in

Warung Iwak Manuk Pak No – Menawarkan Sensasi Daging Burung Empuk Nan Gurih

Sumber Gambar : Instagram @foodgallerybdg

Unggas yang lazim dan biasa dikonsumsi oleh masyarakat umum sudah pasti ayam dan bebek. Kita bisa menemukan olahan hidangan dengan dua macam unggas tersebut hampir dimana saja. Hampir disemua tempat di Indonesia menjual hidangan dengan olahan ayam atau bebek.

Dari pedagang kaki lima hingga restoran bintang lima semuanya menawarkan menu dengan olahan dari kedua unggas tersebut.

Bosan? Ingin merasakan sensasi memakan unggas tetapi tidak mau ayam dan bebek yang sudah sangat “mainstream”. Mungkin kalian bisa mencoba hidangan sebuah warung di Semarang, Warung Iwak Manuk Pak No nama warungnya.

Warung Ini Sudah Bertahan Selama 40 Tahun Lamanya

Sumber Gambar : @Google Street View

Semarang memang merupakan salah satu kota yang memiliki hidangan kuliner yang cukup unik, mungkin sahabat Wisato akan langsung ingat dengan Lumpia apabila membicarakan kota Semarang ini. Kota yang juga identik dengan wisata horrornya yaitu Lawang Sewu ternyata memiliki sebuah warung yang sudah dibuka selama 40 tahun lamanya. Dan tentu saja warung yang sudah dibuka selama itu pastinya bukan warung biasa.

Yang membuat warung ini bisa bertahan begitu lama dan bahkan menjadi sangat legendaris karena Warung Iwak Manuk Pak No menyajikan hidangan olahan dari berbagai macam burung. Yang sudah pasti tidak dijual oleh semua orang. Pemilik atau perintis warung ini bernama Pak Subiono atau lebih akrab dengan sapaan Pak No awalnya membuka warung ini dekat dengan rel kereta.

Menawarkan Berbagai Macam Daging Burung

Sumber Gambar : Instagram @citrarasaiwakmanuk.pakno

Warung Iwak Manuk Pak No ini menawarkan berbagai macam daging burung yang bahkan kalian belum pernah dengar namanya. Sebut saja Burung Kuntul, Burung Puyih, Burung Belibis, Bebek Alaska dan masih banyak lagi yang lainnya. Burung – burung ini akan disajikan dengan sambal ijo dan lalapan yang memanjakan lidah. Layaknya kalian sedang menyantap pecel ayam saja namun bedanya disini tidak menggunakan daging ayam tapi menggunakan daging burung.

Walaupun banyak jenis burung yang dijual tapi tentu saja Pak No memiliki menu andalan yang selalu jadi favorit dan primadona yaitu olahan Burung Belibis, Burung Kuntul dan Burung Puyuh. Tapi tenang saja buat kalian yang kurang suka dengan daging burung kalian juga bisa memesan daging bebek.

Ciri Khas Warung Iwak Manuk Pak No

Sumber Gambar : Google Maps @Hengky Ariyanto

Ciri khas dari warung makan ini selain dari daging olahan yang digunakan adalah bumbu yang digunakan untuk membumbui sangat gurih. Yang diakui oleh Pak No kalau resep yang digunakan adalah resep yang dia dapatkan dari orang tuanya yang sudah temurun. Selain itu bau amis khas yang kalian temukan di daging burung tidak akan kalian temukan disini.

Yang menurut Pak No rahasianya adalah di proses memasaknya, sebelum digoreng baik bebek ataupun burung akan dimasak Bersama bumbu dan rempah dalam waktu yang cukup lama yaitu selama dua jam. Setelah proses memasak yang cukup lama itu barulah daging bebek dan burung siap digoreng sesuai pesanan para pelanggan.

Harga Dan Lokasi Warung Iwak Manuk Pak No

Harga yang dibanderol oleh Pak No untuk setiap hidangannya terbilang cukup murah melihat bahan olahannya yang memang tidak umum ini. Kalian bisa menikmati hidangan di Warung Iwak Manuk Pak No ini mulai dari Rp. 30.000 yang termurah yaitu hidangan daging burung belibis dan yang termahal adalah bebek Peking seharga Rp. 145.000 karena memang masih sangat sulit untuk mendapatkan bebek Peking ini sendiri.

Di Warung Iwak Manuk Pak No juga kalian bisa memesan paket combo seharga Rp. 80.000 untuk berdua dan menunya terdiri dari dua daging burung belibis, dua nasi dan dua jus melon. Selain itu juga ada menu pelengkap lainnya  seperti krupuk bawang atau jengkol goreng juga tersedia di warung makan ini.

Setelah menyantap hidangan pilihan kalian, kalian juga bisa menyegarkan tenggorokan kalian dengan minuman mulai dari air mineral hingga jus – jus yang terhitung lumayan lengkap dari Jus alpukat hingga jus buah naga.

Para sahabat Wisato yang ingin berkunjung bisa langsung saja ke lokasinya di Jalan Sawojajar 1 No. 6, Semarang Barat, Semarang dan di pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Jadi, tunggu apa lagi ?!?