OUR NETWORK

10 Wisata Siak yang Penuh Sejarah dan Budaya

Kabupaten Siak di Provinsi Riau merupakan salah satu penghasil minyak terbesar kedua di Provinsi Riau. Hal itu menjadikannya daerah terkaya kedua di Provinsi Riau setelah Kabupaten Bengkalis. Tak cuma sebagai penghasil minyak, Siak juga dikenal memiliki berbagai lokasi wisata, yang kental dengan nuansa sejarah dan juga budayanya. Berikut ini adalah beberapa lokasi wisata di Siak.

Istana Siak Sri Indrapura

Sumber: Instagram @nugrahiqbal

Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak yang dibangun oleh Sultan Syarif Hasyim Abdul Jalil Syaiffudin pada tahun 1889. Kamu bisa belajar sejarah mengenai Kesultanan Siak yang merupakan Kerajaan Islam terbesar di Riau pada abad 16 sampai abad 20. Yang unik dari istana ini adalah adanya alat musik kuno yang dinamakan dengan Komet. Komet ini diketahui hanya ada 2 di dunia, satu di Indonesia, sementara yang satu lagi berada di Jerman.

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah

Sumber: Instagram @irwan1067i

Jembatan ini menjadi lokasi wisata berikutnya yang bisa kamu kunjungi. Ada apa di jembatan ini? Selain kamu bisa menikmati kemegahannya, di jembatan ini juga terdapat dua buah menara, yang bisa kamu naiki dengan menggunakan lift, dan kamu bisa menikmati pemandangan Siak dari ketinggian di menara ini. Ke depannya, pemerintah akan membuat kafe di dalam menara ini, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan sambil ngopi-ngopi.

Masjid Syahabuddin

Sumber: Instagram @dito_jan

Jika ingin beriwsata religi sekaligus sejarah dan budaya, maka kamu bisa mengunjungi Masjid Syahabuddin. Masjid yang dibangun pada tahun 1926 oleh Sultan Assayyidis Syarif Kasim Abdul Jalil Saefudin ini terletak 500 meter dari Istana Siak. Masjid ini memiliki gaya arsitektur yang merupakan perpaduan Timur Tengah dan Melayu. Selain itu, yang unik dari masjid ini adalah adanya mimbar dari kayu yang berukiran motif daun dan bunga. Tentunya masjid ini menjadi tempat yang jangan sampai terlewatkan olehmu jika ingin berwisata Siak secara lengkap. 

Kapal Kato Kesultanan Siak

Sumber: Instagram @exploresiak

Kapal Kato merupakan sebuah kapal besi dengan bahan bakar batu bara yang dimiliki oleh Sultan Siak untuk mengunjungi daerah-daerah kekuasaannya. Bisa dikatakan bahwa peran kapal ini sama dengan mobil dinas pada masa sekarang ini. Memiliki panjang 12 m dan berat 15 ton, kapal ini kemudian dijadikan monumen oleh pemerintah Siak agar para generasi muda bisa mengetahui sejarah dari Kesultanan Siak.

Komplek Makam Raja Siak

Sumber: flickr.com

Wisata sejarah dan budaya yang bisa kamu kunjungi berikutnya adalah Komplek Makam Raja Siak. Di sini kamu akan melihat langsung makam Sultan Kerajaan Siak Ke-4 (Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah), Makam Sultan Ke-5 (Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Shah), Makam menantu dari Sultan Alam yang merupakan Panglima Perang Kerajaan Siak (Sayid Osman Syahabuddin), Makam istri Alamudin Syah (Sultana Khodijah atau Daeng Tijah), Makam istri Sayid Osman Syahabuddin (Tengku Embong Badariah), dan Makam cucu Sultan Alam (Sayid Zen Al Jufri). Dari sini kamu bisa belajar banyak mengenai sejarah pada masa hidup mereka.

Queen Star Waterpark

Sumber: Google

Setelah belajar sejarah dan budaya, kamu juga bisa menyegarkan diri dengan berenang di Queen Star Waterpark. Taman air ini merupakan satu-satunya taman air yang ada di Siak. Kamu bisa mencoba berbagai macam wahana air yang seru, seperti misalnya seluncuran air, atau diguyur dengan air dari ember raksasa. Tentunya, tempat ini akan sangat ramai pada hari libur. Jika ingin sedikit lebih leluasa berenang, maka kamu bisa datang ke taman air ini pada hari biasa.

Turap Siak

Sumber: Instagram @ilhamnur232

Di sini kamu bisa bersantai dengan duduk-duduk dan juga menikmati makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang yang membangun warung di sini. Bahkan, di sini juga tersedia Wi-Fi gratis, sehingga kamu bisa internetan sepuasnya tanpa perlu takut kehabisan kuota. Sambil makan dan minum, kamu bisa menikmati pemandangan keindahan sungai yang ada di dekat taman ini. Bahkan kamu juga bisa melihat pemandangan matahari terbenam di sini, yang bakal menjadi momen tak terlupakan.

Danau Zamrud

Sumber: Instagram @paultenyom

Di danau ini kamu bisa menikmati pemandangan alam yang masih asri dan alami. Selain itu, suasana di danau ini juga tenang karena letaknya yang jauh dari perkotaan, sehingga cocok bagi kamu yang ingin menenangkan diri. Danau ini pun dijadikan taman nasional oleh pemerintah Siak, dan menjadi lokasi perlindungan dan pelestarian hewan langka, seperti Harimau Sumatera, Beruang Merah, dan hewan langka lainnya.

Tangsi Belanda

Sumber: Instagram @dhanu.baskoro

Bekas benteng ini terdiri dari 6 unit bangunan yang membentuk formasi melingkar sehingga terdapat halaman di dalam. Masing-masing bangunan memiliki fungsinya sendiri, seperti kantor, rumah sakit, sampai tempat gudang senjata. Karena sudah dimakan zaman, bangunan peninggalan Belanda ini sudah rusak dan beberapa bagiannya sudah hilang, seperti atap atau jendelanya. Meski demikian, bangunan aslinya masih tetap terlihat hingga kini.

Taman Tengku Mahratu

Sumber: Instagram @hermanboemel

Terakhir, kamu bisa mengunjungi Taman Tengku Mahratu. Yang menjadi daya tarik utama taman ini adalah air mancur warna-warni dan terlihat ‘menari’ sesuai irama lagu. Warna-warna dari air mancur itu dapat terlihat jelas pada malam hari, karena itu waktu yang cocok untuk datang ke taman ini adalah malam hari. Kamu juga bisa duduk-duduk di sekitar taman untuk bersantai.

Sudahkah kamu ke Siak dan mengunjungi lokasi-lokasi wisata di atas?

Comments

Loading...