OUR NETWORK

10 Oleh-Oleh Khas Gunung Mas

Gunung Mas merupakan sebuah kabupaten di Kalimantan Tengah yang memiliki motto “Habangkalan Penyang Karuhei Tatau” yang berarti kumpulan cita-cita yang menyatu atas dasar tekad dan semangat tinggi dengan dasar agama dan iman dalam upaya bersama untuk membangun tujugan mensejahterakan, membahagiakan, dan kejayaan seluruh masyarkat di wilayah Gunung Mas. Sebagai salah satu wilayah yang mayoritas dihuni oleh masyarakat Dayak ini, berikut 10 oleh-oleh khas Gunung Mas, Kalimantan Tengah yang bisa kamu temukan.

Kacapi Kalimantan

Sumber: Instagram @alatmusiktradisionalkalimantan 

Alat musik ini terbuat dari kayu pohon Hanjalulung dan berbentuk seperti burung Enggang yang merupakan hewan sakral bagi suku Dayak. Dahulu, alat musik ini biasa dimainkan untuk menyambut tamu kehormatan dengan iringan tarian dan lagu-lagu tradisional khas kalimantan tengah. Kamu bisa menjadikannya oleh-oleh atau menyimpannya sendiri dan memainkannya bersama kerabat dekatmu sambil mengisi waktu luang.

Sipet

Sumber: Instagram @kulisemoks

Sipet merupakan senjata tradisional masyarakat dayak yang terbuat dari kayu Ulin yang dilubangi seperti pipa. Di bagian ujung depan pipa akan dipasang besi dan ujung bawahnya akan diberi mata tombak yang tajam. Sisi atasnya juga diberi semacam alat bantu untuk membidik sasaran yang diincar. Semua itu direkatkan di kayu ulin menggunakan rotan yang dianyam, sehingga selain kuat, perekat ini juga terlihat tampak rapi dan indah. Senjata ini bisa menjadi oleh-oleh dari Gunung Mas yang unik.

Akar Kuning

Sumber: Instagram @jual_buce

Akar kuning merupakan tanaman asli Kalimantan yang bisa kamu temukan di Gunung Mas. Tanaman ini cukup populer untuk dijadikan oleh-oleh karena memberi berbagai macam manfaat untuk tubuh. Akar Kuning ini dipercaya secara turun temurun dapat memperbaiki fungsi hati, menyembuhkan hepatitis, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan penyakit kuning, diabetes, anti kanker, dan anti malaria. Cara meminumnya sederhana, cukup dengan direbus menggunakan air selama 15 menit dan setelah dingin airnya dapat disaring dan langsung diminum. Jika dijadikan obat luar, maka akar kuning ini juga bisa ditumbuk sampai halus dan kemudian ditambahkan sedikit garam untuk setelahnya dibalurkan pada bagian yang ingin disembuhkan.

Baju Sangkarut

Sumber: Instagram @athira_anyd

Pakai adat suku Dayak Kalimantan tengah ini berbentuk seperti rompi dan terbuat dari berbagai macam serat tanaman, seperti serat daun nanas, daun lemba, dan serat nyamu. Meskipun kurang cocok untuk digunakan sehari-hari, namun pakaian khas ini dapat cocok untuk dijadikan oleh-oleh pajangan atau koleksi.

Bangamat

Sumber: Instagram @irma_jacob

Makanan khas masyarakat Dayak ini berbahan dasar kelelawar berjenis pemakan buah. Biasanya daging kelelawar ini akan diolah bersama bumbu serai dan daun pikauk serta dimasak bersama dengan sayur hati batang pisang yang dipotong-potong. Namun jika ingin menjadikan makanan ini oleh-oleh, pastikan dulu orang yang akan diberi mau untuk mengonsumsinya, mengingat memakan daging kelelawar adalah hal yang tidak lazim bagi kebanyakan orang.

Buah Kangkala

Sumber: Instagram @dunia.etam

Buah Kangkala bisa menjadi alternatif oleh-oleh dari Gunung Mas bagi siapa saja. Buah ini memiliki rasa yang gurih dan cara mengolahnya juga sangat mudah. Jika ingin memakan buah ini makan cukup disiram dengan air panas saja. Buah ini cocok digunakan untuk teman makan nasi yang biasanya akan dihidangkan bersama dengan potongan bawang putih, bawang merah, dan sedikit garam. Bisa juga dibuat penyet dengan ditambahkan potongan cabe, terasi, dan sedikit air.

Buah Masisin

Sumber: Instagram @dunia.etam 

Jika ingin membawa oleh-oleh buah berry khas Dayak, maka bisa membawa pulang buah Masisin atau yang juga disebut Karamunting. Buah ini rasanya manis jika sudah berwarna ungu kehitaman. Selain bisa dinikmati langsung buah ini juga bisa dijadikan sebagai bahan selai yang enak dan juga menyehatkan.

Buah Salak Hutan

Sumber: Instagram @lalaromula 

Oleh-oleh unik lainnya di Gunung Mas adalah buah Salak Hutan. Memiliki rasa yang agak asam-asam manis, buah ini bersisik seperti salak pada umumnya namun dengan bentuk yang jauh berbeda dengan kulit berwarna merah. Ukurannya kecil dan biasanya hanya berdiameter sekitar 3 sampai 5 cm.

Gelang Balian

Sumber: Bukalapak

Gelang ini bagi masyarakat Dayak sesungguhnya merupakan aksesoris yang digunakan ketika menarikan tarian untuk memanggil roh dewa dan leluhur. Gelang ini terbuat dari perunggu berbentuk bulat tebal mirip seperti donat. Gelang ini cukup berat dan apabila dibenturkan satu sama lain ketika dipakai akan menghasilkan suaranya yang nyaring.

Keripik Kalakai

SUmber: Instagram @syarifatul_hasanah

Keripik ini terbuat dari daun kalakai muda merupakan makanan khas masyarakat Dayak yang sangat praktis untuk dijadikan oleh-oleh dari Gunung Mas. Teksturnya yang renyah dan gurih tidak akan pernah mengecewakan.

Comments

Loading...