OUR NETWORK

SD Laskar Pelangi, Sekolah Sederhana yang Menjadi Ikon Belitung

Pada tahun 2008 yang lalu perfilman Indonesia dihebohkan oleh kemunculan film berjudul ‘Laskar Pelangi’ yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata. Film yang mengangkat budaya dan kehidupan sederhana masyarakat Belitung itu pun laris manis di pasaran dan menjadikannya sebagai salah satu film favorit. Berkat kepopulerannya tersebut Pulau Belitung pun disebut dengan ‘Negeri Laskar Pelangi’. Selain mengangkat budaya dan mengandung banyak kisah inspiratif tentang perjuangan seorang guru bernama Bu Muslimah untuk mengajak 10 anak di sekolah pedalaman, pada film itu juga menampilkan beberapa keindahan alam dari Pulau Belitung, terutama Pantai Tanjung Tinggi. Tempat unik yang berpasir putih dan berhiaskan batu granit di bibir pantai.

Selain itu film ‘Laskar Pelangi’ juga meninggalkan bangunan yang sangat ikonik, yakni SD Muhammaddiyah Gantong atau yang kemudian dinamakan sebagai SD Laskar Pelangi. SD tersebut juga menjadi lokasi syuting utama dari film Laskar Pelangi.

Lokasi SD Muhammadiyah Gantong

Sumber: Instagram@ayusatria02

Lokasi dari SD tersebut berada di kawasan Gantung atau yang juga disebut dengan Gantong oleh masyarakat setempat yang berada di Kabupatenn Belitung Timur. Cukup jauh dari kota Tanjung Pandan, yakni sekitar 100 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit dengan menggunakan transportasi darat. Hanya saja jalanan Belitung yang masih sepi dan suasana yang cukup apik tak akan membuatmu merasa lelah di sepanjang perjalanan. SD Muhammadiyah Gantong pun berada di dekat pantai sehingga akan memberikanmu pemandangan yang cukup eksotis ditambah dengan pasir putih yang berada di halamannya.

Daya Tarik SD Muhammadiyah Gantong

Sumber: instagram@shinta_h

Seperti yang digambarkan dalam film, SD Muhammadiyah Gantong adalah sebuah sekolah yang di mana kondisinya sangat tidak layak seperti sekolah pedalaman pada umumnya. Dalam film Laskar Pelangi, SD Muhammadiyah Gantong adalah tempat menimba ilmu 10 anak pedalaman Belitung yang masing-masing bernama Ikal, Lintang, Sahara, A Kiong, Syahdan, Kucai, Mahar, Borek, Trapani, dan Harun. Anak-anak tersebut belajar di sekolah reyot tersebut bersama Bu Muslimah yang terkenal sangat sabar dalam mengajar murid-muridnyal.

Sumber: Instagram@afuadsa

Sementara itu, menurut informasi, SD Muhammadiyah Gantong adalah representasi dari sekolah Andrea Hirata pada masa lalu. Hanya saja SD Muhammadiyah Gantong yang asli sudah roboh termakan oleh usia, dan yang ada sekarang hanyalah replika. Meskipun hanya replika namun sekolah tersebut dibuat mirip seperti aslinya, di mana hanya ada dua ruang kelas dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Sekolah tersebut hanya beralaskan tanah dan dibangun dengan menggunakan papan reyot serta beratapkan seng yang terlihat sudah sangat lapuk. Di dalam ruang kelas ada beberapa fasilitas pendukung seperti meja, kursi, papan tulis kapur, dan almari dengan kondisi yang seadanya. Di papan tulis ada lirik lagu Laskar Pelangi yang dipopulerkan oleh grup band Nidji. Kita juga bisa menyaksikan dua tiang penyangga kayu yang digunakan untuk menopoang bangunan reyot nan ikonik tersebut.

Sumber: Instagram@vaniarnasta

Di halaman sekolah berpasir putih tersebut juga terdapat papan bertuliskan ‘SD Laskar Pelangi’ yang menjadi spot foto favorit para pengunjung. Di sekitar sekolah juga bisa ditemukan surau dengan kondisi yang sudah sangat tidak layak, yang di mana dalam film Laskar Pelangi tempat tersebut digambarkan sebagai lokasi Bu Mus untuk mengajar anak didiknya tentang agama. Tidak jauh dari surau juga terdapat sebuah sumur yang digunakan untuk berwudhu oleh Bus Mus serta murid-muridnya.

Fasilitas di SD Muhammadiyah Gantong

Sumber: Instagram@itsmedunnee

Untuk fasilitasnya sendiri sudah cukup lengkap, di mana para pengunjung sudah bisa menemukan toilet atau warung-warung kecil penjaja makanan ringan atau pun minuman. Para pengunjung bisa coba mencicipi kopi Belitung yang memiliki cita rasa yang cukup khas. Tempat parkir di SD Muhammadiyah Gantong juga cukup luas, sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir untuk memarkirkan kendaraannya.

Harga Tiket Masuk SD Muhammadiyah Gantong

Untuk bisa menyaksikan langsung SD Muhammadiyah Gantong sekaligus menapaki kisah sukses film Laskar Pelangi garapan Riri Riza, para pengunjung hanya akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah. Bagaiman, cukup murah bukan?

Sekedar tips, karena cuaca yang sangat terik dan lokasinya yang berada di tengah-tengah pasir putih di lokasi bekas tambang timah, ada baiknya gunakan kaca mata hitam atau sunblock sebelum berkunjung ke SD Muhammadiyah Gantong.

 

Sumber Featured Image: Instagram @yumiehomestay_belitung

Comments

Loading...