OUR NETWORK

Apa Sih Festival Danau Sentani Itu?

Sumber: lifestyle.okezone.com

Festival Danau Sentani merupakan festival pariwisata yang diadakan setiap tahunya yang berlokasi di sekitar Danau Sentani. Danau sentani terletak di Kabupaten Jayapura, Papua. Danau ini berada di lereng pegunungan cagar alam Cycloops yang luas. Luas danau ini  sekitar 250.000 hektar. Sedangkan luas Danau Sentani sendiri sekitar 9.360 hektar dan berada pada ketinggian 75 meter dpl, dan merupakan danau terbesar di Pulau Papua. Festival ini mulai diselenggarakan sejak 2007 dan sudah menjadi festival tahunan yang harus dilakukan serta telah masuk dalam kalender pariwisata utama. Festival Danau Sentani ini banyak diikuti oleh wisatawan asing seperti warga Belanda maupun wisatawan lokal. Festival ini diikuti pula oleh beberapa suku yang berada di Papua, sehingga saat anda datang ke festival ini anda akan merasakan merasakan kehangatan penduduk asli Papua.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Berkunjung dan Melihat Festival Danau Sentani ini?

Sumber: Instagram @hendrapratama_31

Bagi anda yang penasaran dengan festival Danau Sentani ini, jangan sampai anda berkunjung pada bulan yang kurang tepat. Biasanya bulan yang paling tepat untuk berkunjung ke danau ini adalah pada bulan Juni. Walaupun pada bulan Juni sedang mengalami musim kemarau dan kita dapat membayangkan seperti apa suhu udara di Papua, pastinya sangatlah panas, tetapi festival Danau Sentani ini tetap ramai oleh para wisatawan dan pertunjukanpun berjalan dengan luar biasa.

Pertunjukan Apa Saja yang Dilakukan Saat Festival Danau Sentani ?

Sumber: Instagram @travelpapua

Pada Festival Danau Sentani akan ditampilkan banyak sekali pertunjukan yang membuat banyak wisatawan kagum dan terpesona, seperti tarian adat diatas perahu, tarian khas Papua, upacara adat Ondoafi, berbagai macam sajian khas Papua yang dibuat dengan cara menarik, dan anda juga dapat melihat pameran seni dan bermacam-macam hasil kerajinan khas Papua. Selain itu, Anda juga bisa mengenal lebih banyak potensi wisata di daerah ini.

Tarian adat diatas diatas perahu

Sumber: Instagram @hermawanlubis

Di hari pertama festival, wisatawan akan dimanjakan dengan Tari Ahohoi dari grup tari Ayapo.  Dimana para penari akan mengenakan rok yang terbuat dari jerami, serta menggunakan ikat kepala yang dihiasi biji saga, kerang dan bulu kasuari. Tari ini sangatlah menarik perhatian wisatawan yang datang, karena tarian dilakukan secara beramai-ramai dengan kompak. Bukan hanya Tari Ahohoi yang dapat wisatawan nikmati. Bahkan di hari kedua, festival Danau Sentani akan menampilkan tari perang di atas perahu atau biasa disebut dengan Isosolo.

Tarian Isosolo merupakan pertunjukan yang ditunggu-tunggu oleh wisatawan bahkan sering masuk ke dalam berita di surat kabar yang membahas  tentang festival ini. Isosolo adalah salah satu budaya dari masyarakat yang tinggal di tepian Danau SentaniIsosolo merupakan suatu tarian yang bersifat magis yang dilakukan dengan mempersembahkan hewan buaya yang digunakan untuk menggambarkan cerita akan kehidupan di Danau Sentani. Menurut bahasa setempat, Iso artinya bersuka cita dan menari mengungkapkan perasaan hati, sedangkan solo adalah sekelompok atau sekawanan orang dari berbagai usia yang ikut menari. Keunikan lain dari tarian ini yaitu para penari meloncat-loncat sambil memainkan busur panah dan tombak sambil menepuk-nepuk air dengan penuh kegembiraan. Perahu-perahu yang mereka tumpangi juga dihiasi dengan rerumputan, dan dedaunan. Tarian ini diiringi dengan alunan musik tifa yang membuat tarian ini semakin mempesona.

Upacara Adat Penobatan Ondoafi

Sumber: Instagram @andyjoku.s

Ondoafi atau Ondofolo merupakan kepala adat namun bukan sebagai kepala suku di tengah masyarakat asli Sentani. Dalam pemerintahan adat masyarakat asli Sentani, dalam satu kampung terdapat satu Ondofolo dan lima Kose (kepala suku). Ondofolo adalah pimpinan tertinggi dalam satu kampung. Ondofolo ini membawahi lima kepala suku atau kose. Posisi Ondofolo jauh lebih tinggi dibanding dengan kepala suku (Kose).

