OUR NETWORK

Danau Picung, Wisata Buatan Peninggalan Belanda di Bengkulu

Apa yang pertama kali kamu ketahui tentang Bengkulu? Saya yakin salah satunya adalah provinsi yang menjadi habitat bunga langka, Raflessia Arnoldi. Memang tidak salah jika kamu menganggapnya demikian, tapi Bengkulu juga lebih dari itu. Provinsi yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di sebelah selatan ini juga dianugrahi banyak wisata alam yang menawan. Mulai dari pantai yang eksotis, hutan yang alami, hingga air terjun yang menyegarkan pun ada di Bengkulu.

Sumber: Instagram @nadiaputriyulianti13

Provinsi dengan luas wilayah sekitar 19.919 km persegi ini juga dikenal memiliki banyak kekayaan alam berupa mineral tambang. Bahkan di zaman Belanda dulu konon katanya banyak tempat di Bengkulu yang dieksploitasi untuk diambil emas dan peraknya. Jejak-jejak kekayaan mineral Bengkulu juga masih bisa kita saksikan hingga saat ini, salah satunya adalah keberadaan Danau Picung.

Lokasi Danau Picung

Sumber: tempat.me

Danau Picung adalah sebuah danau buatan yang berada di Desa Tj. Agung, Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong, Bengkulu, atau berada kurang lebih 5 km di sebelah utara kota Muara Aman. Lokasi Danau Picung juga terletak persis di belakang rumah dinas Bupati Lebong. Sementara itu, jika para pengunjung datang dari ibu kota Bengkulu, maka mereka harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 4 jam melalui Curup, atau sekitar 3 jam jika ditempuh melalui Bengkulu Utara.

Sejarah Terbentuknya Danau Picung

Danau Picung adalah danau buatan yang dibangun pada masa penjajahan Belanda. Pada awalnya pembangunan danau ini sendiri dimaksudkan untuk memutar kincir pengolahan emas yang berada di sekitar Lebong Tambang. Seiring berjalannya waktu dan semakin menipisnya persediaan emas di sana, galian ini pun ditinggalkan begitu saja sehingga membentuk sebuah cekungan yang menyerupai danau yang sekarang lebih dikenal sebagai Danau Picung.

Pada masa revolusi, secara tidak langsung daerah Lebong, termasuk keberadaan Danau Picung ini turut berkontribusi atas pembangunan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. Karena menurut informasi yang beredar, sebagian emas yang ada di puncak Monumen Nasional adalah hasil tambang di daerah Lebong.

Pesona Danau Picung

Sumber: tempat.me

Meskipun bukan danau alami dan tercipta akibat galian tambang, namun Danau Picung tetap memiliki panorama yang mempesona, karena keasrian dan kealamiannya pun masih terjaga hingga saat ini. Ketika fajar mulai menyingsing dan senja mulai menjelang, Danau Picung akan terlihat lebih cantik dengan warna langit biru bercampur jingga. Selain itu, lokasinya yang dikelilingi oleh bukit juga membuat udara di sekitar Danau Picung cukup segar.

Aktivitas di Danau Picung

Sumber: Instagram @citrawulandari5200

Lokasinya yang cukup strategis dan dengan keindahan alam yang dimilikinya, Danau Picung layak untuk dijadikan sebagai tempat rekreasi keluarga. Tak jarang danau yang satu ini juga dijadikan sebagai tempat untuk menggelar outbound, karena memang memiliki suasana yang sejuk di tengah teriknya panasnya sinar matahari. Danau Picung semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan di kala sore hari, terutama para muda-mudi. Karena menikmati senja di danau yang satu ini mampu memberikan ketenangan tersendiri.

Sumber: Instagram @sui_bengkulu

Jika membawa uang lebih, kamu juga bisa menyewa perahu untuk berkeliling Danau Picung. Harganya juga cukup terjangkau, karena kamu hanya perlu membayar sekitar 5.000,- sampai 20.000,- rupiah untuk sekali jalan. Berkeliling mengitari danau bersama orang terkasih dijamin akan menjadi kenangan yang sangat indah dan tak akan terlupakan.

Fasilitas di Danau Picung

Sumber: Instagram@beginde.idn

Fasilitas di Danau Picung terbilang cukup memadai sehingga semakin menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata favorit untuk mengisi libur akhir pekan. Di sekitar danau terdapat beberapa pondok atau gazebo yang bisa digunakan oleh para pengunjung untuk beristirahat atau sekedar bercengkrama melepas kesunyian. Toilet sebagai fasilitas utama di tempat wisata juga bisa dengan mudah kamu temui di sana.

Sumber: Instagram @hitzz.bengkulu

Di sekitar Danau Picung terdapat beberapa warung yang menjual aneka jajanan dan makanan ringan, mulai dari nasi bungkus, gorengan, hingga jagung bakar. Soal harga jangan takut, karena warung-warung di sana menjual barang dagangannya dengan harga yang cukup normal.
Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk menjadikan Danau Picung sebagai destinasi wisata selanjutnya? Jadi gak perlu jauh-jauh sampai ke luar kota atau bahkan luar negeri, karena di sekitar tempat tinggalmu pun ada tempat wisata menarik, yakni Danau Picung.

Comments

Loading...