in

Kampung Papuma Indahnya Alam yang Sempurna di Papua

Source Image isntagram @gasper_aronggear

Kampung Papuma di Distrik Yapen, menjadi salah satu panorama terindah di Tanah Papua yang tidak boleh terlewatkan. Panoramanya memang sangat memukau dan dikenal dengan nama desa Nelayan. Tidak hanya itu saja, ada keunikan lain yang bisa wisatawan dapatkan saat berkunjung ke tempat ini. Sebagian besar Rumah penduduk berbentuk Panggung. Menariknya lagi didirikan di atas air.

Menuju ke Kampung Papuma ini perjalanan hanya bisa dilakukan melalui satu jalan saja yaitu laut. Perjalanan akan dimulai dari Pantai Mariadei. Dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan bila kondisi laut bagus dan stabil.

Jika, cuaca kurang bersahabat biasa membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan. Untuk pilihan transportasinya ada dua bisa perahu motor atau speedboat. Keduanya punya harga dan waktu tempuh yang berbeda.

Walaupun, cukup jauh pemandangan sekitar tetap menarik dan menawan. Rasanya perjalanan sepanjang 2 jam jadi tidak terasa sama sekali. Apalagi, Anda juga bisa melihat air laut yang menawan berwarna hijau toska, sungguh sangat menawan sekali.

Perlu diketahui bahwa, perjalanan menuju ke Kampung Papuma cukup mahal. Apalagi, untuk sewa perahu jadi, disarankan berkunjung ke tempat ini jangan hanya satu atau dua orang saja. Melainkan, rombongan maka biayanya jauh lebih ringan.

Panorama Kampung Papuma Distrik Yapen

Sumber Gambar: papuansphoto.wordpress.com

Setelah mengalami perjalanan yang panjang. Akhirnya, Anda akan tiba di Kampung Papuma dengan keindahan alam yang sudah terhampar di depan mata. Seperti yang sudah disampaikan, Anda bisa melihat panorama Rumah panggung yang didirikan diatas air.

Untuk menghubungkan satu dengan lainnya, ada sebuah jembatan bisa dimanfaatkan untuk duduk dan melihat keindahan matahari terbenam dari sini. Jangan lupa siapkan kamera agar semua momennya bisa diabadikan dengan mudah.

Tidak hanya matahari tenggelam saja ada banyak perahu nelayan yang sudah berjajar. Sehingga, keindahannya tampak lebih sempurna. Setelah menikmati, senja biasanya para nelayan bersiap untuk pergi mencari ikan.

Sumber Gambar: suaraserui.com

Wisatawan juga diperbolehkan untuk melihat bagaimana mereka mencari ikan tersebut. Jangan ragu dan takut karena, penduduk Kampung Papuma disini sangat ramah dan bersahaja mereka dengan senang hati bila Anda ingin ikut.

Saat datang, mereka siap dengan berbagai tangkapannya. Anda bisa juga membelinya atau membantu ibu-ibu disini untuk memasaknya menjadi santapan yang lezat. Begitulah kehidupan mereka. Selalu menyisakan dan dijadikan sebuah lauk.

Tidak hanya saat senja saja, Anda juga akan dibuat terpukau dengan pesona kawasan ini saat pagi hari. Dimana, bukit, air luat dan matahari menjadi satu kesatuan membentuk surga indah nan menawan.

Parade Perahu Hias di Kampung Papuma

Sumber Gambar: rawingpapuma.blogspot.com

Ada satu hal yang menarik dan mungkin, harus Anda kunjungi. Dimana, ada satu festival atau perayaan mengucapkan rasa syukur terhadap Tuhan. Dimana, seluruh nelayan akan menghias semua perahunya. Festival ini dilakukan setiap satu tahun sekali.

Persiapan mengadakan festival ini kurang lebih selama 1 bulan. Mereka akan mencari kayu terbaik untuk membuat perahu. Dihias dengan berbagai ornamen dan warna. Kemudian, pada saat perayaan penduduk sekitar akan membawanya arakan menyusuri laut.

Festival ini akan ditutup dengan makan bersama. Dimana, hasil tangkapan para nelayan akan dijadikan satu dan dimasak bersama-sama. Inilah momen paling tepat bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat wisata ini.

Saat ditengah-tengah mereka setiap wisatawan bisa merasakan benar bagaimana rasanya persatuan dan kesatuan itu muncul ditengah-tengah mereka. Tidak ada kasta atau kedudukan semuanya sama.

Kampung Papuma di Distrik Yapen menjadi satu diantara semua kampung yang masih melestarikan tradisi. Keindahannya harus diakui tiada duanya. Hanya saja menuju ke sini harus siap dengan dana yang cukup besar. Jadi, kapan Anda akan berkunjung ke tempat ini?