in

Cocok Untuk Pendaki Pemula, Puncak Gunung Papandayan Via Cisurupan

Sumber Gambar: Google Maps @Christopher Ludewig

Gunung Papandayan mempunyai tinggi 2622 mdpl dan menjadi salah satu dari sekian banyak Gunung yang ada di Garut. Termasuk dalam jajaran yang masih aktif tetapi, tidak menyurutkan para pendaki untuk melihat pesona keindahannya dari tempat ini.

Menariknya, Gunung Papandayan memiliki jalur yang tidak begitu sulit. Walaupun, kamu masih bisa melihat dan menikmati tanjakan yang membuat nafasmu terengah-engah. Tetapi, Masih cukup ramah apalagi bagi kamu yang baru pertama kali mendaki dan mencoba mendaki.

Menuju Ke Basecamp Cisurupan

Menuju ke Basecamp Cisurupan begitu mudah. Kamu bisa naik bus menuju ke Terminal Guntur. Kemudian, kamu bisa menggunakan angkot atau elf menuju ke Pasar Cisurupan dengan harga 30 ribu rupiah. Atau, kamu juga bisa menyewa mereka kalau kamu bawa rombongan minimal 10 orang. Harganya bisa 600 ribu sampai 800 ribu untuk pulang pergi.

Sesampainya, di Pasar Cisurupan kamu bisa menggunakan mobil bak terbuka dengan harga 40 ribu rupiah. Dari sini, kamu juga bisa melengkapi berbagai macam kebutuhan logistik seperti makanan atau juga minuman.

Untuk harga tiket simaksinya 65 ribu rupiah. Rinciannya adalah 30 ribu digunakan untuk tiket masuk dan 35 ribu rupiah untuk biaya camping. Bagi kamu yang membawa kendaraan bermotor akan dikenakan biaya tambahan 20 ribu untuk menginap. Bagi Mobil 35 ribu rupiah.

Menuju Pos Kawah Aktif

Sumber Gambar: Google Maps @Cahyo Wiwoho

Mengawali perjalanannya kamu harus melewati kawah yang masih aktif dari Gunung Papandayan. Disarankan untuk membawa masker agar tidak mencium bau belerangnya yang terkadang sangat kuat. Di waktu-waktu tertentu kamu akan mendapati baunya yang sangat menyengat, jadi hati-hati ya. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 30 menit. Dimana, jalur yang akan kamu tempuh tidak terlalu ekstrem. Masih ramah dan cukup landai sayangnya, disini kamu belum bisa mendirikan tenda.

Menuju Pos Gobber Hod

Sumber Gambar: Google Maps @moehamad yogi

Bagi kamu yang ingin merasakan kenikmatan berkemah di Gunung papandayan, pilihlah pos Gobber Hod yang bisa ditempuh kurang lebih 45 menit hingga 60 menit. Dari sini, kamu sudah akan diuji, dimana jalanan tidak terlalu ramah. Kadang kamu akan menuruni sebuah bukit.

Beberapa waktu kemudian, naik dengan tanjakan yang cukup ekstrim tetapi, sangat ramah bagi para pendaki pemula. Beberapa meter kemudian, kamu juga akan melintasi air sungai. Jadi, jangan lupa gunakan sepatu yang nyaman untuk mendaki.

Menuju Pos Camp Area Pondok Saladah

Sumber Gambar: Google Maps @Heru Prasetyo Permana

Inilah mengapa banyak wisatawan dan pendaki memilih Gunung Papandayan. Camp Area Pondok Saladah yang bisa ditempuh dengan berjalan 15 menit sampai 30 menit saja dari Pos Gobber Hod. Salah satu alasannya adalah, disini sudah banyak sumber mata air. Sehingga. kamu tidak perlu bawa banyak air dari bawah.

Air ini tidak hanya bisa diminum tetapi, juga biasa dibuat untuk masak selama berada disini. Airnya sangat segar, bersih dan sangat jernih lho. Selama perjalanan menuju ke tempat ini kamu akan memasuki kawasan hutan cantigi yang indah dan cantik.

Bagi kamu yang malas untuk memasak, tenang saja. Bila waktu libur panjang terutama libur sekolah tiba. Ada banyak warung-warung yang bisa kamu manfaatkan untuk membeli makanan dan minuman. Kebanyakan mereka menjual mie kuah yang membuat badan kamu hangat.

Sunrise Hutan Mati

Sumber Gambar: Google Maps @sabz ayo

Pesona selanjutnya yang bisa kamu nikmati adalah pesona sunrise dari hutan mati yang benar-benar mempesona. Jaraknya hanya 15 menit saja dari Camp Area Pondok Saladah. Hutan Mati ini terbentuk dari erupsi dari Gunung Papandayan yang terjadi pada tahun 2002 lalu. Sayangnya, untuk bisa melihat sunrisenya kamu harus beruntung terlebih dahulu. Karena, kebanyakan pemandangan akan tertutup kabut termasuk sunrise yang benar-benar kamu inginkan.

Kesimpulan

Kamu juga bisa melihat keindahan dari Padang Edelweis yang berada di Tegal Alun perjalanannya kurang lebih 1 jam 10 menit. Menuju kesini kamu akan disuguhkan dengan tanjakan yang cukup fenomenal. Namanya adalah Tanjakan Mamang. Bila kamu ingin melihat bunga abadi ini, datanglah pada bulan Juli sampai September.

Menariknya, baunya sangat harum dan tidak menyengat. Biasanya wisatawan akan berlama-lama ditempat ini. Sehingga, waktu yang dibutuhkan untuk naik kurang lebih 3 jam dan untuk turun kurang lebih 2 jam 45 menit. Bagaimana, sudah siap menjelajah keindahan Papandayan?