OUR NETWORK

Pasti Terkagum-kagum! Inilah Cantiknya Danau Biru Di Sawahlunto – Sumatera Barat

Source Image: Instagram @berly.caniago

Tahukah anda bahwa Kota Sawahlunto memiliki banyak sekali lokasi wisata yang masih belum terjamah, loh. Kota yang berjarak sekitar 95 kilometer dari sebelah timur Padang ini dulunya merupakan kota pertambangan yang sangat terkenal di Sumatera.

Kota Sawahlunto telah memproduksi batubara sejak tahun 1891, namun setelah pasokan batu baranya habis kota ini menjelma seperti kota hantu karena tidak ada aktivitas apapun disana. Barulah pada tahun 2000 Sawahlunto mulai bangkit kembali namun tanpa mengandalkan batubara lagi, dan berusaha mengedepankan sektor swasta.

Nah, bekas area galian tambang batubara disana seiring berjalannya waktu akhirnya membentuk sebuah danau. Uniknya  nih, danau tersebut terlihat seperti danau alami, bukan buatan. Namanya adalah Danau Biru.

Ingin tahu seperti apa cantiknya Danau Biru? Yuk, kita intip dalam ulasan di bawah ini.

Cantiknya Danau Biru

Sumber: Instagram @ranah_minangrancak

Danau Biru terletak di Tumpuak Tangah Talawi Sawahlunto, Sumatera Barat. Danau ini berada di kawasan yang sangat terpencil, sehingga tidak semua orang mengetahuinya. Barulah setelah beberapa orang mengabadikan moment di danau ini lalu mengunggahnya ke sosial media, Danau Biru pun mulai ramai diperbincangkan. Harus diakui diera modern seperti sekarang ini, sosial media memiliki peranan yang cukup vital menjadikannya sebuah wadah yang efektif dan efisien dalam memperkenalkan tempat wisata baru kepada public.

Danau Biru mulai banyak dikunjungi, bahkan tidak hanya oleh wisatawan lokal saja, melainkan juga wisatawan diluar Provinsi Sumatera Barat. Potret Danau Biru yang bertebaran di sosial media khususnya Instagram, ternyata mampu membuat banyak wisatawan penasaran dan tertarik untuk mengunjunginya. Apalagi setelah diliput oleh beberapa stasiun TV, wah peminatnya pun semakin bertambah banyak.

 

Ketika anda berhasil tiba di Danau Biru maka akan disambut dengan pemandangan yang sangat indah. Banyak pepohonan hijau dan deretan tebing disana menjadikan tempat ini bak oasis yang berada ditengah gurun. Danau biru bahkan tampak seperti toba mini, karena sekelilingnya terdapat gunung batu hijau dengan air berwarna biru.

Sumber: Instagram @selviarozz_

Air di danau ini berasal dari air hujan yang tertampung di dalam lokasi pertambangan. Lantas dari mana asalnya warna biru pada air tersebut? Ternyata setelah diteliti berasal dari endapan air hujan juga tingkat keasaman yang tinggi sehingga ketika pantulan cahaya matahari memancar ke dasar danau, terciptalah efek yang begitu cantik dan mengagumkan yaitu warna biru tosca. Potret menawan inilah yang diburu menjadi spot untuk ber-selfie para wisatawan. Ada pula yang menjadikannya sebagai tempat foto pre-wedding.

Sumber: instagram @bintangsembrani

Oh, iya, jika anda tidak tidak kuat panas-panasan maka bisa membawa payung. Selain untuk terhindar dari sengatan sinar matahari yang dapat menggelapkan kulit, anda pun bisa berfoto sambil memegang payung dengan gaya kece, bersama latar belakang Danau Biru yang indah. Bahkan jika semakin ditilik lebih dalam, pemandangan Danau Biru seperti background drama korea yang banyak mengambil scene dengan bebatuan kapur berwarna putih dan airnya yang biru jernih

Oh, ya telah ditambahkan pula spot untuk berswafoto  bentuk love seperti di bawah ini.

Sumber: Instagram @nandapratama24

Jika membawa bekal, maka bisa menyantapnya disekitaran danau ini sembari menikmati pemandangan elok yang ada disana. Anda pun masih bisa melihat  truk-truk pengangkut batubara lalulalang disekitar danau sehingga menjadi pemandangan unik tersendiri. Kawasan Danau Biru sepenuhnya memang masih menjadi area pertambangan milik PT Aic Jaya Warna. Namun mereka memperbolehkan pengunjung untuk menyambangi danau tapi tidak boleh masuk ke areal pertambangan.

Akses Lokasi Yang Masih Sangat Sulit

Salah satu yang menjadi kendala wisatawan menuju lokasi ini adalah jalanannya sangat sulit dikarenakan letaknya ada dikawasan yang terpencil. Sebenarnya bisa saja membawa mobil, namun sangat disarankan membawa motor saja. Dengan catatan motor tersebut juga harus dalam keadaan prima karena jalanan menuju kesana dipenuhi oleh tanah dan bebatuan yang tajam.

Sumber: Instagram @berly.caniago

Danau Biru berjarak sekitar 13 KM dari pusat Kota Sawahlunto. Sebelum sampai ke danau anda akan mencapai Taman Satwa Kandi terlebih dahulu. Setelah itu jalananpun dipenuhi tanah berbatu. Jaraknya sekitar 6 KM.

Jalanan tersebut dulunya dipakai oleh truk-truk pengangkut batu bara di perbukitan sehingga wajar saja lambat laun menjadi jelek akibat setiap hari truk-truk itu memuat beban yang besar dan selalu hilir mudik membawa batu bara.

Sumber: Instagram @noermansyah

Oh, ya, persiapkan juga ban cadangan. Siapa tahu ban motor anda kempes dijalan jadi bisa diganti oleh ban satunya. Jika setelah hujan jangan memaksakan diri untuk datang ke Danau Biru, sebab jalanan yang harus dilalui akan berubah menjadi becek dan sangat berbahaya.

Apabila dalam perjalanan anda sedikit ragu menuju lokasi maka jangan sungkan untuk bertanya kepada masyarakat setempat disana, ya. sebab mereka juga tidak akan sungkan menunjukkan lokasinya.

Sumber: Instagram @rojaatulkhoiriyah_

Disamping akses transportasi, fasilitas di Danau Biru ini masih belum memadai. Tidak ada toilet, apalagi mushola, sehingga ini menjadi PR besar bagi pemerintah setempat untuk segera melakukan perbaikan. Tidak hanya untuk pemerintah setempat saja, anda pun jika berkunjung ke Danau Biru harus tetap menjaga kebersihan lingkungan disana, supaya Danau Biru tetap nyaman terlebih ketika berburu spot instagramable.

Demikianlah ulasan mengenai Danau Biru di Sawahlunto Sumatera Barat. Bagi anda yang penasaran serta ingin menikmati keindahan Danau Biru, segera kunjungi objek wisata ini, ya dan bersiaplah terkagum kagum dengan keindahannya.

 

….

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…