Pameran Kerajinan Tangan dan Batu Akik

Sumber: Instagram @ryansaputra_

Festival Danau Sentani menjadi tambah menarik dengan diadakanya pameran kerajinan tangan batu akik. Kerajinan yang yang dapat dijumpai di FDS ini meliputi noken atau tas rajut yang terbuat dari kulit kayu dan pewarna alami, ikat kepala yang dihiasi bulu kasuari serta lukisan kulit kayu. Papua memiliki batu akik khas, yaitu Cycloops. Batu ini sejenis kuarsa kristal dan memiliki ciri khas berwarna hijau tua. Batu ini banyak ditemukan di Kampung Ormu yang terletak di lereng pegunungan Cycloops. Banyak sekali batu akik yang dipamerkan disini mulai dari Cycloops hijau hingga merah yang bernama Red Pacific. Wisatawan bisa membeli batu akik berupa bongkahan atau yang sudah dibentuk menjadi cincin. Batu akik dijual mulai harga Rp 50.000,- sampai jutaan Rupiah.

Pelepasan Satu Juta Benih Ikan Nila

Sumber: Instagram @akkahuripan

Festival Danau Sentani ini juga bertujuan untuk melestarikan lingkungan yang dilakukan dengan melepas satu juta benih ikan nila. Dengan tujuan untuk menambah jumlah biota laut di Danau Sentani, karena ikan endemis seperti ikan pelangi, pelangi merah dan gabus di Danau Sentani sudah mulai berkurang. Pelepasan benih ikan ini diharapkan agar ikan-ikan tersebut nantinya dapat membantu mata pencaharian penduduk yang berprofesi sebagai nelayan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar danau sentani.

Sajian Khas Papua di Festival Danau Sentani

Sumber: Instagram @wulanulla

Sajian yang bisa ditemukan di Festival Danau Sentani ini salah satunya adalah ubi. Ubi ini bukan sembarang ubi karena cara megolahnya yang unik. Ubi lezat ini tidak dimasak menggunakan panci di atas kompor. Orang Papua punya cara berbeda dan sangat menarik untuk membuat ubi ini siap dimakan. Yaitu dengan cara dipendam di dalam tanah, lalu ditutup dengan batu selama 1-2 jam. Batu yang dipakai juga bukan sembarang batu. Sebelum dimasukkan bersama dengan ubi, batu-batu ini akan dibakar terlebih dahulu. Bukan hanya ubi, ada juga singkong, keladi, ikan, bahkan daging yang dimasak dengan cara ini. Cara memasak seperti ini dapat membuat makanan bertahan sampai satu pekan lamanya. Budaya bakar batu ini masih terpelihara dan menjadi salah satu daya tarik wisata di Jayapura.

Tujuan Diadakanya Festival Danau Sentani

Sumber: Instagram @dayuhatmanti

Festival ini rutin setiap tahun diadakan dengan tujuan untuk menggugah kesadaran pemerintah dan juga masyarakat Jayapura untuk tetap melestarikan nilai-nilai seni dan budaya daerah yang makin lama dapat tersingkir dengan pengaruh budaya modern. Bila hal ini terus dibiarkan maka yang akan terjadi yaitu jati diri serta harkat dan martabat masyarakat Jayapura yang berasal dari nilai-nilai budayanya, suatu saat akan hilang. Sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan nilai seni budaya serta kreatifitas masyarakat yang ada disekitar Danau Sentani melalui kegiatan di bidang pariwisata. Untuk memelihara persatuan dan kesatuan di antara sesama suku, ras dan agama mengingat Papua terdiri dari ratusan suku kecil. Sebagai ajang mempromosikan tempat pariwisata berbasis kekayaan alam dan budaya masyarakat setempat, serta untuk meningkatkan jumlah pengunjung baik dari wisatawan asing maupun wisatawan lokal untuk berkunjung ke destinasi Danau Sentani.

 

Sumber Gambar:
instagram.com/p/BVtNnYQj-rq/
instagram.com/p/BT31GMrgd-U/
instagram.com/p/BVmCSXPAWU6/
instagram.com/p/BVl15Ven6eM/
instagram.com/p/4QDe29PZ16/
instagram.com/p/BVuAjzTg6ci/
instagram.com/p/BOFkt6Tjpqc/
instagram.com/p/BXxRQUqAQDv/

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…