in

Melihat Keindahan Gunung Sumbing Via Jalur Pendakian Adipuro

Sumber Gambar: Google Maps @miqdam al hikam

Gunung Sumbing dengan ketinggian 3371 Mdpl, menjadi gunung yang memiliki pemandangan yang sangat menawan. Puncak Sejati, Puncak Buntu, Puncak Kawah, dan Puncak Rajawali menjadi pilihan yang disuguhkan untuk bisa melihat keindahan Gunung Sumbing yang sebenarnya.

Kali ini, kami mencoba naik ke Puncak Sejati melalui jalur Kaliangkrik. Nah, di Kaliangrik sendiri tersedia kurang lebih 3 jalur pendakian yang akan kami coba satu per satu. Untuk edisi kali ini, kami terlebih dahulu mendaki melalui Desa Adipuro yang memiliki 4 pos dengan jalur pendakian yang menyenangkan.

Menuju ke Basecamp Adipuro

Basecamp Adipuro sendiri terletak di Prampelan, Rt.08/Rw.03, Desa Adipuro, Kecamatan Kalingkrik, Kabupaten Magelang. Menuju ke titik pendakian ini kamu bisa carter mobil dari pasar muntilan atau juga Terminal Magelang. Harganya kurang lebih 400 ribuan sampai 700 ribuan untuk pulang pergi.

Setelah sampai di Basecamp kamu akan ditarik biaya simaksi sebesar 10 ribu rupiah ditambah dengan biaya kebersihan 2 ribu rupiah. Bagi kamu yang membawa kendaraan bermotor, kamu akan dikenakan biaya parkir 5 ribu rupiah. Nah, untuk memudahkan kamu, disini juga sudah menyediakan HT yang bisa disewa dengan harga 15 ribu saja lho.

Nah, di Basecamp ini sendiri tersedia berbagai macam fasilitas yang bisa kamu manfaatkan. Mulai dari akses wifi gratis, colokan listrik, toilet, ruang istitahat, area parkir yang luas, hingga warung-warung yang bisa kamu manfaatkan untuk membeli beberapa kebutuhan logistik.

Menuju ke Pos 1 dan Pos 2

Sumber Gambar: Google Maps @033 Esalela

Sebelum memulai pendakian jangan lupa untuk berdoa agar perjalanan kamu menuju ke Puncak Sumbing bisa berjalan dengan lancar dan aman ya. Nah, menuju ke Pos 1 kamu bisa menggunakan ojek dengan harga 20 ribu rupiah. Lebih baik kamu naik ojek, karena jalur menuju ke pos 1 adalah ladang warga yang melelahkan. Lumayan bukan untuk menghemat tenaga dan waktu,

Sumber Gambar: Google Maps @Agus Setyawan

Menuju ke Pos 2, jalurnya akan semakin menanjak dengan trek makadam. Nah, ada banyak sekali percabangan. Tetapi, kamu tidak perlu ragu. Karena, ada banyak papan petunjuk yang sudah tersedia yang akan membantu kamu menuju ke puncak. Kurang lebih perlu waktu 1 jam 40 menit untuk bisa sampai di Pos 2.

Sumber Gambar: Google Maps @miqdam al hikam

Di pos ini areanya tidak begitu memungkinkan untuk membangun tenda. Oleh karena itu, disarankan untuk beristirahat setidaknya 10 menit saja. Di Pos ini kamu bisa menemukan sumber mata air yang sangat bersih dan jernih lho. Lumayan untuk menambah amunisi menuju ke Puncak. Kemudian, melanjutkan perjalanan menuju ke Pos 3.

Menuju ke Pos 3 dan Pos 4

Nah, inilah yang selalu ditunggu-tunggu oleh para pendaki dan menjadi ikon di jalur Adipuro. Jalur zig-zag atau yang disebut dengan tanjakan putus asa. Sebelum kamu menikmati jalurnya. Tidak ada salahnya untuk melihat view kebelakang yang benar-benar sangat cantik.

Sumber Gambar: Google Maps @Jejak Kakiku

Setelah melewati jalur putus asa ini, kamu akan menemukan sebuah pertigaan. Disinilah pertemuan antara jalur Adipuro dengan Butuh. Dari sini, kamu akan menemukan jalur arus sungai yang sangat licin. Jadi kamu harus berhati-hati. Bila dimusim kemarau, jalannya hanya berupa bebatuan saja.

Sumber Gambar: Google Maps @Zehdan Group

Biasanya di pos ini para pendaki akan mendirikan tenda dan bersiap-siap untuk summit attack. Disini, kamu juga bisa menemukan sumber mata air. Hanya saja, terdapat di musim penghujan saja lho. Dari pos ini, kamu bisa menikmati pemandangan malam Magelang yang mengesankan. Puncak Merbabu dan Merapi yang seakan mealmbaikan tangan.

Menuju ke Pos 4, jalur tidak akan semakin mudah. Melainkan akan semakin curam. Jalurnya berupa bebatuan yang kecil untuk naik keatas dan sangat curam. Jadi, kamu harus berhati-hati ya.

Puncak

Sumber Gambar: Google Maps @Jejak Kakiku

Perjalanan dari pos 4 menuju ke puncak kurang lebih 1 jam 10 menit saja. Disini, kamu bisa melihat panorama yang mengesankan. Banyak pendaki yang membawa bendera Indonesia dan mengibarkannya disini sebagai tanda bahwa mereka sudah bisa berjuang sampai ke atas seperti para pejuang.

Kesimpulan

Gunung Sumbing Via Adipuro memang membutuhkan kekuatan lebih. Karena, jalurnya yang memang curam. Tetapi, semua pesonanya memang tidak akan pernah bisa kamu lupakan. Jadi, kamu sudah siap mendaki Sumbing via Adipuro? Atau mau melihat pendakian yang lain. Tunggu sesi berikutnya ya.