Sembahyang Dari Atas Bukit di Pura Bukit Batu Kursi, Sungguh Tenang!

Wisata di Bali seakan tak pernah ada habisnya terlihat dari semakin banyaknya list wisata yang tersebar di sosial media yang menunjukkan betapa indahnya wisata di Bali. Destinasi wisata di Bali sendiri di dominasi oleh wisata bahari yang pesona nya membuat wisatawan mancanegara turut datang sekedar ingin melihat secara langsung penampakan wisata tersebut. Salah satu wilayah di Bali yang cukup banyak di datangi wisatawan yakni Buleleng.

Buleleng

Buleleng merupakan sebuah kabupaten di Bali Utara yang ber ibukota di Singaraja. Kabupaten terbesar di Bali ini dikenal sebagai penghasil pertanian terbesar yaitu berupa salak bali dan jeruk keprok. Pada sisi pariwisata, Buleleng juga tak kalah dengan daerah lainnya di Bali karena di Buleleng terdapat banyak sekali wisata bahari mulai dari Pantai Lovina yang menyajikan atraksi lumba – lumbah dari tengah lautnya, Air Panas Banjar dengan air panas nya yang jernih mampu membuat tubuh serasa rileks hingga cantiknya Air Terjun Yeh Mampeh dengan ketinggian 30 – 35 meter dengan sensasi airnya yang jatuh dari tebing yang curam.

Sumber Gambar: Google Maps @TravelByJP Jean

- Advertisement - From Korea With Love Concert

Bila kamu suka dengan wisata religi yang seolah bisa membawa kedamaian bagi jiwa mu pastinya kamu wajib mengunjungi salah satu pura di Buleleng yang panoramanya tak kalah cantik dengan wisata bahari disana yaitu Pura Bukit Batu Kursi.

Pura Bukit Batu Kursi

Sumber Gambar: triprofik.com

Pernahkah terbayang oleh mu untuk beribadah dengan khusyuk dari atas bukit? Bila belum, nampaknya kamu akan terheran – heran melihat pesona dari Pura Bukit Batu Kursi yang berada diantara Banjar Kembang Sari dengan Banjar Pala Sari tepatnya di Jalan Raya Pemuteran, Gerokgak, Buleleng. Pura ini berada di ketinggian 800 MDPL tepatnya di puncak Bukit Batu Kursi sehingga dari atas sana kamu pun dapat melihat pemandangan Desa Pemuteran sekaligus pemandangan laut yang indah. Pura ini sangat sakral mengingat hingga kini masih digunakan bagi umat Hindu untuk beribadah.

Sumber Gambar: Google Maps @Made Adnyana Putra

Penamaan Batu Kursi pun tak sembarangan karena konon katanya pada bagian puncak bukit yakni tempat pura ini berada terdapat sebuah batu besar sekitar 20 meter yang bentuknya menyerupai kursi. Di pura ini dibangun 3 palinggih yakni Palinggih Surya, Palinggih Patih Agung dan Palinggih Ratu Gede di bagian barat dari posisi Batu Kursi. Keberadaan Pura Bukit Batu Kursi kini tak hanya menjadi tempat beirbadah saja melainkan juga terkadang para petinggi yang ingin meminta wangsit atau ingin meminta petunjuk perihal jabatan atau kedudukan dalam pekerjaan sengaja datang kesini.

Untuk fasilitas umum di kawasan ini sudah termasuk lengkap karena ada lahan parkir baik untuk kendaraan roda 2 bahkan roda 4, toilet umum dan juga warung – warung di area parkiran. Pastikan juga kamu menyiapkan uang untuk membayar tiket masuk seikhlasnya, biasanya para pengunjung menyisihkan uang mulai dari Rp 5.000 untuk membayar tiket masuk.

Karena kesuciannya maka pura ini tak bisa dimasukin sembarangan orang sehingga hanya orang yang benar – benar berniat untuk sembahyang saja yang boleh masuk ke dalam pura dan untuk memasukinya kamu perlu memperhatikan kebersihan diri dan fisik.Kamu harus yakin benar bahwa kamu memiliki niat atau tujuan yang baik untuk bersembahyang dan keadaan tubuh bersih dengan pakaian yang sopan.

Untuk para wanita yang dalam keadaan menstruasi dilarang masuk ke dalam area pura karena dianggap sedang dalam masa kotor atau tidak suci. Selain itu bagi wanita yang baru melahirkan atau orang yang baru berduka cita atas meninggalnya saudara dekat atau kerabat pun dilarang masuk ke area pura ini.

Perjalanan Ke Pura Bukit Batu Kursi

Bila kamu memulai perjalanan dari Singaraja maka waktu yang kamu butuhkan sekitar 1 jam namun bila kamu memulai perjalanan dari kawasan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai maka perjalanan yang kamu butuhkan yakni sekitar 2,5 jam. Patokan atau ancang – ancang untuk masuk ke pintu utama nya adalah ketika kamu sampai di Hotel Matahari ambil arah selatan menuju ke Pura Pemuteran terlebih dahulu.

Sumber: Instagram @otw_melali

Sesampainya di area parkir dari Bukit Batu Kursi maka kamu harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki 50 meter menuju tangga untuk menaikinya agar sampai di puncak. Tangga yang harus kamu naiki panjangnya sekitar 700 meter dengan waktu tempuh sekitar 30 menit maka dari itu siapkan kondisi tubuh yang bugar sebelum memulai perjalanan. Waktu yang tepat bila ingin berkunjung ke pura ini adalah pagi hari atau sore hari agar terhindar dari terik matahari.

Must Read

Related Articles

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.