in

Melihat Keindahan Kota Majalengka Dari Gunung Cakrabuana

Sumber Gambar: myranger89.blogspot.com

Kota Majalengka memang mengesankan dengan berbagai pesonanya. Salah satunya adalah pesona Gunung Cakrabuana yang mempunyai ketinggian hanya 1700 Mdpl. Lebih tepatnya terletak di Desa Lemahputih, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka. Jawa Barat.

Ada beberapa banyak titik pendakian yang bisa kamu tempuh. Hanya saja, belum banyak pendaki yang mencoba di semua titik. Konon katanya, tempat ini pernah menjadi tapal batas dari Kerajaan Galuh dan Kerajaan Pakuan Pajajaran. Penasaran, dengan jalur pendakian Gunung Cakrabuana. Mari kita teruskan perjalanan menuju puncak seperti di bawah ini.

Menuju Ke Basecamp Pendakian Gunung Cakrabuana

Menuju ke Basecamp Pendakian Gunung Cakrabuana sebenarnya tidak terlalu sulit. Kamu bisa turun di Terminal Majalengka. Kemudian, kamu bisa mencoba mencari angkutan atau juga mobil dengan harga 500 ribu rupiah hingga 700 ribu rupiah. Untuk pulang pergi, jangan lupa minta nomor handphone, agar kamu bisa dijemput tanpa harus menunggu lama.

Gunung Cakrabuana menjadi salah satu bagian Gunung Sunda yang menjadi salah satu tempat favorit para pendaki Majalengka. Waktu menuju ke atas membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam. Dan waktu turun 2 jam. Oleh karena itu, Banyak pendaki yang memilih berjalan pada malam hari daripada siang hari.

Menuju ke Pos 1

Menuju ke Pos 1 kamu bisa menikmati lahan perkebunan yang cukup luas. Banyak sayur mayur yang tumbuh subur disini. Cobalah untuk menyapa para warganya, mereka pasti akan menyapa balik kamu dengan bersahaja. Bila beruntung, kamu bisa mendapat beberapa kilogram untuk bekal kamu menuju ke puncak.

Sumber Gambar: myranger89.blogspot.com

Setelah berjalan beberapa menit kemudian, kamu bisa memasuki area hutan dan melintasi sungai-sungai kecil dengan bebatuan-bebatuan yang berserakan di jalan. Setelah terlepas dari sungai, kamu akan menemukan jalan tanjakan yang cukup melelahkan. Jadi, kamu harus bersiap-siap ya.

Tiba di Pos 1 kamu akan disuguhkan dengan pondok peristirahatan. Pondok ini biasa digunakan untuk para pekerja yang sedang menanam pohon rotan yang berjenis manau dengan luasnya kurang lebih 15 hektar.

Menuju Pos 2

Sumber Gambar: Google Maps @fikrihidayat 75

Di Pos 2 kamu akan disuguhkan dengan pesona yang berbeda. Mulai dari pesona mitos yang dipercaya para warga mendatangkan kekayaan. Selain itu, ada hal yang paling menarik di tempat ini. Dimana, banyak bunga-bunga yang bermekaran di sekitar jalur pendakian.

Ada bunga Anggrek yang sangat mengesankan dengan warna ungu yang berasal dari jenis Eria. Jumlahnya sangat banyak dan hampir di setiap jalan kamu bisa menikmatinya. Ada juga kantong semar yang cantik pula. Setelah puas menikmati berbagai macam bunga-bunga yang bermekaran.

Nikmatilah sejenak semua keindahan ini. Karena, setlah dari Pos 2, kamu bisa akan menikmati tanjakan yang benar-benar membuat nafasmu terengah-engah. Membuat lutut kamu lemas Ada banyak ranting-ranting yang bisa kamu gunakan untukku berpegangan.

Menuju Puncak

Sumber Gambar: travel.tempo.co

Perjalanan menuju puncak pun sebenarnya tidak terlalu panjang. Walaupun, kamu diuji dengan berbagai tanjakan yang benar-benar membuat kamu lemas. Ada banyak pepohonan seperti jamuju, gadog, puspa yang dilapisi dengan lumut. Kantong semar juga akan kamu jumpai di jalan menuju puncak.

Hanya saja, kantong semar disini jumlahnya lebih banyak. Terkadang kamu bisa melihat bagaimana mereka akan memakan nyamuk yang berada di dekatnya. Tidak lama setelahnya, kamu bisa melihat bagaiamana keindahan dari Puncak Cakrabuana.

Bila kamu datang pada saat pagi hari, kamu bisa menemukan keindahan sang fajar yang benar-benar mengesankan. Langit-langit oranye benar-benar membuatmu tertegun dan enggan untuk berkedip. Begitu pula dengan ladang, perkebunan, perbukitan, dan juga sebagian kota Majalengka.

Kesimpulan

Gunung Cakrabuana ini memang terkenal dengan banyak pacet yang harus kamu hindari. Selain itu, bagi kamu yang baru saja mendaki Gunung ini dan tidak menggunakan Guide. Sangat disarankan untuk tidak mendaki pada saat malam hari. Lantaran, sangat bahaya dan bisa-bisa kamu akan tersesat.

Di Gunung ini juga tersimpan makam yang bila pada musim ziarah. Kawasan ini akan selalu ramai dikunjungi. Menarik, seberapa pun banyaknya orang yang datang, kawasan ini akan selalu saja mampu menampung para pwziarah tersebut. Jadi, sudah siap mendaki Gunung Cakrabuana dan melihat panorama kota Majalengka?