in

Ingin Coba Berbasah – Basahan di Tengah Hutan? Datang Saja Ke Curug Ciporolak!

Sumber Gambar: Google Maps @Ferdiansyah

Menyambut libur panjang atau mungkin hanya libur akhir pekan pastinya banyak dari kamu yang ingin berpergian sekedar melepas penat. Melihat keindahan alam negeri ini adalah salah satu solusi yang bisa dilakuka untuk melepas penat lho! Bagi kamu warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan sekitarnya, tak perlu lagi bingung untuk memilih tempat wisata alam karena salah satunya berada tak jauh dari domisili kalian yakni tepatnya berada di Kabupaten Lebak, Banten yang berupa sebuah air terjun atau biasa orang setempat mengenalnya dengan Curug Ciporolak. Ingin tau seperti apa indahnya air terjun ini? Dan kira – kira kegiatan seru apa saja yang bisa dilakukan disana? Yuk, simak ulasan lengkapnya dibawah ini ya!

Air Terjun Ciporolak

Sumber Gambar: Google Maps @Chenel Masakini

Wisata air terjun atau yang lebih dikenal dengan sebutan “curug” bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya kini bisa menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin berwisata dengan pemandangan alam yang alami sambil basah – basahan. Memang banyak sekali deretan air terjun yang berada di wilayah Indonesia namun bagi warga Jabodetabek tak perlu harus jauh – jauh pergi bahkan keluar kota untuk mencari wisata air terjun yang alami. Air Terjun Ciporolak menjadi salah satu pilihan terbaik bagi kamu yang ingin bermain air dari pancuran air terjun yang alami, air terjun ini bisa menyegarkan tubuhmu serta menghilangkan penat dan lelah setelah menjalankan rutinitas setiap hari.

Berkunjung ke air terjun atau curug ini pastinya akan membuat kamu tambah semangat nantinya untuk melanjutkan aktivitas. Masa sih? Ya, karena air terjun ini benar – benar sangat jernih dan alami. Selain itu, Air Terjun Ciporolak menjadi air terjun tertinggi di wilayah Banten yang pastinya akan membuat kamu takjub seketika tiba disana dan melihat pancurannya. Penamaan “ciporolak” pada curug yang cantik ini tak asal saja diberikan karena nama tersebut mengandung arti, kata “ci” diambil dari bahasa Sunda yaitu “cai” yang dalam bahasa Indonesia artinya air sedangkan “porolak” artinya berjatuhan sehingga bila kedua kata tersebut digabungankan artinya air yang berjatuhan.

Sumber Gambar: Google Maps @Ngaprak Leuweung

Kondisi di sekitar Air Terjun Ciporolak ini sangat sejuk dan air nya benar – benar dingin bahkan bisa sampai suhu 16 derajat celcius, maklum saja karena air terjun ini berada di lingkungan hutan yang lebat dan masih dalam wilayah dari Taman Nasional Gunung Halimun tepatnya di dalam Lebak Damar. Selama menikmati air terjun tentunya kamu akan mendapatkan kejutan lainnya yaitu suara merdu dari burung – burung dan suara serangga yang khas dengan suasana hutan sehingga membuat kamu ingin berlama – lama disana. Sedikit informasi, untuk bisa masuk ke area wisata air terjun maka setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk dengan total sebesar Rp 20.000 yang terdiri dari tiket masuk Lebak Damar dan Curug Ciporolak sebesar Rp 15.000 serta Rp 5.000 untuk biaya penitipan atau parkir motor di area rumah warga.

Rute ke Air Terjun Ciporolak

Untuk menuju ke air terjun ini bisa dibilang tak mudah karena perjalanan hanya bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua dan disambung dengan berjalan kaki untuk bisa tiba hingga tepat di bawah air terjun. Salah satu patokan utama adalah arahkan kendaraan menuju ke Kebun Teh Cikuya yang berada di Jl. Raya Cikotok, Hergamanah namun harus berhati – hati karena kondisi jalanannya berbelok – belok. Perjalanan 30 menit dari persimpangan area kebun teh tersebut akan membawa kamu tiba di Kampung Lebak Picung yaitu daerah perkampungan tempat warga tinggal yang sekaligus menjadi tempat terakhir kamu menggunakan kendaraan karena selepasnya kamu harus berjalan kaki melanjutkan perjalanan.

Di kampung tersebutlah kamu bisa memarkirkan kendaraan sekaligus menitipkannya dan membayar tiket masuk lalu mulailah berjalan kaki melewati rumah warga. Salah satu daya tarik dari perjalanan menuju air terjun adalah kamu harus menyebrangi sekitar 3 – 4 anak sungai dengan jembatan gantung lalu menyusuri area persawahan, disinilah kamu akan melihat betapa indahnya alam negeri kita ini. Perjalanan dengan berjalan kaki tersebut memakan waktu kurang lebih 1 – 1,5 jam dengan jarak 3,9 km hingga tiba tepat di depan Air Terjun Ciporolak.

Kegiatan Seru Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Sumber Gambar: Google Maps @Ari Maulana

Sesampainya tepat di depan air terjun pasti kamu akan terkagum – kagum melihat keindahan alamnya terutama air terjunnya. Banyak sekali kegiatan yang bisa kamu lakukan disana mulai dari berenang, duduk di tepi aliran airnya, duduk di atas bebatuan sambil bersantai hingga berfoto. Memang tidak lengkap rasanya bila berkunjung ke air terjun tapi tak menyeburkan diri ke genangan airnya, di air terjun ini kamu bisa berenang untuk menikmati airnya yang sangat dingin namun sebaiknya tetap berhati – hati karena licin dan jangan terlalu menjorok ke dekat pancuran air karena di daerah tersebut memiliki kedalaman yang cukup dalam. Jika tak mau berenang pun tak apa, kamu bisa sekedar menyemplungkan kaki sambil menikmati keindahan alam berupa hutan lebat dengan cuaca yang sangat dingin atau membawa bekal dari rumah untuk disantap di sekitar pinggiran curug bersama kawan atau keluarga.