OUR NETWORK

Monumen Tsunami Sigli, Bangunan Bersejarah yang Kini Mulai Dilupakan

Saat pertama kali mendengar kata Aceh, apa yang pertama kali ada di benakmu? Saya yakin salah satunya adalah tentang tsunami yang meluluhlantahkan bumi Serambi Mekkah pada 26 Desember 2004 yang lalu. Bencana maha dahsyat itu memang akan terus dikenang dan menjadi sejarah kelam tanah Aceh, karena memakan ratusan ribu korban jiwa.

Museum Tsunami Aceh, Sumber: Acehonline
Monumen Tsunami Sigli, Sumber: Tikettravelling

Untuk mengenang peristiwa memilukan tersebut, maka dibangunlah beberapa museum dan monumen tsunami di Aceh. Untuk saat ini museum tsunami terbesar dan termegah yang ada di Tanah Rencong adalah Museum Tsunami Aceh, yang terletak di Banda Aceh. Dikatakan megah karena museum tersebut terdiri dari 4 lantai dengan menempati luas lahan sekitar 10.000 meter persegi dan menghabiskan biaya pembangunan sebesar 140 miliar rupiah. Selain itu, ada juga Monumen Tsunami Sigli yang berada di kabupaten Pidie.  Karena kala itu kabupaten Pidie dan Pidie Jaya termasuk daerah dengan kerusakan paling parah akibat gelombang tsunami yang menerjang Aceh 14 tahun lalu.

Lokasi Monumen Tsunami Sigli

Sumber: kelasnyablogger

Monumen Tsunami Sigli sendiri berada di desa Kuala Pidie, kecamatan Kota Sigli, kabupaten Pidie, Aceh. Monumen ini dibangun di lokasi yang sangat strategis, karena dekat dengan alun-alun kota Sigli dan berada tepat di depan Pendopo Wakil Bupati Kota Sigli. Akses menuju ke Monumen Tsunami Sigli juga terbilang sangat mudah, karena memang lokasinya dekat dengan pusat kota. Kondisi jalan yang sudah teraspal dengan baik membuat para wisatawan bisa menggunakan kendaraan roda empat untuk berkunjung ke monumen tersebut.

Pesona Monumen Tsunami Sigli

Sumber: steemit

Begitu sampai di Monumen Tsunami Sigli, para pengunjung akan langsung disambut dengan bola dunia raksasa yang berwarna emas. Selain itu ada juga ukiran ayat suci Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 155-157 berwarna emas yang terpahat indah di dinding monumen, yang berbentuk melengkung dengan warna dasar hitam.

Tepat di sebelah dinding tersebut, para pengunjung akan menemukan sebuah lorong yang di mana pada dindingnya terpahat nama-nama korban tsunami di kabupaten Pidie dan Pidie Jaya pada tahun 2004 silam. Deretan nama-nama tersebut seakan mengingatkan para pengunjung dengan keganasan gelombang tsunami yang kala itu menyapu bumi Serambi Mekkah.

Sumber: kelasnyab

Namun sangat disayangkan, kondisi Monumen Tsunami Sigli kini terkesan tak terawat. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya lumut dan kerak yang menempel pada dinding monumen. Selain itu juga banyak sampah yang berserakan di sekitar Monumen Tsunami Sigli, beberapa ruangan di monumen juga terkunci rapat.

Sekitar 14 tahun setelah tsunami Aceh, Monumen Tsunami Sigli pun mulai sepi didatangi oleh para pengunjung. Padahal Monumen Tsunami Sigli menyimpan banyak nilai sejarah dan bisa menjadi pelajaran bagi generasi di masa yang akan datang, bahwa bencana dan maut bisa datang kapan saja tanpa bisa diprediksi oleh manusia.

Fasilitas di Monumen Tsunami Sigli

Meskipun bangunannya tak semegah Museum Tsunami Aceh di Banda Aceh, namun fasilitas pendukung di Monumen Tsunami Sigli bisa dibilang cukup lengkap. Terdapat area parkir yang cukup luas, toilet, dan mushalla yang berada tepat di samping monumen. Namun kembali sangat disayangkan, beberapa fasilitas tersebut juga tak terurus dan terkesan kotor.

Aktivitas Lain di Monumen Tsunami Sigli

Selain mengenang para korban tsunami di kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, para pengunjung juga bisa mencicipi berbagai makanan khas Pidie yang banyak dijajakan oleh para pegadang di sekitar monumen. Tak jauh dari monumen juga terdapat beberapa restoran dan café, yang bisa menjadi tempat bersantai bersama keluarga sembari mengisi perut.

Tak jauh dari monumen juga terdapat pantai dengan pemandangan yang menawan. Bersantai menghabiskan sore hari di tepi pantai bersama keluarga bisa menjadi pilihan yang pas usai berkunjung ke Monumen Tsunami Sigli. Di sekitar pantai pun terdapat beberapa café yang menyediakan berbagai minuman, termasuk kopi. Menikmati semilir angin pantai dan pemandangan senja sembari ditemani secangkir kopi bisa melupakan penat dari padatnya rutinitas sehari-hari.

Harga Tiket Masuk ke Monumen Tsunami Sigli

Kamu tak perlu membayar tiket masuk untuk bisa berkunjung ke Monumen Tsunami Sigli. Paling kamu hanya perlu membayar biaya untuk parkir kendaraan.

Comments

Loading...