in

Kembali ke Alam Dengan Menikmati Nasi Tekor Bali

Sumber Gambar: Google Maps @Niken Niki 이하니

Saat berkunjung ke Bali, ada satu tempat yang harus dan wajib di coba, namanya adalah Nasi Tekor Bali. Lokasinya tidak terlalu mewah seperti restoran atau kafe, hanya rumah sederhana tetapi suasananya sangat nyaman dan asri. Dijamin, kamu betah berlama-lama.

Hal ini tidak terlepas dari bahan bangunannya yang terbuat dari alam yaitu kayu dan bambu. Ditambah lagi, pepohonan tinggi yang menjulang membuat suasananya sangat berbeda. Kondisi tersebut sudah bisa terasa saat tiba disini.

Nama tempat makan ini adalah Nasi tekor. Pemiliknya seorang kakek dan nenek bernama Pande Mande Darta. Menunya sangat lengkap, hampir semuanya menu khas Bali dengan harga mulai dari Rp10 ribu saja.

Sajian Nasi Tekor yang Menggugah Selera

Sumber Gambar: Google Maps @Lenita Putri

Mungkin, kamu sendiri masih bingung sebenarnya apa itu Nasi Tekor? Bila dilihat dalam bahasa bali arti sebenarnya adalah pincuk dimana menggunakan alas daun pisang. jadi, bisa dikatakan saat pengunjung memesan menu ini. Mereka sedang menikmati nasi yang sajiannya menggunakan pincuk.

Dalam satu porsi yang disajikan kamu akan mendapatkan nasi, lawar, serapah ayam, ayam panggang, kacang goreng, hingga Sambal Bali. Harus diakui, cita rasanya sangat enak dan menggugah selera.

Setiap kondimennya memiliki ciri khasnya masing-masing, bumbu rempah yang dihadrikan sangat terasa. Inilah ciri khas tradisional Bali, tidak pernah luntur membuat seluruh hidangannya sulit untuk dilupakan, pasti ketagihan.

Sumber Gambar: Google Maps @Roy G

Perpaduannya begitu sempurna saat masuk ke mulut. Bukan hanya melalui makanannya saja. Banyak pengunjung yang datang justru karena suasananya. Benar-benar seperti kembali ke zaman tempo dulu.

Bagi Anak mudah, konsep seperti ini sepertinya biasa saja. Tetapi, untuk orang tua dengan rentang usia 40 sampai 60 tahun. Mengunjungi Nasi Tekor Bali seperti, memutar waktu ke zaman duku. Dimana, semuanya masih tradisional.

Cita rasa desa khas masa lalu sangat kental disini. Bagi warga Bali, suasana seperti ini memang sangat dirindukan. Paling pas kalau berkunjung saat siang hari, rasanya dingin, teduh, dan asri, makan makin tambah bersemangat.

Ada hal unik saat berkunjung disini. Dimana pemiliknya tidak suka disebut dengan warung, tetapi mereka lebih suka menyebutnya sebagai tempat dagang nasi. Bagi Kamu yang sedang di Denpasar, rasanya tidak salah berkunjung.

Cita rasa yang Selalu Membuat Rindu

 

Ciri khas utama dari menu ini adalah bumbu yang digunakan masih bersifat tradisional atau masa lalu dan tanpa menghadirkan mesin sama sekali. Jadi, semua pengolahan menggunakan tangan dan penumbuk makanan.

Tidak heran bila aroma yang dihadirkan sangat autentik. Harus diakui, sistem kombinasi yang dihadirkan disini memang berbeda dari lainnya, tempat ini satu-satunya mampu menghadirkan rasa autentik dan benar-benar autentik.

Memang sistem pengolahan manual dan mesin hasil akhirnya tetap berbeda. Ciri khas lain yang masih dipertahankan adalah penggunaan minyak kelapa. Kuliner bali tidak akan pernah lepas dari bahan tersebut.

Tidak heran, bila makan disini pasti kamu merasa kembali lagi ke beberapa tahun silam. Khas tradisionalnya sangat terjaga. keunikan lain saat menikmatinya adalah hadirnya kuah Bali dimana, saat membuatnya menggunakan satu set lengkap Base Gede.

Suasana tradisional juga masih terasa dari sajiannya. Tidak ada piring atau gelas melainkan enamel serat anyaman untuk tempat karak, atau air kelapa asli. Sungguh, semua sajiannya harus kamu nikmati bila berkunjung ke Denpasar.

Kesimpulan Menikmati Nasi Tekor Bali

Sumber Gambar dari Instagram @nasi_tekor

Nasi Tekor ini terletak di Kawasan desa Budaya Kertalangu, Jl. By Pass Ngurah Rai Toh Pati No.28, Denpasar, Bali. Bila bingung bisa mencari di Maps, arahnya dari kota menuju ke kawasan bandara, pasti kamu akan melewatinya.

Kesimpulan setelah menikmati seluruh makanannya adalah tidak bisa berkata-kata. Autentik dari seluruh bumbu sangat terasa. Inilah ciri khas makanan Bali yang perlahan mulai luntur. Suasana tradisionalnya memang juara. Walaupun secara keseluruhan kurang nyaman karena, tidak tertata rapi.

Hanya saja bagi kamu yang penasaran ingin menikmati sajian Khas Pulau Dewata dan benar-benar otentik. Berkunjung saja ke Nasi Tekor, dijamin lidah akan bergoyang karena, semuanya enak dan membuat nagih.