OUR NETWORK

Pesona Natural Air Terjun Curug Air Hitam Atau Curug Mbah Gimo

Sumber Gambar: infokyai.com

Air terjun Curup Hitam atau lebih dikenal dengan nama Air Terjun / Curug Mbah Gimo merupakan destinasi wisata alam yang cukup istimewa bagi sang pemilik. Air terjun ini dimiliki oleh mbah Gimo.

Kepemilian suatu curug tersebut bukan merupakan suatu kesengajaan. Namun menjadi suatu kebetulan yang cukup istimewa dan kebanggaan bagi Mbah Gimo dan sekeluarga. Sebab pada dasarnya lokasi dari air terjun itu sendiri terletak di sebuah kawasan perkebunan kopi. Pemilik dari perkebunan kopi itu adalah mbah Gimo.

Sumber Gambar: lampung.co

Walaupun di dalam perkebunan kopi milik mbah Gimo terdapat air terjun, namun pihak dari keluarga Mbah Gimo itu sendiri tidak terlalu memanfaatkan keadaan tersebut. Jadi Mbah Gimo sama sekali tidak mengelola ataupun menjadikan sebagai ladang usaha dalam bidang pariwisata. Hal itulah yang membuat destinasi air terjun ini terlihat cukup istimewa. Sebab walaupun masih dalam wilayah perkebunan loping Mbah Gimo, namun Mbah Gimo sama sekali tidak mengklaim bahwa air terjun yang ada menjadi hak milik sepenuhnya bagi Mbah Gimo.

Karena itulah air terjun ini diberi mama dengan Curug Mbah Gimo. Sedangkan nama lain yaitu Air Terjun Curug Air Hitam diambil dari nama kecamatan yang menjadi lokasi dari Curug Mbah Gimo ini. Sehingga curug yang ada di wilayah perkebunan tersebut menjadi milik bersama. Selain itu semua orang tanpa terkecuali dibebaskan untuk mengunjungi curup tersebut. Serta tanpa batasan waktu dan dapat berkunjung kapan pun.

Lokasi Air Terjun Curug Hitam

Letak dari Curug Air Hitam ini berada di kompleks perkebunan kopi milik Mbah Gimo. Jadi lokasi / alamat air terjun sama dengan lokasi / alamat dari perkebunan kopi Mbah Gimo itu sendiri. Untuk alamat lengkap dari perkebunan kopi / Curug Air Hitam yaitu Tangk Temiangan, AIR Hitam, Lampung Barat. Untuk akses menuju ke daerah Lampung Barat itu sendiri telah dikenal dengan akses yang butuh perjuangan bagi pengunjung luar Kota Lampung Barat. Karena resiko tersesat akan menuju ke lokasi air terjun sangat besar.

Selain itu penggunaan dari Google map juga kurang efektif. Terlebih lagi ada beberapa curug yang ada di Indonesia yang juga memiliki nama Curug Air Hitam. Sehingga harus diperhatikan dengan jelas untuk penggunaan Google map. Supaya destinasi yang dituju tidak keliru.

Ada sebuah tips supaya tidak tersesat selama perjalanan menuju keCurug Air Hitam. Tips tersebut yaitu penggunaan kata kunci pada pencaharian Google map. Sebaiknya gunakan kata kunci Curug Mbah Gimo. Kemudian ikutin petunjuk arah yang tersedia hingga sampai di tujuan. Tanpa adanya resiko tersesat ke Curug Air Hitam di daerah lain, termasuk di daerah Bengkulu.

Harga Tiket Masuk Dan Waktu Operasional

Harga dari tiket masuk untuk Curug Air Hitam ini adalah gratis. Pengunjung pun tidak akan dikenakan biaya kontribusi apapun. Untuk waktu operasional dari Curug Mbah Gimo / Curug Air Hitam yaitu selama 24 non stop. Tetapi sangat disarankan untuk mengunjungi curug pada siang hari. Sebab kondisi jalur tracking menuju ke curug cukup ekstream. Apalagi belum tersedia lampu / pencahayaan khusus untuk malam hari.

Fasilitas Air Terjun Curug Air Hitam / Curug Mbah Gimo

Sumber Gambar: infokyai.com

Satu – satunya fasilitas yang tersedia di Curug Mbah Gimo yaitu fasilitas alam yang berupa air terjun dengan pesona alam khas pegunungan. Serta keberadan dari kolam kecil yang ada di bawah air terjun.

