Berwisata Sembari Belajar Sejarah di Meuligoe Bireuen

Kamu pasti sudah pernah mendengar tentang Gedung pendopo bukan? Hamper setiap daerah di Indonesia memiliki Gedung Pendopo yang juga digunakan sebagai tempat tinggal Bupati daerah setempat. Ada satu Pendopo di Aceh yang kini bisa dikunjungi karena sudah menjadi objek wisata yang sangat menarik yaitu Meuligoe Bireuen.

Sesuai dengan Namanya, Gedung Pendopo ini berada di Kabupaten Bireuen tepatnya di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh. Sama dengan pendopo yang ada di daerah lainnya, Gedung Pendopo Bireuen juga terletak di pusat kota.

Sebelah utara berbatasan dengan kompleks perkantoran, sebelah timur berbatasan dengan Jalan Kuala Raja, kemudian sebelah selatan berbatasan dengan T. Hamzah Bendahara, dan yang terakkhir sebelah barat berbatasan dengan kompleks perkatoran.

Fakta Menarik Tentang Meuligoe Bireuen

- Advertisement - From Korea With Love Concert

Meuligoe Bireuen dijadikan sebagai salah satu objek wisata karena memiliki Riwayat sejarah hingga potensi untuk dikunjungi para wisatawan akan sangat besar jika dibuka untuk umum. Hal ini didukung dari letak bangunannya yang berada di pusat kota. Sangat strategis dan membuat siapapun yang ingin berkunjung akan semangat sebab tidak perlu membutuhkan waktu berjam-jam untuk bisa menemukannya.

Terlebih lagi sejarah kota yang disebut dengan serambi Mekkah ini sangat menarik untuk dipelajari. Tempat ini akan sangat cocok untuk kamu kunjungi dalam rangkat wisata keluarga.

Mengajak anak-anak ke tempat ini sekaligus belajar tentang sejarahnya akan menambah wawasan dan pengalaman anak-anak. Berikut ini beberapa fakta menarik yang wajib kamu ketahui dari Meuligoe Bireuen.

  • Bergaya Kolonial

Didirikan pada tahun 1934, Gedung Meuligoe bisa dikatakan sebagai bangunan kolonial. Ini bisa dilihat dari bangunan yang bercorak arsitektur kolonial yang khas dengan bangunannya yang tampak kuat dan kokoh berwarna putih. Tak heran jika kini tempat ini menjadi objek wisata karena bangunannya memang tampak indah dan unik.

  • Sempat Menjadi Tempat Singgah Presiden Soekarno

Yang menjadikan pendopo ini terkenal salah satunya adalah karena Presiden Soekarno sempat singgah selama seminggu. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1948. Saat itu, Presiden Soekarno menumpang pesawat Dakota dan mendarat di Lapangan Terbang Sipil Cot Gapu.

Kedatangan Presiden pada tanggal 17 Juni 1948 tersebut disambut oleh Komandan Divisi X Tentara Republik Indonesia yaitu Kolonel Husin Yusuf dan Gubernur Militer Aceh, Langkat, dan Tanah Karo, Jenderal Mayor Tengku Muhammad Daud Beureueh.

  • Terdiri Dari 4 Kamar

Sesuai dengan yang disampaikan oleh Kepala Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Bireuen, bangunan Pendopo ini terdiri atas empat kamar. Keempat kamar tersebut terdiri dari Kamar Kolonel Husin Yusuf, Kamar Radio Jaya, dan Kamar Presiden Soekarno.

Kamar terakhir adalah peusijeuk atau yang berarti tepung tawar. Kamar ini digunakan khusus untuk prosesi adat yang dilakukan pada saat ada tamu penting berkunjung ke Kabupaten Bireuen.

  • Kamar Khusus Radio Rimba Raya

Radio Rimba Raya merupakan radio yang menjadi corong Indonesia di dunia Internasional dan berasal dari Banda Aceh. Radio ini sempat disimpan di bangunan ini hingga pada saat agresi militer Belanda makin massif, radio tersebut digeser ke pedalaman Kabupaten Bener Meriah, tepatnya berada di Kawasan Rimba Raya.

Jejaknya yang mengandung kisah dan sejarah penting inilah yang membuat lokasi penyimpanan radio masih dipertahankan hingga saat ini.

  • Memiliki Beberapa Koleksi Barang Antik

Selain dijadikan sebagai tempat wisata, Pendopo ini juga dijadikan sebagai Cagar Budaya Bireuen. Banyaknya koleksi barang antik dan purbakala yang ada akan semakin menunjukkan adanya sejarah yang sangat penting di tanah Aceh.

Melihat beberapa koleksi barang antik dan purbakala yang ada akan membuatmu terpana dan takjub karena barang-barang tersebut masih terawat dengan apik hingga saat ini.

Nah, untuk kamu yang ingin berkunjung ke Meuligoe Bireuen bisa dating setiap hari Senin dan Kamis pada pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Tak perlu cemas dan khawatir karena aka nada pemandu yang akan membawamu berkeliling Gedung Pendopo dan mengetahui seluruh kisah yang kini menjadi sejarah penting untuk Provinsi Aceh dan Indonesia. Ada banyak sekali fakta menarik dan daya Tarik yang dimiliki oleh objek wisata yang satu ini, kamu wajib mengunjunginya sendiri untuk membuktikannya!

Must Read

Related Articles

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.