 jam. Selama perjalanan melewati perkebunan, kamu akan disajikan dengan penduduk sekitar yang sangat ramah dan bersahaja. Tidak hanya itu, mereka juga baik kepada para wisatawan yang akan menanjak ke puncak. Ada yang sedang memberikan sedekah berupa bahan mentah untuk para pejalan kaki, yang ingin masak di atas

Sumber Gambar: Google Maps @garsela story

Di pos selanjutnya jalanan sudah mulai menggemaskan dan membuat kamu merasa lutut lemas. Tetapi, masih cukup ramah untuk kamu yang sedang belajar mendaki. Dimana, tanjakannya akan dipenuhi dengan akar-akar dari pepohonan yang menjalar.

Hal Yang perlu di Perhatikan

Jalur Bayongbong ini memang menjadi salah satu trek yang menggemaskan. Dimana, buka hanya tanjakan yang akan kamu temui. Melainkan, ada pula babi hutan yang siap mencuri makanan-makanan kamu. Setidaknya, kamu harus berhati-hati karena babi hutan ini bisa menyakiti kamu lho.

Salah satu cara agar babi hutan tidak mengikuti kamu adalah tetap menjaga kebersihan. Dimana, babi hutan mempunyai penciuman yang cukup tajam. Jadi, usahakan jangan ada makanan sisa aroma makanan juga membuat mereka datang. Jadi, usahakan sembunyikan di tempat yang aman ya. Apalagi, saat kamu tidur.

Menuju Puncak

Sumber Gambar: Google Maps @Deden Zaenudin Al-Shirazi

Perjalanan menuju puncak menjadi salah satu hal yang memang ditunggu-tunggu. Karena Dari pos 7 menuju ke puncak hanya ditempuh dalam waktu 1 jam. Maklum saja, saat pagi menjelang, udara akan semakin menipis ditambah rasa lelah yang masih belum teratasi dengan baik.

Sumber Gambar: Google Maps @Hadi S

Tetapi saat kamu lelah cobalah lihat ke atas. Dimana banyak bintang-bintang yang akan menemani perjalananmu ke atas. Bintang ini menghiasi langit yang masih gelap. Semua perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia, karena pesona sunrisenya yang benar-benar mengagumkan.

Puncak Cikuray memang hanya ada satu saja, jadi kamu akan bertemu dengan banyak pendaki dari berbagai jalur pendakian di puncak ini. Sehingga, di momen tertentu Puncak Cikuray akan penuh dengan para pendaki yang ingin menikmati pagi dengan sebuah harapan dan makna. Biasanya, pada saat tahun baru banyak pendaki yang selalu absen naik ke puncaknya.

Kesimpulan

Puncak Gunung Cikuray melalui Bayongbong bisa menempuh waktu kurang lebih 5 jam hingga 7 jam. Dan waktu turunnya pun kurang lebih 4 jam hingga 6 jam. Bagi kamu yang ingin pendakian tektok, kamu bisa berangkat pagi kurang lebih pukul 6 dan turun setelah matahari terbenam agar perjalanan tidak membahayakan.

Jangan lupa membawa kamera dengan kualitas tinggi ya, agar kamu bisa menikmati semua keindahan yang mengesankan dari awal pendakian hingga akhir pendakian, apalagi bila sampai di kawasan puncaknya.