in

Desa Sawinggrai, Rumah Bagi Burung Cenderawasih

Sumber Gambar: routinescape.wordpress.com

Papua, kawasan tiimur di Indonesia yang mempunyai berjuta mutiara keindahan. Salah satunya adalah Desa Sawinggrai yang menjadi tempat terbaik untuk mengetahui habitat Burung Cendrawasih. Salah satu hal yang paling menyenangkan bila berkunjung ke Papua adalah sambutan hangat warganya.

Begitu pula yang bisa kamu rasakan di tempat ini. Selain itu, suasana sangat nyaman dan membuat kamu benar-benar lupa akan urusan pekerjaan. Banyak canda tawa, riang gembira yang bisa ditularkan disini. Penasaran, dengan cerita lebih lanjut mengenai kawasan ini. Mari kita lanjutkan perjalanannya di bawah ini.

Mengenal Desa Sawinggrai

Sumber Gambar/: travel.okezone.com

Bagi kamu yang datang ke desa ini, biasanya kamu akan disambut dengan sambutan tarian bernama makakero. Biasanya, tarian ini akan dipersembahkan bagi tamu yang memang dianggap penting. Tarian ini mewajibkan para penari menggunakan pakaian khasnya.

Sumber Gambar: wartawisata.id

Selanjutnya, kamu akan disuruh untuk mencelupkan kaki ke dalam cawan yang sudah berisikan air bunga. Hal ini merupakan sebuah simbol bahwa kamu sudah diterima dengan hormat di tempat ini. Nah, salah satu alasan mengapa banyak wisatawan berkunjung ke sini adalah melihat langsung keunikan dan kebiasaan Burung Cendrawasih.

Cara Menuju ke Desa Sawinggrai

Sumber Gambar: Instagram @shalsabilapauner

Menuju ke Desa Sawinggrai memang tidak mudah. Kamu harus menempuh pesawat selama 7 jam dari Jakarta menuju ke Nabire. Kemudian, 2 jam perjalanan menggunakan pesawat perintis menuju ke Bandara Marinda di Raja Ampat. Dari sini kamu bisa pergi ke pelabuhan dan niak kapal. Waktu yang harus ditempuh kurang lebih 2 jam sampai 5 jam.

Selain dari Wasai, kamu juga bisa menempuhnya dari pelabuhan Sorong dengan menggunakan kapal cepat dengan harga 500 ribu. Kalau dari wasai harga mulai dari 150 ribu. Bagaimana, cukup mudah bukan? Tetapi, kamu harus perhatikan fisik kamu juga ya.

Lebih baik setelah penerbangan yang cukup panjang, kamu beristirahat dahulu untuk memulihkan tenaga. Setidaknya 4 jam sampai 7 jam. Baru melanjutkan perjalanan laut dengan pemandangan yang mengesankan. Laut biru, gunung, pulau, bukit, kadang kamu juga bisa melihat ikan, sungguh ini adalah surga yang harus kamu kunjungi.

Pesona Desa Sawinggrai

Sumber DGambar:i Instagram @snisi24

Satu hal yang bisa kamu nikmati adalah pemandangan bawah lautnya. Dengan snorkeling atau juga diving. Banyak spot yang bisa kamu nikmati disini. Bahkan, dunia bawah lautnya benar-benar sangat mengesankan lho. Kamu bakal disuguhkan dengan berjuta terumbu karang dan ikan-ikan kecil dengan warna-warna yang menggemaskan.

Sumber Gambar: routinescape.wordpress.com

Atau, kamu juga bisa sekedar memberi makan ikan-ikan bersama dengan para warga  sekitar. Biasanya anak-anak yang akan menemanimu disini. Rasakan pula senja dan fajar yang membuat kamu betah berlama-lama di tempat ini.

Sumber Gambar: tripzilla.id

Cobalah menyatu dengan warga, kamu bakal dimasakkan berbagai macam menu-menu khas yang enak-enak dan lezat. Semuanya serba ikan, bagi kamu warga muslim, kamu boleh lho meminta mereka tidak memasukkan bumbu yang menurut kamu haram.

Melihat Cendrawasih

Sumber Gambar: tripzilla.id

Inilah dia hal yang paling ditunggu-tunggu yang bisa kamu nikmati disini. Menikmati pesona Burung Cendraewasih yang menggoda. Hanya saja, untuk bisa melihatnya kamu harus naik ke bukit manjai sekitar 30 menit. Penduduk desa siap menemani kamu dan menjadi pemandu yang baik.

Kalau mau melihat mereka menari, datanglah pukul 7 sampai 8 pagi dan pukul 4 sampai 5 sore. Jangan sampai membuat keributan ya, Karena burung-burung ini tidak suka dengan kehadiran manusia. Segala jenis burung Cendrawasih dengan pesona warna bulunya bisa kamu nikmati disini. Jangan lupa bawa kamera tingkat tinggi ya, agar kamu bisa mengabadikan setiap gerak-geriknya.

Penginapan

Sumber Gambar: greenberita.com

Berbicara soal penginapan, kamu tidak perlu khawatir, karena disini sudah ada homestay yang disiapkan untuk kamu. Harga 500 ribu per malam per orang. Harga ini sudah mencakup fasilitas memberi makan ikan, snorkeling, melihat cendrawasih, bahkan sampai makan tiga kali sehari dengan berbagai macam menu makanan khas papua. Rasanya, seperti seorang raja saja di tempat ini.

Kesimpulan

Desa Sawinggrai menjadi salah satu pesona yang tidak boleh kamu lewatkan bila menjelajah papua. Keindahannya, ketenangannya, bahkan keramahan warganya sangat sulit untuk dilupakan. Apalagi, dengan pesona burung cendrawasih yang benar-benar sangat menawan. Jadi, kapan kamu akan menjadikan tempat ini sebagai daftar kunjungan wisata kamu selanjutnya.