OUR NETWORK

Berkunjung ke Sumatera Barat Tak Lengkap Tanpa ke Air Terjun Kapalo Banda

Sudah menjadi rahasia umum apabila Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu provinsi yang memiliki potensi sangat bagus di bidang pariwisata. Dengan keindahan alam yang dimilikinya, potensi wisata di Sumatera Barat pun masih bisa lebih dikembangkan lagi ke depannya. Selain itu, seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat dan juga pemerintah ikut berperan aktif dalam melestarikan objek-objek wisata yang ada di Sumatera Barat. Dengan bantuan sosial media terutama yang berbasis foto seperti Instagram, masyarakat pun ikut berperan besar dalam mempromosikan keindahan alam Sumatera Barat ke dunia luar.

Bicara soal keindahan alam di Sumatera Barat, apa yang pertama kali ada di benakmu? Danau Maninjau atau mungkin Bukit Barisan? Yah, memang tidak salah jika kamu menyebutnya demikian karena memang keduanya adalah destinasi wisata favorit yang ada di Sumatera Barat. Akan tetapi sebenarnya wisata di Sumatera Barat juga lebih dari itu, namun sayangnya jarang terekspos sehingga namanya pun masih asing di telinga masyarakat. Salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat yang belum banyak diekspos adalah Air Terjun Kapalo Banda. Hal yang sangat disayangkan, padahal air terjun ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Lokasi Air Terjun Kapalo Banda

Sumber: Youtube

Air Terjun Kapalo Banda berada di balik lebatnya hutan rimba di wilayah Kenagarian Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Propinsi Sumatera Barat. Lokasinya yang jauh tersembunyi di balik lebatnya hutan hujan tropis membuat lokasi air terjun ini cukup sulit ditemukan. Tidak hanya itu, tidak ada kendaraan yang bisa menjangkau lokasi Air Terjun Kapalo Banda dan satu-satunya cara untuk bisa sampai ke sana adalah dengan berjalan kaki membelah hutan belantara dengan waktu tempuh kira-kira selama 1 jam perjalanan.

Untuk bisa sampai di Koto Hilalang, kamu yang datang dari ibu kota kabupaten Solok, Arosuka, maka kamu harus menempuh perjalanan sejauh 27 km dengan waktu tempuh selama 1 jam. Akan tetapi jika datang dari ibu kota Sumatera Barat, maka kamu harus menempuh perjalanan sejauh 60 km dengan waktu tempuh kurang lebih selama 2 jam perjalanan darat.

Pesona Air Terjun Kapalo Banda

Sumber: wisatasia.com

Setelah melalui perjalanan yang melelahkan, kamu akan langsung disuguhkan oleh sejuknya suasana dan suara gemericik air terjun yang menenangkan batin. Air Terjun Kapalo Banda sendiri tidak memiliki aliran yang cukup deras, mengingat lokasinya yang berada jauh di tengah hutan belantara membuat air di sana sangat jernih dan menyegarkan, karena masih belum tercemar oleh limbah industri atau pun rumah tangga. Volume air di Air Terjun Kapalo Banda kabarnya akan semakin besar di saat musim penghujan.

Namun sangat tidak dianjurkan untuk berkunjung ke Air Terjun Kapalo Banda di kala cuaca sedang buruk. Karena selain harus melewati hutan belantara, kamu juga akan menuruni sebuah lereng yang lumayan curam untuk bisa sampai di Air Terjun Kapalo Banda. Jika musim hujan, lereng tersebut cukup licin untuk dilewati.

Aktivitas di Air Terjun Kapalo Banda

Sumber: youtube

Debit airnya yang cukup kecil membuatmu tak bisa berenang di Air Terjun Kapalo Banda. Namun jangan berkecil hati, karena kamu masih bisa bermain air atau sekedar mandi di bawah guyuran air terjun. Untuk kamu yang tidak mau basah-basahan, menjelajah alam di sekitar juga bisa menjadi pilihan yang pas. Namun untuk menjelajah ada baiknya kamu mengajak seseorang yang sudah mengenal daerah tersebut, karena memang alam di sekitar masih sangat alami dan hutannya pun cukup lebat.

Fasilitas di Air Terjun Kapalo Banda

Meskipun memiki potensi wisata yang cukup besar, masih belum ditemukan fasilitas umum di Air Terjun Kapalo Banda. Di sana kamu pun tidak akan menemukan warung penjual minuman atau pun makanan ringan, oleh sebab itu persiapkan segala perbekalan dari rumah. Meskipun demikian Air Terjun Kapalo Banda tetap layak untuk dijadikan sebagai destinasi wisata liburan, terutama bagi kamu para pecinta alam dan berjiwa petualang. Apakah kamu sudah berencana untuk pergi ke sana?

Comments

Loading...