OUR NETWORK

10 Tempat Wisata di Banda Aceh, Kota Indah di Ujung Pulau Sumatera

Apa yang ada dibenakmu saat pertama kali mendengar kata Banda Aceh? Pasti salah satunya adalah bencana maha dahsyat yang pernah menerjang daerah yang satu ini, apa lagi kalau bukan tsunami, yang terjadi pada tahun 2004 silam. Tak tanggung-tanggung, bencana tsunami yang sebelumnya disertai gempa berkekuatan lebih dari 9 skala richter itu menewaskan 200 ribu lebih korban jiwa.

14 tahun setelah terjadinya bencana tsunami yang memporak-porandakan Banda Aceh, kota dengan penduduk 223 ribu jiwa itu kini sudah mulai bangkit. Tidak hanya dari segi ekonomi, kebangkitan Banda Aceh juga ditandai dengan mulai banyak bermunculannya destinasi wisata baru yang layak untuk dikunjungi. Berikut adalah 10 destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika kamu berada di Banda Aceh.

Museum Tsunami

Sumber: Deskgram.net

Sebagai penghormatan untuk para korban, destinasi wisata pertama yang harus kamu kunjungi di Banda Aceh adalah Museum Tsunami, yang terletak di Sukaramai, Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Di museum ini banyak ditampilkan hal-hal mengenai tsunami, mulai dari foto evakuasi korban, nama-nama korban, detik-detik terjadinya tsunami, hingga edukasi mengenai tata letak bangunan untuk menghindari bencana tersebut di kemudian hari. Untuk masuk ke sini kamu tidak perlu membayar tiket, hanya perlu membayar uang retribusi untuk parkir.

PLTD Apung 1

Sumber: Deskgram.net

Selanjutnya ada PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Apung 1. Kapal seberat 2.600 ton itu juga menjadi salah satu saksi bisu atas dahsyatnya gelombang tsunami yang menghancurkan Banda Aceh dan sekitarnya. Kapal ini pada awalnya bersandar di wilayah perairan Ulee Lheue, dan terseret ombak tsunami sejauh lima kilometer menuju daratan. Saat ini Kapal PLTD Apung 1 dijadikan monumen oleh pemerintah setempat.

Kapal Apung Lampulo

Sumber: Deskgram.net

Selain PLTD Apung 1, Kapal Apung Lampulo juga menjadi salah satu saksi bisu atas dahsyatnya gelombang tsunami. Kapal Apung Lampulo ini sebenarnya kapal nelayan yang digunakan untuk mencari ikan, dan ketika tsnunami tiba kapal ini terseret ke daratan dan tersangkut di salah satu rumah penduduk. Dari informasi, kapal kayu ini menyelamatkan 59 korban saat tsunami menerjang. Sama seperti PLTD Apung 1, Kapal Apung Lampulo juga dijadikan sebagai monumen peringatan tsunami.

Pantai Ulee Lheue

Sumber: Instagram @agachidalteizen

Setelah puas menyusuri saksi bisu atas kedahsyatan tsunami, kini saatnya kamu untuk menikmati suasana pantai. Salah satu pantai yang harus kamu kunjungi di Banda Aceh adalah Pantai Ulee Lheue. Bisa dibilang Pantai Ulee Lheue adalah pantai dengan kerusakan terparah akibat tsunami, hal itu terlihat dari warna pasir pantainya yang telah berubah menjadi coklat. Meskipun demikian, saat ini Pantai Ulee Lheue sudah berbenah, dan menjadi daya tarik bagi wisatawan, ditambah lagi dengan pemandangan sunset-nya yang begitu indah.

Pantai Lampuk

Sumber: Google

Kemudian ada Pantai Lampuk, yang terletak 15 km dari pusat Kota Banda Aceh. Pantai Lampuk terbilang memiliki fasilitas yang cukup lengkap, dan di sini kamu bisa surfing, karena memang ombaknya yang cukup tinggi. Selain itu, di pantai ini juga terdapat lokasi konservasi penyu.

Pantai Lhoknga

Sumber: Instagram @dhonyzr

Masih berhubungan dengan pantai, kali ini Pantai Lhoknga. Banyak hal yang bisa kamu lakukan di sini, mulai dari menaiki banana boat, surfing, memancing, hingga bermainan ayunan yang berada tepat di tepi pantai. Dijamin kamu gak bakal menyesal.

Pantai Lhook Mee

Sumber: Instagram @erwin46
Sumber: Instagram @erwin46

Sama seperti pantai lainnya, Pantai Lhook Mee juga memiliki pasir putih yang halus dan pemandangan yang indah. Satu yang unik dari pantai ini adalah kebardaan pohon geurumbang, yang tumbuh dari dasar pantai. Kamu pun bisa memanjat pohon ini sambil menikmati semilir angin laut.

Bukit Lhok Eumpe

Sumber: Instagram @alhayahnusa

Setelah puas bermain di pantai, kamu juga bisa berkunjung ke Bukit Lhok Eumpe. Bukit ini sendiri terletak sekitar 10 km dari Banda Aceh, jarak yang tidak cukup jauh. Dengan kondisi jalan yang cukup landai dan tidak terjal, kamu hanya butuh waktu 15 menit untuk berjalan menuju ke puncak bukit.

Air Terjun Kuta Malaka

Sumber: Instagram @fazillahmrizki

Air terjun yang satu ini terletak di bukit Kuta Malaka, dengan lokasi yang bisa dibilang cukup terpencil. Akses menuju ke sini juga cukup menguji adrenalin, karena beberapa kali melewati tanjakan dan tikungan yang cukup tajam. Untuk sampai di air terjun, kamu juga harus melewati 412 anak tangga.

Benteng Indra Patra

Sumber: Instagram @albar_rusman

Yang terakhir adalah Benteng Indra Patra, yang dikabarkan hasil peninggalan dari Kerajaan Hindu Budha yang pernah berdiri di sana. Benteng ini sendiri sudah didirkan sejak abad ke-7, dan memiliki desain yang cukup unik, dan tentunya Instagramable.

Comments

Loading...