Melihat Baiturrahman Dalam Ukuran Kecil Di Masjid Bujang Salim

Selain wisata belanja, kuliner, dan belanja pasti kita tahu ada pula wisata sejarah dan religi. Banyak tempat di Nusantara yang bisa dijadikan tempat wisata sejarah dan religi yang menarik. Seperti Candi Borobudur, Makam Wali Songo dan beberapa masjid yang mempunyai nilai historis tersendiri. Aceh juga tak mau kalah dengan daerah lain disana terdapat masjid Baiturrahman dan kembarannya Masjid Bujang Salim. Penasaran seperti apa masjid tersebut, ikuti ulasannya di bawah ini!

Sejarah Singkat Masjid Bujang Salim

Nama Masjid Bujang Salim sendiri diambil dari nama salah seorang pahlawan perintis pergerakan kebangsaan/kemerdekaan Aceh. Nama panjangnya Teuku Rhi Bujang Selamat atau Bujang Salim Bin Rhi Mahmud lahir pada 1891 dan wafat tahun 1959. Pada saat zaman perjuangan dahulu Belanda memang sangat kejam membuat Bujang Salim sampai di asingkan ke berbagai tempat. Mulai dari Merauke, Ausralia, Jakarta hingga akhirnya di persilahkan kembali pulang ke Krueng Geukeuh.

Begitu beratnya perjuangan sang pahlawan sehingga patut jika kemudian masyarakat mengabadikan namanya menjadi nama sebuah masjid. Selain itu karena perangainya yang santun, dan alim masyarakatpun juga tak keberatan jika masjid megah di daerahnya tersebut di berikan nama demikian. Awalnya masjid ini berkonstruksi kayu dengan ukuran tak lebih dari 25×15 meter persegi. Tetapi setelah di renovasi menjadi lebih luas dengan ukuran 65×50 meter persegi, mampu menampung 27.000 jamaah.

Pesona Keindahan Masjid

Memiliki rupa yang mirip masjid Agung Baiturrahman membuat Masjid Bujang Salim sering di sebut sebagai versi miniaturnya. Bangunananya indah, megah dan memang terlihat serupa dengan masjid Baiturrahman. Perbedaan utamanya selain pada ukuran adalah terletak pada jumlah kubahnya. Masjid Bujang Salim hanya punya lima kubah sedangkan masjid Baiturrahman punya dua kubah lebih banyak.

Masjid indah dan megah ini terletak di Jalan Ramai Keude Krueng Geukeuh. Tepatnya berada di Desa Beringin Dua, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara Aceh. Lokasinya termasuk strategis dan terlihat oleh mata siapapun yang kebetulan lewat. Ini jugalah yang membuat tempat ini tak pernah sepi orang mampir untuk beribadah.

Fasilitas Yang Tersedia

Sebagai salah satu masjid agung sudah tentu Masjid Bujang Salim punya fasilitas yang memadai. Tercatat di sana terdapat tempat parkir yang luas, ruangan yang nyaman, serta perlengkapan sholat yang bersih dan rapi. Tempat wudhu, toilet, perlengkapan mengaji, loker barang semuanya tersedia. Hal ini tentu saja agar para jamaah merasa nyaman dan khusyu’ saat melakukan ibadah.

Terdapat juga fasilitas pendukung yang tak kalah penting seperti AC dan CCTV. Adanya kamera di ruang ibadah dinilai memang sangat penting agar kejahatan seperti hilangnya barang jamaah atau kotak amal masjid bisa terdeteksi. Para pengurus atau marbot masjid juga di sediakan ruang istirahat yang tak kalah nyaman dan bersih tentunya. Itu semua dibuat agar yang datang ataupun yang mengurus masjid bisa sama-sama betah dan ingin berkunjung kembali.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan

Banyak hala menarik yang bisa kamu lakukan ketika mengunjungi sebuah rumah ibadah seperti masjid. Beberapa hal itu antara lain:

  1. Beribadah

Karena kamu mengunjungi sebuah tempat ibadah, maka hal pertama yang kamu bisa lakukan adalah beribadah. Menunaikan sholat lima waktu atau sholat sunnah dengan khidmat juga khusyu’. Jika waktu berkunjungmu tepat, kamu bisa ikut serta mengikuti kajian rutin masjid. Setelah itu dijamin pengetahuanmu tentang agama akan lebih dalam.

  1. Belajar Sejarah

Pasti dibalik sebuah bangunan terdapat sejarahnya masing-masing. Hal tersebut juga berlaku untuk bangunan masjid di Aceh Utara ini. Kamu bisa mempelajari sejarah berdirinya masjid serta asal usul namanya yang ternyata erat dengan perjuangan bangsa. Tentunya belajar langsung lebih menyenangkan daripada lewat perantara seperti gadget.

  1. Menikmati Keindahan Masjid

Arsitektur bangunan yang indah dan megah tentu patut untuk di nikmati dengan seksama. Interior dalamnya yang bertabur kaligrafi indah menambah kesan anggun pada bangunan masjid. Bayangkan berada di tempat seindah itu sambil belajar ilmu agama tentu menyenangkan.

Meski sekilas terlihat mirip dengan masjid agung Baiturrahman ternyata masjid Bujang Salim juga punya ciri khas tersendiri. Kedua tempat tersebut sangat cocok untuk di jadikan tempat mengikuti kajian atau sekedar beribadah. Bagaimana sudah merencanakan akan berkunjung kapan? Sekian dahulu artikel ini semoga bermanfaat.

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.