in

Melihat Keindahan Gunung Merbabu Via Jalur Pendakian Timboa

Sumber Gambar: indoflashlight.org

Gunung Merbabu dengan ketinggian 3157 Mpdl mempunyai 7 puncak yang cukup menawan. Mulai dari Trianggulasi, Kenteng Songo, Ondo rante, Geger sapi, Puncak Syarif, dan Pemancar. Tidak hanya puncaknya yang banyak melainkan, titik pendakiannya pun juga banyak kurang lebih ada 7 jalur yang bisa kamu pilih.

Diantara 7 jalur tersebut 6 jalur merupakan jalur yang sudah terkenal. Tetapi, ada satu yang kurang terkenal. Tetapi, di jalur ini kami akan mencoba untuk memulai pendakian yaitu Timboa. Penasaran apa saja yang akan kamu temui di sini, Mari kita lanjutkan pendakiannya berikut ini.

Menuju Basecamp Timboa

Basecamp Timboa terletak di Dusun Margomulyo, Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Jalur Timboa sendiri merupakan jalur peziarah yang seakan tidak akan pernah sepi. Oleh karena itu tidak heran, bila diwaktu tertentu, banyak peziarah yang akan datang berkunjung kesini.

Menuju ke sini, kamu bisa memulai dari Pasar Ampel. Dari sana, naiklah ojek yang akan membawa menuju ke Lokasi. Harganya hanya 20 ribu rupiah saja. Untuk harga simaksinya sendiri mulai dari 10 ribu rupiah per pendaki. Ditambah dengan uang parkir yang akan dikenakan tarif 5 ribu rupiah saja.

Menuju ke Pos 1, Pos 2, Pos 3

 

Jalur menuju ke Pos 1 masih berupa jalur Makadam, dimana ladang-ladang warga menjadi sajian yang cukup menarik. Banyak warga sekitar yang akan kamu temui, bila kamu mendaki pada siang hari. Perjalanan menuju pos 1 kurang lebih 50 menit. Dari tempat ini kamu bisa melihat sebuah air terjun.

Bagi kamu yang ingin menikmati air terjun ini terlebih dahulu. Kamu bisa belok ke kanan saat berada di Pos Simpangan yang jaraknya hanya 20 menit perjalanan dari pos 1. Disini, kamu bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju ke Pos 2.

Sumber Gambar: Google Maps @isnines deneash

Jalur menuju ke pos 2, masih tetap landai dan nyaman untuk dilintasi. Sayangnya saat musim kering, kamu akan disambut dengan debu yang cukup mengganggu. menuju ke Pos 2, kurang lebih 45 menit saja. Disini, areanya cukup luas, bisa untuk 3 tenda sampai 4 tenda.

Sumber Gambar: Google Maps @Endang Srigati

Menuju ke Pos 3, kamu akan disuguhkan dengan hamparan padang rumput yang cukup tinggi. Bisa mencapai setinggi dada lho. Nah, disini kamu sudah disuguhkan dengan jalan sempit dimana, disebelah kanannya kamu bisa melihat jurang yang menganga. Butuh waktu 75 menit untuk bisa sampai di Pos 3.

Menuju Ke Pos 4 dan Pos 5

Dari pos 3 ini, kamu sudah bisa melihat jalur menuju ke Puncak. Melanjutkan perjalanan ke pos selanjutnya, kamu akan disuguhkan dengan tanjakan yang tidak terlalu tinggi hanya saja cukup melelahkan. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 45 menit untuk bisa sampai di Pos 4.

Menuju ke Pos 5 kamu akan disuguhkan dengan tanjakan dan tidak akan pernah berhenti. Di pos ini kamu sudah sampai di Sabana. Sebuah padang yang luas. Puncak tinggal sebentar lagi.Tetapi, tidak ada salahnya untuk berhenti sejenak dan membuka bekal. Menikmati udara dingin yang perlahan sudah mulai menerpa.

Puncak

Sumber Gambar: Google Maps @GEAR VH

Di jalur pendakian Timboa kamu akan menemukan Jembatan Sirod. Dimana, jalur yang harus kamu lalui adalah sebuah jurang dan jalur yang hanya cukup untuk satu orang, treknya naik dan turun. Kesulitannya adalah jurang yang terlihat menganga dan bayangan kalau jatuh bagaimana.

Tidak hanya itu, angin yang menerpa juga cukup kencang. Sehingga, kamu harus pandai-pandai dalam mengatur keseimbangan. Butuh waktu kurang lebih 10 menit untuk bisa menikmati pemandangan Puncak yang dinamakan Puncak Syarif. Dari sini pemandangan beberapa gunung bisa kamu nikmati.

Kalau kamu mau pergi ke Puncak Kenteng Songo, kamu bisa menuruni lembah dan menanjak naik menuju ke Kenteng Songo dan Trianggulasi. Waktunya hanya 30 menit. tetapi, tetap hati-hati ya.

Kesimpulan

Gunung Merbabu Via Timboa menjadi jalur pendakian yang menarik dan menawan. Biasanya setelah turun banyak para pendaki akan memanfaatkan momen dengan berendam di air terjun yang tampak dari pos 1. Sayangnya air terjun ini hanya ada saat musim penghujan saja ya. Jangan lupa untuk membawa bekala yang cukup. Terlebih air, karena, disini tidak ada sumber air sama sekali. Jadi, sudah siap mendaki via Timboa?