Sedangkan untuk fasilitas lainnya sama sekali tidak tersedia di Curug Mbah Gimo ini. Karena pihak dari Mbah Gimo sendiri sama sekali tidak berniat untuk menjadikan Curug Mbah Gimo sebagai ladang usaha pariwisata, karena itulah tempat ini sama sekali tidak dikelola oleh siapapun juga.

Jadi pengunjung pun harus mempersiapkan perlengakapan dan kebutuhan sendiri dari rumah, khususnya minuman dan makanan. Sebab di sekitar air terjun tersebut tidak ada satu pun warung yang ada. Hanya ada ada beberapa warung kecil, letaknya pun cukup jauh dari lokasi curug. Di warung tersebut dapat merasakan secara langsung olahan kopi dari perkebunan Mbah Gimo. Sedangkan untuk fasilitas jalan yang tersedia juga sangat apa adanya. Jalan tersebut hanya jalan setapak yang berupa tanah. Bahkan tanpa dilengkapi pengaman apapun. Jadi pengunjung pun harus ekstra berhati – hati, khususnya pada saat musim penghujan.

Jalur tracking pada curug tersebut tergolong cukup berbahaya. Di beberapa titik pun terdapat jurang yang terlihat cukup dalam, lalu kondisi jalan juga licin. Terkadang pada musim penghujan kondisi jalur tracking dipenuhi dengan gebangan air dan sedikit becek.

Pesona Air Terjun Air Hitam

Pesona alam dari Curug Mbah Gimo ini tidak hanya terdapat pada air terjun / curug itu sendiri. Melainkan juga suasana di sekitar Curug Mbah Gimo itu sendiri. Berikut ini adalah pesona dari Curug Mbah Gimo :

1. Aroma kopi yang sangat kuat

Aroma kopi menjadi pesona utama dari Curug Mbah Gimo yang pada dasarnya terletak di area perkebunan kopi. Sehingga telah menjadi hal yang sangat wajar untuk kondisi tersebut. Perkebunan kopi juga dapat dijadikan sebagai tempat spot foto yang natural.

Sumber Gambar: eloratour.wordpress.com

Apalagi jika berkunjung saat bunga kopi sedang bermekaran. Aroma kopi yang akan tercium sangat kuat. Begitu pula dengan bunga kopi yang mempercantik landscape dari perkebunan kopi Mbah Gimo. Lalu saat musim panen tiba juga akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati hasil kopi yang fresh from the garden.

2. Curug Mbah Gimo

Kondisi dari air terjun ini tidak begitu tinggi dan dapat pula dikaregorikan sebagai mini waterfall. Ukuran tinggi dari curug tersebut hanya mencapai ±11 meter. Tetapi curug sedikit lebar dengan ukuran dari lebar curug ialah ±10 meter. Dengan ukuran tinggi dan lebar tersebut membuat bentuk dari curug ini yaitu persegi. Hal ini menjadi fenomena yang cukup langka mengingat sebagian besar curug mempunyai arus memanjang, entah itu memanjang ke bawah ataupun ke samping.

Sumber Gambar: Instagram @sebastianirvando

Bentuk tebing dari curug ini sangat unik. Kontur tebing yang tidak rata dan berbentuk menyerupai tangga. Tetapi dengan lebar setiap tingkat sangat kecil. Jadi air terjun ini layaknya air terjun beringkat dengan kontur tebing yang tidak rata, namun arus yang dihasilkan tegak lurus dan langsung jatuh ke bawah. Berbeda dengan curug beringkat yang arusnya air terjun jatuh terlebih dahulu ke setiap tingkatnya

3. Kolam Air Terjun

Sumber Gambar:warta9.com

Tepat di bawah air terjun terdapat sebuah kolam yang tidak begitu dalam. Tingkat dari kedalaman kolam hanya mencapai sekitar ±80 cm. Jadi sangat aman untuk berenang dan merasakan secara langsung kesegaran dari sumber mata air Curug Mbah Gimo secara langsung. Kondisi dari arus air terjun pun tidak begitu deras.

Loading...

Hey there!

Forgot password?

Don't have an account? Register

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…