in

Pesona Keberagaman Di Kampung Majapahit

Sumber Gambar: Instagram @orangdilindungi

Pada tanggal 16 September 2021 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong sebagai 50 destinasi Desa Wisata terbaik se – Indonesia. Dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia ( ADWI ) 2021. Peresmian dilakukan di Maha Vihara Majapahit itu didampingi oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Bhante Wiriyanada.

Dengan peresmian ini maka Desa Bejijong Kecamatan Trowulan telah masuk dalam 50 besar finalis Anugerah Desa Wisata Indonesia ( ADWI ) 2021 dari 1.831 desa wisata di Indonesia.

Desa Wisata Yang Mewakili Peninggalan Majapahit

Sumber Gambar: Facebook @Lamongan Merdesa

Buat kalian yang tidak tahu, Kerajaan Majapahit merupakan sebuah Kemaharajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia. Yang pernah berdiri sekitar tahun 1293 hingga 1527 Masehi. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya dan menjadi Kemaharajaan Raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.

Kerajaan Majapahit sendiri merupakan kerajaan Hindu – Buddha terakhir yang berkuasa di Nusantara dan dianggap kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang dari Jawa, Sumatera, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Filipina ( Kepulauan Sulu, Manila ) Sulawesi dan juga Papua.

Dengan sejarah yang begitu hebatnya maka tidak heran apabila Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berharap dengan dipilihnya Kampung Majapahit, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto sebagai Kampung Wisata ini bisa memberi warna dan karakter bangsa Indonesia. Mengingat Kabupaten Mojokerto menjadi potensi satu – satunya di Indonesia yang menjadi peninggalan dari Kerajaan Majapahit.

Memiliki Rupang Buddha Tidur Terbesar Ketiga Di Dunia

Sumber Gambar: Instagram @desawisatabejijong

Kampung Majapahit memiliki Rupang Sleeping Buddha atau yang lebih dikenal dengan Patung Buddha Tidur terbesar ketiga di dunia. Seperti yang kita ketahui kalau Patung Buddha Tidur adalah monument dan objek wisata yang sangat terkenal milik Negara Thailand dan juga Nepal.

Patung Buddha Tidur terbesar adalah Patung Buddha Tidur yang berada di Thailand. Phra Buddhasaiyas adalah patung Buddha yang berbaring memanjang dalam posisi yang dikenal dengan “Buddha Nirvana”. Ada yang menyebut patung ini sebagai Buddha berbaring ataupun Buddha tidur. Patung tersebut berada di dalam kuil Wat Phra Chetuphon Vimolmangklararm Rajwaramahavirahrn atau yang lebih dikenal dengan Wat Pho. Patung ini dibangun pada tahun 1930 – an dan memiliki Panjang lebih dari 45 meter.

Sedangkan Patung Buddha Tidur di Kampung Majapahit memiliki Panjang 22 meter, lebar 6 meter dan tinggi 4.5 meter. Patung ini mulanya dibentuk dengan bahan utama beton, sebelum dilapisi dengan kuningan. Hal itu makin menambah kesan megah patung Buddha yang kini menjadi ikon Mojokerto tersebut. Penggagasnya tidak lain adalah YM Viryanadi Mahathera, biksu sekaligus pengrajin patung dari Trowulan.

Patung Buddha Tidur ini pun diletakkan di Kawasan dengan panorama yang indah. Patung ini sendiri dibangun di atas kolam ikan yang konon katanya ini sebagai perlambang bahwa Sang Buddha telah mencapai Parrinibbana atau wafat. Di sisi utara kalian akan menemukan kolam bunga teratai yang konon melambangkan laut tempat abu Buddha Gautama dilarung.

Daya Tarik Lainnya

Sumber Gambar: Instagram @orangdilindungi

Selain Rupang Buddha Tidur, Kampung Majapahit juga memiliki daya Tarik lainnya yang tidak kalah menawannya. Banyak wisata budaya yang bisa kalian kunjungi ketika sedang berada di Kampung Majapahit ini. Beberapa wisata budaya yang bisa kalian kunjungi antara lain Candi Brahu, Petilasan Siti Inggil, Maha Vihara Majapahit,Wisata Edukasi Rumah Lemah Toelis, Wisata Edukasi Kesenian Teaterikal Sumpah Palapa, Pasar Rakyat Kampung Majapahit ( menjajakan kuliner tradisional telur asin asap, es ketan, ayam ungkep kemaron, getuk Majapahit, manisan buah, hingga minuman khas raja – raja Majapahit yaitu wedang secang).

Ada juga rumah produksi batik khas Majapahit, rumah produksi kriya cor kuningan, patung dari batu dan terakota tanah liat hingga homestay khas dengan arsitektur yang bergaya Kerajaan Majapahit.

Buat kalian yang menyukai wisata budaya apalagi sejarah sepertinya Kampung Majapahit bisa jadi salah satu alternatif yang tidak akan mengecewakan.