in

Berwisata Sejarah Seru ke Museum Negeri Sulawesi Utara

Sumber Gambar: Google Maps @Miftakhul Jannah

Wisata sejarah tidak selalu membosankan. Biasanya yang diburu oleh wisatawan khususnya kalangan milenial adalah tempat yang memiliki spot  menarik. Jika anda juga berpikir demikian, didestinasi wisata sejarah juga bisa jadi spot yang tetap memiliki nilai interest tinggi loh. Manfaat lainnya hasil unggahan anda bahkan bisa menjadi media informatif untuk followers supaya tahu lebih banyak tentang kebudayaan Indonesia.

Salah satu tempat wisata sejarah menarik adalah Museum Negeri Sulawesi Utara. Sesuai dengan namanya museum ini berlokasi di Sulawesi Utara, tepatnya di Jalan W.R. Supratman No.72, Kota Manado. Sebutan populer lainnya untuk museum ini adalah National Museum of Manado. Pada dasarnya museum ini merepresentasikan terkait sejarah dan kebudayaan dari penduduk lokal Provinsi Sulawesi Utara.

Museum Negeri Sulawesi Utara mulai dibangun sekitar tahun 1974. Hal yang membuat tercetusnya dari pembangunan museum ini adalah karena pada tahun 1967, banyak ditemukan benda-benda keramik dihalaman seorang warga dari Kecamatan Ratahan. Benda tersebut bernama Bola Resun, ditemukan saat sedang berkebun. Benda itu lalu diserahkan pada Kantor Daerah Ditjen Kebudayaan Manado.

Peresmian museum ini sendiri baru di sahkan pada tanggal 9 Januari tahun 1991. Kira-kira apa saja hal menarik yang ada di dalam museum ini? Berikut Ulasan Selengkapnya.

Mengunjungi Museum Negeri Sulawesi Utara

Sumber Gambar: Instagram @joyabdi

\Bangunan Museum Negeri Sulawesi Utara terdiri dari tiga lantai. Anda bebas menjajaki setiap ruangan disana satu per satu. Adapun konsepan yang diusung oleh museum ini adalah kebudayaan rumah adat ala Minahasa. Jadi saat anda berada di halaman depan, maka akan menjumpai berbagai koleksi ornament kuno dari adat Minahasa. Misalnya seperti waruga juga beda kuno lainnya.

Saat anda masuk ke dalam museum ini maka akan langsung disuguhkan berbagai koleksi menarik di sana. Koleksinya bisa dibilang cukup lengkap dan detail. Kurang lebih koleksi tersebut sudah mencapai 2.810 buah. Wah, cukup banyak, ya?

Nah, koleksi ini terbagi dalam 10 jenis bidang di antaranya yaitu biologika, geologika, historika, arkeologika, etnografika, filologika, juga teknologika. Sayangnya, nih, tidak semua koleksi bisa dipertontonkan ke publik. Setidaknya hanya ada 500 koleksi yang bisa dilihat oleh umum. Tapi, itu sudah cukup mewakili untuk menuntaskan hasrat ke-kepoan anda akan benda-benda sejarah asli Sulawesi Utara di masa lalu.

Benda-benda ini umumnya diperoleh dari berbagai penjuru daerah di Sulut, seperti Minahasa Selatan, Sangihe, Manado, Sitaro, Taulut, Bolaang Mongondow dan masih banyak lagi.

Sumber Gambar: Google Maps @Bravo Vermeulen

Oh ya jangan khawatir akan kebingungan, di museum ini juga diberikan fasilitas pemandu wisata. Pemandu tersebut siap membantu anda dalam menjelajahi semua hal yang berhubungan dengan Museum Negeri Sulawesi Utara. Bukan hanya wisatawan nasional saja yang bisa dipandu, melainkan mancangera juga. Wah professional sekali ya. Yup, pemandu disana fasih berbahasa inggris. Satu pemandu, bisa membimbing sekitar 15 sampai 20 orang.

Banyak Spot untuk Berfoto

Sumber Gambar: Google Maps @Frimas Wibowo Tandio

Di Museum Negeri Sulawesi Utara anda diperbolehkan memotret disudut manapun. Di museum ini banyak sekali patung-patung yang menggambarkan kehidupan manusia purba di Sulawesi Utara. Patung-patung inilah yang bisa anda ajak untuk berfoto, keren kan?

Akses Transportasi

Untuk mencapai Museum Negeri Sulawesi Utara terbilang cukup mudah, sebab banyak dilalui oleh kendaraan umum yang berlalu lalang. Jika berangkat dari pusat kota anda hanya perlu mengarahkan kendaraan ke kawasan Teling. Setelah itu menuju Masjid Raya Ahmad Yani. Nah, setelah sampai masjid berarti sudah dekat dengan lokasi. Hanya perlu mengarahkan kendaraan anda lurus saja kurang lebih sekitar 100 meter lagi, nanti akan langsung bertemu dengan Museum Negeri Sulawesi Utara ini.

Harga Tiket Masuk

Sumber Gambar: Google Maps @Dodi Dodi

Saat anda berkunjung ke museum ini maka harus membayar tiket masuk sebesar 1000 rupiah. Sangat terjangkau bukan? Harga tersebut tentu saja dapat berubah sewaktu-waktu ketika fasilitas di museum semakin meningkat.

Demikianlah ulasan menarik terkait Museum Negeri Sulawesi Utara. Di museum anda dapat memperoleh ilmu sejarah dalam visual yang real. Jadi tidak hanya dibayangkan saja, seperti anda mendengarnya atau melihat gambar ilustrasi saat diterangkan di bangku sekolah. Dengan kata lain ilmu yang diperoleh pun lebih mudah untuk diserap. Jadi jika sedang berada di Sulawesi Utara, jangan ragu untuk menyisihkan waktu mengunjungi museum ini, ya.