Tugu Bhuana Kerta, Salah Satu Monumen Bersejarah di Bali

Setiap daerah pasti memiliki bangunan bersejarah, misalnya daerah Bali terdapat sebuah monumen bersejarah yang dikenal dengan nama Tugu Bhuana Kerta. Tugu ini dibangun sebagai peringatan kemerdekaan Indonesia sekaligus perjuangan rakyat Bali dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Tugu ini dibangun setelah rakyat Bali melawan kolonialisme Belanda, tepatnya setelah Proklamasi Kemerdekaan diumumkan. Saat ini, Tugu ini menjadi salah satu objek wisata Bali yang tidak boleh terlewatkan. Banyak informasi menarik yang bisa kamu dapatkan, jika mengunjungi objek wisata ini.

Daya Tarik Wisata Tugu Bhuana Kerta

Sumber Gambar: dreamstime.com

- Advertisement - From Korea With Love Concert

Jika dilihat dari sejarahnya, Tugu Bhuana Kerta memiliki daya tarik tersendiri. Salah satunya ialah sebutan Pura Republik yang diucapkan dalam perjanjian nasionalisme tanggal 17 Januari 1948. Pada saat itu, warga Bali tidak hanya mengucapkan janji semata, bahkan rakyat Bali sudah terpikirkan bentuk dari Pura Republik itu sendiri. Sayangnya, saat objek wisata ini akan dibangun terjadi sedikit permasalahan sehingga bentuknya diubah menjadi sebuah Tugu yang dapat kamu lihat saat ini.

Alasan monumen ini menggunakan bentuk Tugu, sebab desain tersebut paling tepat untuk melambangkan perjuangan rakyat Bali dari berbagai suku dan agama untuk mengusir pasukan kolonial.

Sjmber Gambar: Google Maps @igab hs1

Tugu ini dibuat setinggi 17 meter yang merupakan visualisasi simbolik angka keramat kemerdekaan Indonesia. Pada puncaknya terdapat bentuk Padmasana dan Api, yang berarti sebagai simbol sang Pencipta yang telah memberi anugerah kepada rakyat Indonesia. Sedangkan, jumlah dari Padmasana dan Api tersebut ialah 8 helai daun teratai, yang dimaksudkan sebagai simbol bulan kemerdekaan Indonesia.

Bentuk badan Tugu yang dibuat polos merupakan simbol dari keluhuran, kesucian dan kejujuran dalam memperjuangkan kemerdekaan RI di Bali. Pada bagian bawah Tugu terdapat visual yang bercelah berjumlah 45 buah, di mana jumlah tersebut menjadi simbol tahun kemerdekaan Indonesia. Jika dipelajari lebih lanjut mengenai sejarah dari Tugu ini, kamu bisa menemukan beberapa daya tariknya sendiri.

Cara Menuju Ke Lokasi Tugu

Bagi kamu yang ingin mengunjungi objek wisata sejarah ini, silakan mengunjungi langsung lokasinya yang berada di Jl. Ki Barak Panji Sakti, Panji, Sukasada, Buleleng, Bali.

Lokasi tersebut berada di tempat yang strategis, apalagi tempatnya tidak jauh dari Pantai Lovina yang terkenal akan keindahannya serta keberadaan lumba-lumba liar.

Jika kamu baru pertama kali mengunjungi monumen bersejarah ini, pastikan untuk tidak kesasar ke monumen Bali lainnya. Supaya tidak kesasar, kamu bisa mengikuti rute yang diberikan oleh Goggle Maps. Di mana salah satu rutenya ialah jalur menuju Krisna Adventure.

Bagi kamu yang datang dari arah Sambangan atau SMAN 2 Singaraja, silakan mengikuti rute jalan hingga menemukan pertigaan. Dari situ kamu bisa memilih jalur kiri untuk menuju terminal Sangket. Lalu, pilih jalur kanan hingga menemukan pertigaan lagi, di pertigaan silakan berjalan lurus hingga menemukan Tugu bersejarah ini.

Fasilitas Yang Tersedia Di Bhuana Kerta

Sjmber Gambar: Google Maps @Just Buah Naga

Jika berbicara mengenai fasilitas yang diberikan oleh Tugu Bhuana Kerta sebenarnya merupakan hal yang wajar saja. Sayangnya, Tugu ini kurang dalam hal penataan fasilitas yang ada. Berikut beberapa fasilitas yang diberikan oleh objek wisata ini!

  • Jika kamu datang ke tempat ini dengan kendaraan pribadi, silakan untuk meletakkannya di tempat parkir yang sudah disediakan.
  • Tempat ini juga menyediakan jalur fun bike untuk warga dan para wisatawan yang ingin bersepeda.

Tips Saat Berkunjung Ke Lokasi

Sumber Gambar: rumahditanahbali.com

Sebelum berkunjung ke Tugu bersejarah ini, sebaiknya kamu menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Pertama, bekal makanan dan minuman, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa monumen ini masih kurang dalam hal penataan fasilitas. Sehingga membuat fasilitasnya sangat minim.

Maka dari itu, untuk berjaga-jaga kamu harus membawa bekal sendiri dari rumah supaya tidak bingung mencari tempat makan di sekitar sana. Kedua, bawalah handphone dengan baterai penuh, hal ini dilakukan supaya kamu bisa menggunakan Goggle Maps dalam jangka waktu lama.

Sebab, bagi para wisatawan yang pertama kali mengunjungi objek wisata ini, pasti sulit menemukannya. Maka dari itu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti kesasar, pastikan baterai handphone mu penuh. Ketiga, menggunakan pakaian yang sesuai, pasalnya rute yang harus ditempuh sangat rumit.

Maka dari itu supaya kamu nyaman dalam bergerak, gunakan pakaian yang nyaman dipakai dalam keadaan apapun. Itulah beberapa tips yang bisa kamu ikuti, jika ingin berkunjung ke objek wisata bersejarah ini.

 

Must Read

Related Articles

close

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.